Resep Martabak Makaroni Teflon yang Gurih dan Renyah

Resep martabak makaroni teflon yang gurih dan renyah dengan isian makaroni, ayam, wortel, dan keju. Ikuti panduan anti gagal ini untuk camilan keluarga!

Diterbitkan 16 September 2026, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Resep Martabak Makaroni jadi pilihan tepat saat kamu ingin camilan gurih yang mengenyangkan tanpa perlu keluar rumah. Kreasi ini memadukan makaroni kenyal, telur, daging ayam, wortel, dan keju yang dimasak di atas teflon sampai permukaannya keemasan. Hasilnya renyah di luar, padat dan lembut di dalam, serta cukup fleksibel untuk disesuaikan dengan isi kulkas.

Nama martabak sendiri punya akar sejarah panjang. Berdasarkan catatan kuliner 196 Flavors, kata martabak berasal dari bahasa Arab mutabbaq yang berarti terlipat, sementara versi manisnya diyakini berkembang dari komunitas di Kepulauan Bangka Belitung. Martabak makaroni adalah adaptasi modern dari warisan itu, memakai format yang akrab lalu mengisinya dengan bahan sederhana.

Panduan ini menata takaran, urutan langkah, dan penanda kematangan supaya hasilnya konsisten sejak percobaan pertama. Kalau kamu terbiasa membuat camilan enak di rumah, martabak makaroni akan terasa mudah karena tekniknya mirip jajanan favorit anak berbasis teflon.

Sekilas tentang martabak makaroni

Di Indonesia, kata martabak merujuk pada dua hidangan berbeda yang kebetulan berbagi satu nama, yakni martabak manis alias terang bulan yang tebal dan bersarang, serta martabak telur yang tipis, gurih, dan diisi daging berbumbu. Martabak makaroni tidak masuk kaku ke salah satunya; ia meminjam gaya martabak telur, tetapi isian didominasi makaroni sehingga lebih mengenyangkan dan ramah anak.

Pembedanya ada pada kontras tekstur. Permukaannya keemasan dan sedikit garing, sementara bagian dalamnya padat berisi makaroni dengan keju yang meleleh. Alih-alih membuat kulit tipis seperti pada cara membuat martabak manis, versi ini memakai adonan tepung sederhana sebagai pengikat, mirip prinsip jajanan makaroni ala sekolah dan olahan makaroni telur yang sudah populer sebagai camilan.

Bahan-bahan martabak makaroni

Kualitas isian sangat menentukan rasa akhir. Pilih makaroni kering bentuk elbow yang mudah menyerap bumbu, dan lengkapi dengan keju agar makin gurih, seperti banyak kreasi camilan berbahan keju favorit keluarga.

Bahan utama

  • 150 gram makaroni kering bentuk elbow
  • 3 butir telur ayam
  • 150 gram daging ayam giling
  • 1 buah wortel ukuran sedang, potong dadu kecil
  • 2 batang daun bawang, iris halus
  • 1 batang seledri, cincang halus
  • 50 gram keju cheddar, parut

Bumbu

  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 1/2 buah bawang bombai, cincang halus
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk

Adonan pelapis

  • 4 sendok makan tepung terigu serbaguna
  • 1 sendok makan tepung tapioka
  • 100 ml air
  • 2 sendok makan minyak goreng untuk menumis dan mengoles teflon

Adonan pelapis berfungsi seperti perekat, memanfaatkan olahan tepung terigu dan telur yang mudah dikreasikan supaya martabak tidak gampang hancur saat dibalik.

Cara membuat martabak makaroni

Merujuk panduan memasak pasta dari Food Network, makaroni sebaiknya diangkat saat masih al dente atau di kisaran waktu terendah pada kemasan, supaya tidak lembek setelah dimasak ulang bersama adonan. Kunci berikutnya adalah memasak dengan api kecil agar bagian bawah tidak gosong sebelum bagian dalam matang.

