Liputan6.com, Jakarta - Impor emas China mencatat rekor lebih dari 1.100 ton, ditopang kinerja impor bulanan yang mencapai level tertinggi pada Agustus 2026 sejak 2017 dan kenaikan yuan.
Diumumkan Administrasi Umum Kepabeanan China (General Administration of Customs) pada Selasa, 22 September 2026 impor emas batangan hingga Agustus telah melampaui total impor 2025.
"Yuan tetap kuat sejak awal tahun, menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi impor emas dan memungkinkan regulator memberikan kuota persetujuan yang lebih longgar," kata analis Jinrui Futures Co, Zijie Wu, dikutip dari Kitco News, Kamis (24/9/2026).
Advertisement
Wu juga menyampaikan kepada Bloomberg permintaan investasi yang kuat mendorong harga emas di daratan China melampaui harga acuan global, sehingga pedagang grosir lebih tertarik impor. Selain itu, ketidakpastian ekonomi dan terbatasnya pilihan investasi menjadi penopang permintaan emas di China sebagai pasar terbesar di dunia.
Di sisi lain, arus dana ke exchange traded fund (ETF) emas global relatif datar hingga Agustus. Sebaliknya, ETF emas di China menambah sekitar 44 ton, naik 18 persen pada 2026, menurut Shanghai Gold Exchange.
Wu menambahkan peningkatan pembelian emas oleh Bank Sentral China (People's Bank of China/PBoC) dalam beberapa bulan terakhir ikut mendorong sentimen ritel.
Otoritas Devisa China (State Administration of Foreign Exchange/SAFE) mengumumkan PBoC menambah 20,2 ton emas pada Agustus, pembelian bulanan terbesar sejak Oktober 2023, sehingga total cadangan emas China menjadi sekitar 2.387 ton. Sepanjang delapan bulan pertama 2026, PBoC menambah sekitar 80 ton emas batangan.
Kini, nilai cadangan emas China melonjak dari US$ 306,35 miliar atau Rp 5.484 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 17.900) pada akhir Juli menjadi US$Â 350,08 miliar atau Rp 6,2 kuadriliun pada akhir Agustus.
Â
Harga Emas Dunia Turun di Bawah US$ 4.300, Pasar Antisipasi Bunga The Fed
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
Sebelumnya, harga emas dunia turun tajam setelah penutupan perdagangan Amerika Serikat (AS) pada Rabu. Pelemahan terjadi setelah data Purchasing Managers' Index (PMI) AS yang lebih kuat dari perkiraan mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah dan memperkuat dolar AS.
Kondisi tersebut membuat pelaku pasar meningkatkan taruhan terhadap kemungkinan The Federal Reserve (The Fed) kembali menaikkan suku bunga pada Oktober.
Mengutip Kitco, Kamis (24/9/2026), harga emas spot berada di sekitar US$ 4.286 per ons, turun 1,63%. Sementara itu, harga perak spot berada di kisaran US$ 64,33 per ons, anjlok 3,88%.
Pasar saham AS juga ditutup melemah. Indeks S&P 500 turun 58,61 poin atau 0,8% menjadi 7.706,03. Dow Jones Industrial Average terkoreksi 352,10 poin atau 0,7% ke 51.511,59.
Nasdaq Composite turun 308,24 poin atau 1,1% menjadi 26.936,04, sedangkan Russell 2000 merosot 51,26 poin atau 1,8% menjadi 2.838,66.
Perubahan ekspektasi pasar terjadi setelah PMI komposit AS periode September naik menjadi 58,4 dari 56,0 pada Agustus. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak Juli 2021.
PMI manufaktur meningkat menjadi 57,0 dari 53,9. Sementara PMI jasa naik menjadi 58,7 dari 56,5. Di sisi lain, biaya input meningkat menjadi 66,4 dari 59,9, sekaligus menjadi level tertinggi sejak Oktober 2022.
Â
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357131/original/047451800_1790234905-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356940/original/051953100_1790227062-HOAX__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356963/original/076849000_1790227753-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-24T122607.841.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348780/original/066704200_1789457937-cek_fakta_-_pekerja_migran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103056/original/068493900_1658923736-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976570/original/042706700_1441279137-harga-emas-2.jpg)