Liputan6.com, Jakarta Resep pisang mummy sedang ramai diburu pencinta camilan karena bentuknya yang jenaka menyerupai perban mumi, sementara rasanya tetap akrab di lidah: manis, gurih, dan renyah. Camilan ini pada dasarnya adalah pisang yang dililit tipis dengan strip kulit pangsit menyerupai balutan perban, lalu digoreng hingga keemasan. Hasilnya, pisang mummy tampil renyah di luar dan lembut di dalam, dengan tampilan unik yang langsung mengundang untuk difoto sebelum disantap.
Berbeda dari pisang goreng biasa yang hanya berbalut adonan tepung, pisang mummy mengandalkan lilitan kulit pangsit untuk menghasilkan tekstur kriuk berlapis. Ide bentuk mumi ini terinspirasi dari kreasi camilan bertema Halloween di luar negeri, lalu diadaptasi para kreator kuliner Indonesia menjadi jajanan kekinian.
Bahannya sangat sederhana dan murah, tetapi tampilannya terlihat premium. Pisang mummy cocok menjadi teman ngeteh sore, suguhan kumpul keluarga, sampai menu andalan untuk berburu cuan lewat berbagai ide jualan takjil di bulan puasa.
Advertisement
Sekilas tentang Pisang Mummy
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322744/original/067358400_1786586894-B.jpg)
Secara bentuk, pisang mummy kerap disandingkan dengan pisang molen, kudapan yang namanya diserap dari bahasa Belanda dan berarti kincir angin, merujuk pada lilitan adonan yang menyerupai spiral. Bedanya, pisang mummy memakai potongan kulit pangsit yang dililit menyilang seperti perban, bukan pita adonan tebal khas molen khas Bandung. Karena itu teksturnya lebih tipis dan garing, sekelas camilan pisang kekinian lain yang sempat viral.
Sebagai bintang utama, pisang bukan sekadar pengisi rasa manis. Buah ini tumbuh subur di kawasan Asia Tenggara dan menjadi bahan camilan sejuta umat. Mengacu pada The Nutrition Source Harvard, pisang bahkan sempat dijuluki "superfood" pertama dan direkomendasikan American Medical Association pada awal abad ke-20 sebagai makanan sehat untuk anak.
Dilansir dari Healthline, pisang mengandung pati resisten dan pektin yang berperan sebagai prebiotik penunjang bakteri baik di usus, serta kalium yang membantu menjaga tekanan darah. Beragam manfaat pisang untuk kesehatan inilah yang membuatnya tetap disukai meski diolah menjadi gorengan, apalagi indeks glikemiknya yang tergolong rendah kerap dibahas dalam ulasan pisang untuk penderita diabetes.
Rottinger, dikutip dari Cleveland Clinic, menyatakan, "Kandungan vitamin B6 yang tinggi pada pisang juga membantu tubuh memproduksi energi, sehingga menjadikannya camilan cerdas untuk disantap sebelum berolahraga."
Advertisement
Info Resep Ringkas
| Porsi | 12 buah (sekitar 4 porsi) |
|---|---|
| Waktu persiapan | 20 menit |
| Waktu masak | 15 menit |
| Tingkat kesulitan | Mudah |
Bahan-Bahan Pisang Mummy
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322745/original/071334600_1786586894-C.jpg)
Bahan utama:
- 6 buah pisang kepok matang, kupas dan potong menjadi 2-3 bagian
- 20 lembar kulit pangsit, potong memanjang selebar 1 cm
- Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
Adonan pelapis:
- 5 sendok makan tepung terigu protein sedang
- 1 sendok makan tepung maizena
- 2 sendok makan gula pasir
- 1/4 sendok teh garam
- 100 ml air es
Pelengkap:
- 50 gram keju cheddar parut
- 3 sendok makan meses cokelat
- Susu kental manis secukupnya
Pilihan pisang kepok di sini bukan tanpa alasan, sebab teksturnya padat dan tidak mudah hancur saat dililit maupun digoreng.
Advertisement
Cara Membuat Pisang Mummy
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322746/original/075018200_1786586894-D.jpg)
- Kupas pisang kepok, lalu potong menjadi 2-3 bagian sesuai ukuran yang diinginkan.
- Potong kulit pangsit memanjang selebar sekitar 1 cm untuk membentuk lilitan menyerupai perban.
- Campur tepung terigu, tepung maizena, gula pasir, dan garam, lalu tuang air es sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan kental dan bisa melapisi pisang.
- Celupkan tiap potong pisang ke dalam adonan tipis-tipis, lalu lilitkan strip kulit pangsit menyilang menyerupai perban hingga hampir menutup seluruh permukaan.
- Rekatkan ujung kulit pangsit dengan sedikit adonan agar tidak terlepas saat digoreng.
- Panaskan minyak yang banyak dengan api sedang hingga sekitar 170 derajat Celsius, ditandai adonan yang dicemplungkan langsung mengapung dan berbuih.
- Goreng pisang mummy sambil sesekali dibalik hingga berwarna kuning keemasan dan renyah, sekitar 3-4 menit.
- Angkat dan tiriskan di atas rak kawat atau tisu dapur agar minyak berlebih turun.
- Taburi keju parut dan meses cokelat, siram susu kental manis, lalu sajikan selagi hangat.