  1. Rebus makaroni dalam air mendidih yang sudah diberi sedikit garam dan minyak selama 7-8 menit hingga al dente, lalu tiriskan.
  2. Panaskan 1 sendok makan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombai hingga harum dan layu.
  3. Masukkan daging ayam giling, aduk hingga berubah warna dan matang.
  4. Tambahkan wortel, garam, merica bubuk, dan kaldu bubuk, masak hingga wortel setengah empuk, lalu angkat dan dinginkan.
  5. Dalam wadah besar, kocok lepas telur, lalu masukkan makaroni rebus, tumisan ayam, daun bawang, seledri, dan keju parut.
  6. Larutkan tepung terigu dan tepung tapioka dengan air hingga menjadi adonan kental, tuang ke dalam campuran makaroni, aduk rata.
  7. Panaskan teflon dengan api kecil, oles tipis dengan minyak, lalu tuang adonan sambil ditekan dan diratakan hingga padat.
  8. Tutup teflon, masak hingga bagian bawah kecokelatan dan adonan mulai set, sekitar 6-7 menit.
  9. Balik martabak dengan hati-hati, masak sisi lainnya hingga keemasan dan matang merata, lalu angkat dan potong-potong sebelum disajikan.

Tips agar hasil maksimal

  • Jangan merebus makaroni terlalu lama. Makaroni yang sudah lembek sejak awal akan makin hancur ketika dimasak ulang di teflon, sehingga martabak jadi lembek dan tidak berbentuk.
  • Tiriskan hingga benar-benar kering. Air sisa rebusan membuat adonan terlalu basah dan susah set, jadi diamkan makaroni beberapa menit sebelum dicampur.
  • Pastikan teflon panas merata. Tuang adonan hanya setelah teflon sudah panas merata supaya bagian bawah matang bersamaan dan tidak lengket.
  • Tekan dan ratakan adonan. Menekan adonan membuat isian menyatu dan padat, sehingga martabak tidak mudah pecah ketika dibalik.
  • Balik dengan bantuan piring. Geser martabak ke piring lebih dulu lalu balik kembali ke teflon, teknik yang juga berguna untuk aneka kue teflon tanpa oven.

Variasi dan substitusi

Versi pedas gurih. Untuk penyuka rasa panas, tambahkan irisan cabai rawit atau bubuk cabai ke dalam adonan. Martabak makaroni pun bisa naik kelas menjadi menu level pedas yang cocok untuk ide jualan.

Versi seafood. Ganti daging ayam giling dengan udang cincang atau kombinasi udang dan cumi. Rasa lautnya membuat martabak terasa lebih premium tanpa mengubah teknik memasak.

Versi tanpa telur. Telur bisa dihilangkan dan diganti adonan tepung yang sedikit lebih kental sebagai pengikat, mirip ragam camilan tanpa telur. Teksturnya akan sedikit lebih padat, tetapi tetap enak.

Kalau ingin menjelajah martabak gurih bergaya lain, intip martabak Padang yang kaya rempah, atau kreasi kue tanpa oven dan mixer untuk alat seadanya.

Menyimpan dan menyajikan kembali martabak makaroni

Penyimpanan dan menghangatkan kembali

Martabak makaroni paling nikmat disantap hangat. Sisa martabak bisa disimpan di wadah tertutup dalam kulkas selama satu sampai dua hari. Saat akan disantap, hangatkan kembali di teflon dengan api kecil agar permukaannya renyah lagi, trik yang juga dipakai untuk berbagai camilan gurih lainnya. Hindari memanaskan terlalu lama di microwave supaya makaroni tidak alot.

Pilihan makaroni dan bahan pengganti

Makaroni elbow adalah pilihan paling umum, tetapi fusilli atau shell pasta juga bisa dipakai selama direbus al dente. Keju cheddar dapat diganti mozzarella untuk efek meleleh, sedangkan daging ayam bisa diganti kornet atau sosis. Kalau tidak punya timbangan, ukur bahan memakai takaran sendok atau takaran gelas seperti resep martabak pada umumnya.

Martabak makaroni membuktikan camilan sederhana bisa terasa istimewa hanya dengan bahan yang ada di dapur. Selama makaroni direbus pas, api dijaga kecil, dan isian disesuaikan selera, kamu bisa menyajikan camilan gurih ini kapan saja untuk keluarga di rumah.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Martabak Makaroni Teflon

1. Apa bahan utama martabak makaroni teflon?

Makaroni, telur, tepung terigu, daun bawang, dan bumbu.

2. Apakah martabak makaroni harus menggunakan teflon?

Tidak harus, tetapi teflon memudahkan proses memasak.

3. Berapa lama martabak makaroni dimasak?

Sekitar 10–15 menit dengan api kecil.

4. Apa yang membuat martabak makaroni terasa gurih?

Bumbu, telur, keju, dan tambahan penyedap sesuai selera.