Liputan6.com, Jakarta Resep Tempe Goreng Renyah jadi salah satu menu paling dicari saat Anda ingin camilan hangat atau lauk pendamping nasi yang murah meriah. Persoalannya klasik, tempe garing sewaktu diangkat dari wajan, tetapi melempem hanya beberapa menit kemudian. Padahal, dengan komposisi adonan dan cara menggoreng yang tepat, tempe goreng tepung bisa tetap krispi lebih lama tanpa bahan tambahan aneh-aneh.
Tempe sendiri bukan makanan baru. Tempe berasal dari Indonesia pada tahun 1600-an dan sempat menjadi rahasia yang terjaga selama ratusan tahun sebelum akhirnya menyebar ke berbagai negara. Warisan kuliner inilah yang membuat tempe goreng punya tempat istimewa di meja makan keluarga, dari warung pinggir jalan hingga restoran.
Panduan ini menyusun satu resep tempe goreng renyah yang tuntas, mulai dari takaran adonan, trik suhu minyak, sampai cara menyimpan agar sisa gorengan tetap enak. Anda juga akan menemukan penjelasan singkat kenapa tempe layak masuk menu harian dari kacamata para ahli gizi.
Advertisement
Sekilas tentang Tempe Goreng Renyah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356983/original/027839900_1790228700-1.jpg)
Tempe goreng tepung adalah tempe yang dibalut adonan tepung berbumbu, lalu digoreng terendam minyak hingga keemasan. Berbeda dengan tempe mendoan khas Banyumas yang sengaja diangkat setengah matang sehingga lembut dan basah, tempe goreng renyah mengincar tekstur kering yang garing di setiap gigitan. Berbeda pula dengan tempe goreng bumbu bawang yang hanya dilumuri air bawang putih dan ketumbar tanpa lapisan tepung.
Karakter rasa tempe cukup unik. Tempe memiliki rasa pahit dan earthy yang alami, dan justru lapisan tepung berbumbu inilah yang menyeimbangkannya menjadi gurih. Perpaduan itu membuat tempe goreng renyah pas sebagai tempe goreng krispi untuk camilan sore maupun lauk pendamping nasi.Â
Tempe pun praktis diolah. Gillian Culbertson, ahli diet terdaftar, dikutip dari Cleveland Clinic menyatakan, "Saya suka mengolahnya karena Anda bisa membelinya, mengirisnya, lalu langsung memasaknya. Persiapannya tidak sebanyak tahu. Jadi, ini sumber protein yang praktis dan mudah digunakan."
Advertisement
Kenapa Tempe Layak Masuk Menu Harian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304414/original/071675500_1784714262-pexels-vovkapanda-6208129.jpg)
Sebelum masuk ke urusan menggoreng, ada baiknya tahu alasan tempe disebut sumber protein andalan. Beberapa ahli gizi yang dikutip dari The Healthy menyoroti keunggulannya. Deborah Murphy, ahli gizi asal Chicago, menyatakan, "Tempe sangat rendah lemak jenuh dan justru mengandung lemak tak jenuh yang menyehatkan jantung, seperti lemak tak jenuh ganda dan tunggal.Â
Sharon Palmer, ahli diet terdaftar sekaligus penulis buku California Vegan, menambahkan, "Protein nabati serbaguna ini sangat kaya nutrisi, sehingga ideal untuk menu berbasis nabati yang sehat, lezat, dan berkelanjutan."Â
Dilansir dari Healthline, tempe tergolong kaya nutrisi dan menyediakan prebiotik yang dapat mendukung kesehatan usus, sementara isoflavon kedelainya berpotensi membantu menurunkan kolesterol dan meredam stres oksidatif.
Mengutip WebMD, tempe termasuk sumber protein lengkap karena memiliki sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk kesehatan tulang dan otot.
Bahan-Bahan Tempe Goreng Renyah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356984/original/037175800_1790228700-2.jpg)
Bahan utama:
- 1 papan tempe (sekitar 300 gram), potong melintang setebal 1/2 cm
- minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
Adonan tepung:
- 150 gram tepung terigu protein sedang
- 50 gram tepung beras
- 2 sdm tepung sagu atau tapioka
- 1 sdt ketumbar bubuk
- 2 sdt bawang putih bubuk
- 1 sdt merica bubuk
- 2 sdt garam
- 1 sdm kaldu bubuk jamur atau ayam
- 3 batang daun bawang, iris halus
- 250-300 ml air es
Pelengkap:
- cabai rawit hijau secukupnya
Advertisement
Cara Membuat Tempe Goreng Renyah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356986/original/045573700_1790228700-3.jpg)
- Potong tempe melintang setebal 1/2 cm, lalu sisihkan.
- Campur tepung terigu, tepung beras, tepung sagu, ketumbar bubuk, bawang putih bubuk, merica bubuk, garam, dan kaldu bubuk dalam satu wadah, aduk rata.