Tips agar Pisang Mummy Renyah Maksimal
- Pilih pisang yang padat. Gunakan pisang kepok, uli, atau raja yang matang tetapi tidak terlalu lembek supaya tidak hancur saat dililit. Sebagaimana diungkapkan Delishably, pisang dengan sedikit bercak cokelat di kulit justru lebih manis dan pas untuk digoreng karena tidak terlalu keras maupun berair.
- Manfaatkan air es untuk adonan. Adonan pelapis yang dingin menghasilkan lapisan lebih garing sekaligus menekan penyerapan minyak. Simak juga trik menggoreng dua kali agar renyah tahan lama bila ingin kerenyahan lebih awet.
- Jaga suhu minyak. Berdasarkan panduan WebstaurantStore, suhu ideal menggoreng berkisar 175-190 derajat Celsius, dan pada rentang inilah kerak cepat terbentuk sehingga minyak tak sempat meresap ke dalam. Â Api terlalu besar membuat luar gosong tapi dalam mentah, sedangkan api terlalu kecil membuat hasil berminyak.
- Jangan menggoreng terlalu banyak sekaligus. Memasukkan pisang dalam jumlah besar menurunkan suhu minyak drastis dan membuat gorengan lembek. Goreng bertahap dalam porsi kecil.
- Lilit tipis dan merata. Bagi lilitan kulit pangsit secara rata, jangan menumpuk di satu titik, agar matang seragam. Kunci lain ada pada teknik dasar membuat pisang goreng crispy yang benar.
Advertisement
Variasi Pisang Mummy
Versi molen. Ganti kulit pangsit dengan pita adonan kulit molen dari campuran tepung terigu, margarin, dan sedikit gula, lalu lilitkan spiral pada pisang. Versi ini lebih tebal dan legit seperti pisang molen pada umumnya, dan tetap laris dijadikan ide jualan.
Versi cokelat lumer. Selipkan potongan dark chocolate atau olesan selai cokelat sebelum pisang dililit kulit pangsit. Saat digoreng, cokelat meleleh dan berpadu dengan manisnya pisang, mirip beragam kreasi molen cokelat dan keju.
Versi rendah minyak. Untuk hasil lebih ringan, panggang atau gunakan air fryer dengan olesan tipis minyak. Cara ini cocok bagi yang menghindari gorengan, sejalan dengan tren olahan pisang tanpa digoreng yang lebih sehat.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pisang Mummy
Kenapa camilan ini disebut pisang mummy?
Nama pisang mummy muncul karena tampilannya yang dililit strip kulit pangsit sehingga menyerupai perban pada mumi. Konsep bentuk mumi ini populer sebagai kreasi camilan bertema Halloween di luar negeri, kemudian diadaptasi menjadi jajanan kekinian. Sebagian penjual juga menyebut versi pisang berbalut adonan molen dengan nama yang sama.
Jenis pisang apa yang paling cocok untuk pisang mummy?
Pilih pisang bertekstur padat seperti pisang kepok, uli, atau raja. Pilih yang sudah matang dengan sedikit bercak cokelat di kulit agar rasanya manis, tetapi hindari yang terlalu lembek karena mudah hancur saat dililit dan digoreng.
Bagaimana menyimpan pisang mummy agar tetap renyah atau bisa distok untuk jualan?
Untuk stok jualan, siapkan pisang sampai tahap terlilit kulit pangsit, lalu simpan dalam wadah tertutup di dalam freezer. Goreng langsung dari kondisi beku saat ada pesanan tanpa perlu dicairkan supaya tetap praktis dan renyah. Sebaiknya sajikan segera setelah digoreng karena kerenyahan gorengan berkurang bila didiamkan terlalu lama.
Dengan modal pisang, kulit pangsit, dan sedikit kreativitas, pisang mummy bisa menjadi camilan penutup hari yang menyenangkan sekaligus peluang usaha yang menjanjikan. Bentuknya yang unik menarik perhatian anak-anak, sementara teksturnya yang kriuk membuat orang dewasa pun sulit berhenti mengunyah. Selamat mencoba dan bereksperimen dengan berbagai olahan pisang lain, dari resep camilan keluarga hingga sajian snack takjil saat Ramadan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306125/original/027820500_1784862750-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-24T101123.644.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299565/original/093541200_1784264989-cek_fakta_magang_nasional_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322150/original/091705800_1786518970-HOAX__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321395/original/079568000_1786441251-qBYqezonE4F73QzvwzgcV6SEsQsyq4mfNcBUBiap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322729/original/003940500_1786586332-SAN03330.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321544/original/097782800_1786448836-WhatsApp_Image_2026-08-11_at_6.40.45_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558002/original/014616600_1776402068-WhatsApp_Image_2026-04-17_at_11.29.32__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8983237/original/084372700_1782986949-IMG_1253.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564914/original/047086800_1777004092-rey-melvin-caraan-Wo0K--ktL_M-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322322/original/062793400_1786524846-DIGITAL_ONLINE_ONLY_sRGB_3118_IMAGINE_20260527_FERRAGAMO_FW26_PUMP___.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321855/original/070582700_1786506857-Foto_4A_-_Ari_Bayuaji__pemenang_Grand_Prize_kategori_Professional_MR.D.I.Y._Indonesia_Art_Competition_2026._Indonesia_Art_Competition_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321398/original/011708900_1786441255-RCAEK1JYm4CPdmAvpHtWF7FDvRPpShMi9IoiFfsQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321002/original/099660800_1786422923-IMG_7324.jpg)