Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Makin Licin, Begini Cara Kerjanya

Kejahatan ini melibatkan tiga pihak sekaligus, yakni penjual mobil yang sebenarnya, calon pembeli, serta pelaku yang menyamar dan berperan sebagai pihak lain

Diterbitkan 25 September 2026, 14:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Iming-iming harga mobil bekas yang jauh di bawah harga pasar kerap menjadi daya tarik bagi masyarakat yang tengah mencari kendaraan impian. Namun, calon pembeli perlu meningkatkan kewaspadaan karena penawaran yang terlalu murah bisa menjadi pintu masuk aksi penipuan.

Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah penipuan segitiga jual beli mobil bekas. Kejahatan ini melibatkan tiga pihak sekaligus, yakni penjual mobil yang sebenarnya, calon pembeli, serta pelaku yang menyamar dan berperan sebagai pihak lain dalam transaksi.

Modus tersebut memanfaatkan celah dalam transaksi jual beli kendaraan secara online. Pelaku biasanya mengambil foto dan informasi mobil milik penjual asli, kemudian mengunggahnya kembali dengan harga yang lebih murah untuk menarik calon pembeli.

Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, menjelaskan pola penipuan tersebut sekaligus langkah yang dapat dilakukan konsumen untuk meminimalkan risiko.

"Modus pelaku penipuan segitiga memanfaatkan celah untuk mengelabui calon pembeli dan penjual. Modus ini melibatkan tiga belah pihak, yaitu penjual asli, calon pembeli, dan pelaku penipuan yang seolah-olah bertindak sebagai pembeli sekaligus penjual palsu," ujar Nur Imansyah Tara dalam keterangan resminya.

Dalam praktiknya, pelaku terlebih dahulu mencari iklan mobil bekas yang dipasang oleh penjual asli di platform online.

Foto dan informasi kendaraan tersebut kemudian disalin dan diiklankan kembali dengan harga yang jauh lebih murah. Harga rendah digunakan sebagai umpan agar calon pembeli segera tertarik.

Setelah mendapatkan calon pembeli, pelaku biasanya meminta pembayaran uang muka atau DP dengan alasan tertentu. Pada saat bersamaan, pelaku juga berkomunikasi dengan penjual asli dan mengatur agar proses pengecekan kendaraan tetap berjalan.

Kondisi tersebut membuat pembeli merasa sedang bertransaksi dengan pemilik kendaraan, padahal komunikasi dan aliran uang dikendalikan oleh pelaku.

Tanpa pemeriksaan dan verifikasi yang memadai, calon pembeli berisiko mentransfer sejumlah uang kepada pelaku tanpa mendapatkan kendaraan yang dijanjikan.

Layanan THS Inspector

Untuk membantu konsumen melakukan pemeriksaan kendaraan bekas, Auto2000 menyediakan layanan THS Inspector yang merupakan bagian dari THS (Toyota Home Service).

Melalui layanan tersebut, teknisi berpengalaman melakukan pemeriksaan terhadap 177 titik kendaraan. Pemeriksaan mencakup sejumlah bagian penting, mulai dari eksterior, interior, mesin, transmisi hingga dokumen kendaraan.

Proses inspeksi dilakukan sekitar 90 menit, sehingga konsumen dapat memperoleh gambaran lebih menyeluruh mengenai kondisi mobil sebelum melanjutkan transaksi.

Kehadiran teknisi secara langsung di lokasi pertemuan antara penjual dan calon pembeli juga dapat mempersempit ruang gerak pelaku penipuan segitiga.

Pasalnya, pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan yang sebenarnya, sekaligus membantu mempertemukan proses transaksi dengan pihak yang berkaitan langsung dengan unit tersebut.

Pemeriksaan mobil bekas tidak sebatas melihat kondisi fisik kendaraan. Keaslian dan kelengkapan dokumen juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan calon pembeli.

Bisa Dimanfaatkan Pengusaha Mobil Bekas

Pengecekan menyeluruh dapat membantu mengidentifikasi sejumlah kondisi kendaraan, termasuk indikasi bekas tabrakan maupun persoalan pada dokumen.

Langkah tersebut menjadi semakin penting mengingat transaksi mobil bekas kini banyak dilakukan melalui platform digital yang memungkinkan informasi kendaraan disebarluaskan dengan cepat.

Konsumen pun disarankan tidak mudah tergiur harga yang terlalu murah dibandingkan harga kendaraan sejenis di pasaran.

Selain calon pembeli, pengusaha atau showroom mobil bekas juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kendaraan.

Hasil inspeksi dapat menjadi salah satu informasi pendukung bagi showroom dalam memastikan kendaraan yang akan dijual berada dalam kondisi baik.

Pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh juga berpotensi meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap unit yang ditawarkan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi kendaraan bekas yang dipasarkan.

Â