- Masukkan irisan daun bawang, lalu tuang air es sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan licin dan tidak terlalu kental.
- Simpan adonan di dalam lemari es minimal 15 menit hingga benar-benar dingin.
- Panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan dengan api sedang hingga panas, sekitar 170 derajat Celsius.
- Celupkan tiap potong tempe ke dalam adonan hingga seluruh permukaannya terbalut rata.
- Masukkan tempe ke dalam minyak panas satu per satu tanpa menjejalkan wajan agar suhu minyak tetap stabil.
- Goreng sambil sesekali dibalik hingga tempe berwarna cokelat keemasan dan garing.
- Angkat tempe, lalu tiriskan di atas tisu dapur untuk menyerap sisa minyak.
- Sajikan tempe goreng renyah selagi panas bersama cabai rawit hijau.
Tips agar Tempe Goreng Renyah dan Tahan Lama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356987/original/054372300_1790228700-4.jpg)
- Gunakan adonan yang dingin. Adonan yang disimpan di lemari es, atau ditambah beberapa bongkah es batu, menghasilkan lapisan yang lebih garing dan tidak cepat melempem. Perpaduan tepung terigu, tepung beras, dan sagu turut memperkuat kerenyahan.
- Iris tempe setipis mungkin. Makin tipis irisan tempe, makin renyah hasilnya; jika terlalu tebal, bagian luar garing tetapi dalamnya masih lembek.Â
- Jangan menjejalkan wajan. Menggoreng terlalu banyak sekaligus menurunkan suhu minyak secara drastis sehingga tempe menyerap minyak dan sulit menjadi garing.Â
- Pastikan minyak benar-benar panas. Mengacu pada panduan Food Network, kunci tempe yang garing dan tidak lengket adalah memakai wajan serta minyak yang sudah benar-benar panas sebelum tempe dimasukkan. Â
- Redam rasa pahit bila perlu. Sebagian tempe terasa agak pahit. Merebus tempe sebentar lebih dulu akan melunakkan teksturnya, mengurangi rasa pahit, sekaligus membuka pori-pori agar bumbu meresap. Alternatif lain, mengukus tempe sekitar 10 menit sebelum diolah juga membantu menjinakkan rasa pahitnya.Â
Advertisement
Variasi dan Substitusi Tempe Goreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356988/original/063757500_1790228700-5.jpg)
Versi bumbu kuning tanpa tepung
Alih-alih adonan tepung polos, rendam irisan tempe dalam air bumbu berisi bawang putih, ketumbar, kunyit, dan garam sebelum digoreng. Tempe akan bekerja seperti spons dan menyerap bumbu perendam sehingga rasanya lebih meresap. Hasilnya tempe goreng gurih tanpa lapisan tepung tebal.
Tempe goreng pedas
Tambahkan cabai bubuk atau bubuk paprika ke dalam adonan tepung untuk sentuhan pedas. Sajikan dengan sambal kecap atau cocolan sambal terasi supaya makin nendang. Takaran cabai bisa Anda sesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan.
Versi non-kedelai
Tempe tidak selalu dari kedelai. Michele Redmond, ahli diet terdaftar sekaligus koki, menjelaskan, "Banyak kacang-kacangan, seperti lentil, kacang hitam, dan kacang arab, bisa difermentasi menjadi tempe. Tempe juga bisa dibuat dari biji-bijian seperti millet, oat, buckwheat, dan beras merah, atau biji seperti biji rami dan biji bunga matahari."
Tempe jenis apa pun bisa Anda goreng dengan teknik yang sama seperti resep ini.
Cara Menyimpan dan Menghangatkan Tempe Goreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356989/original/071995300_1790228700-6.jpg)
Punya sisa tempe goreng renyah? Simpan dalam wadah kedap udara di lemari es hingga 3-4 hari, lalu hangatkan kembali menggunakan wajan atau air fryer agar kerenyahannya pulih.
Menghangatkan lewat microwave memang praktis, tetapi teksturnya cenderung menjadi lebih lembek. Karena itu, goreng secukupnya bila Anda ingin selalu menikmati tempe yang baru dan garing.Â
Kunci tempe goreng renyah sebenarnya sederhana: adonan yang dingin, minyak yang benar-benar panas, dan tempe berkualitas. Dengan tiga hal itu, Anda bisa menyajikan tempe goreng yang gurih dan tahan lama kapan saja, entah untuk camilan sore, teman nasi hangat, atau suguhan cepat untuk tamu. Selamat mencoba di dapur Anda.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358245/original/052346800_1790327542-HOAX__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356982/original/013348200_1790228700-Gemini_Generated_Image_704ipe704ipe704i.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356930/original/020897600_1790226332-Gemini_Generated_Image_i8v13ei8v13ei8v1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358570/original/018165900_1790392260-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354631/original/006846400_1790057459-1.jpg)