Harga Murah Bikin Gen Z Amerika Lirik Mobil Listrik China

Mobil listrik asal China, mulai mendapat perhatian lebih dari generasi Z (gen Z) di Amerika Serikat

Diterbitkan 24 September 2026, 20:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mobil listrik asal China, mulai mendapat perhatian lebih dari generasi Z (gen Z) di Amerika Serikat. Harga yang lebih terjangkau, menjadi salah satu alasan, anak muda di Negeri Paman Sam mulai melirik kendaraan asal Negeri Tirai Bambu ini.

Berdasarkan hasil riset dari Cox Automotive, yang disitat dari Asia Nikkei, kepada 802 konsumen Amerika Serikat yang berencana membeli kendaraan dalam dua tahun ke depan, sebanyak 69 persen responden dari kelompok Gen Z menyatakan terbuka untuk mempertimbangkan mobil dari merek China.

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan keseluruhan responden, di mana 38 persen mengatakan sangat mungkin atau mungkin mempertimbangkan kendaraan dari produsen China.

Sementara itu, 39 persen lainnya menyatakan kecil kemungkinan atau tidak akan mempertimbangkannya.

Harga menjadi salah satu faktor yang membuat kendaraan China menarik bagi konsumen muda. Mobil baru di AS memiliki harga rata-rata sekitar US$50 ribu atau setara Rp 880 juta.

Di sejumlah pasar seperti Eropa dan Asia, sejumlah mobil listrik China ditawarkan dengan harga yang lebih rendah.

Kondisi tersebut membuat aspek keterjangkauan menjadi pertimbangan penting bagi pembeli muda.

Di sisi lain, minat tersebut belum otomatis berarti mobil China dapat dengan mudah masuk dan dijual di pasar AS.

Sejumlah hambatan masih ada, termasuk tarif impor yang tinggi, regulasi terkait perangkat lunak kendaraan, serta persoalan sertifikasi dan jaringan penjualan.

Dengan begitu, ketertarikan konsumen dalam survei tersebut lebih menggambarkan potensi penerimaan pasar apabila kendaraan dari merek China tersedia secara resmi.

Pengenalan Merek China Masih Terbatas

Menariknya, tingkat pengenalan terhadap merek China di kalangan konsumen AS masih relatif terbatas.

BYD menjadi merek yang paling dikenal dalam survei tersebut, dengan 35 persen responden mengetahui merek tersebut.

Namun, hanya 17 persen yang menyatakan familiar dengan BYD. Chery berada di posisi berikutnya dengan tingkat pengenalan 30 persen, dan hanya 16 persen responden yang mengaku familiar dengan merek tersebut.