Bacaan Doa Agar Dijauhkan dari Lingkungan Pertemanan yang Buruk, Terhindar Karib Toxic

Islam memandang pertemanan bukan sekadar hubungan sosial biasa, melainkan bagian dari pembentukan karakter.

Diterbitkan 21 Oktober 2026, 11:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Fenomena pertemanan yang tidak sehat atau kerap disebut toxic friendship kini menjadi perhatian serius di tengah masyarakat, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Doa agar dijauhkan dari lingkungan pertemanan yang buruk menjadi salah satu ikhtiar batin yang dianjurkan dalam Islam untuk melindungi diri dari pengaruh negatif lingkaran sosial.

Islam memandang pertemanan bukan sekadar hubungan sosial biasa, melainkan bagian dari pembentukan karakter dan akhlak seseorang. Rasulullah SAW telah mengingatkan bahwa kualitas agama seseorang sangat bergantung pada siapa yang menjadi teman dekatnya. Oleh karena itu, memohon perlindungan kepada Allah SWT menjadi langkah preventif yang sejalan dengan tuntunan syariat.

Dalam studi tematik hadis tentang toxic friendship dengan pendekatan akhlak oleh Ro'sa Romdhonah dan Mus'idul Millah, ditemukan bahwa tidak semua hubungan pertemanan berjalan sehat. Istilah toxic friendship digunakan untuk menggambarkan jalinan pertemanan yang merugikan, bahkan dapat merusak kebahagiaan dan kesejahteraan psikologis seseorang.

Hadis-hadis Nabi SAW memberikan pedoman jelas tentang etika berteman, seperti larangan saling menyinggung perasaan, kewajiban saling membantu, dan larangan mendiamkan saudara lebih dari tiga hari. Selain itu, terdapat anjuran untuk memilih teman yang ahli agama, tidak memperdaya, dan saling mendoakan kebaikan. Prinsip-prinsip ini menjadi landasan mengapa seorang Muslim perlu selektif dalam memilih lingkaran pertemanan.

Para ulama telah mengajarkan doa-doa khusus untuk memohon perlindungan dari lingkungan pertemanan yang buruk. Merangkum berbagai sumber, berikut ini adalah kumpulan doa agar dijauhkan dari lingkungan pertemanan yang buruk teks Arab, Latin dan artinya, serta penjelasannya.

Doa-Doa Agar Dijauhkan dari Lingkungan Pertemanan yang Buruk

1. Doa dari Imam Abdul Wahhab As-Sya'rani

Doa ini dikutip oleh Imam Abdul Wahhab As-Sya'rani dalam kitab Tanbihul Mughtarrin. Rasulullah SAW mengajarkan doa ini sebagai permohonan perlindungan dari tiga lingkungan buruk: sahabat yang lalai agama, tetangga yang jahat, dan pasangan yang menyakiti.

Arab: اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ صَاحِبِ غَفْلَةٍ وَمِنْ جَارِ سُوْءٍ وَمِنْ زَوْجٍ يُؤْذِيْ

Latin: Allāḥumma innī a‘ūdzu bika min shāhibi ghaflatin wa min jāri sū’in wa min zawjin yu’dzī.

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sahabat yang lalai (agama), tetangga yang jahat, dan pasangan yang menyakiti."

2. Doa Berlindung dari Tersesat dan Disesatkan

Doa ini berasal dari hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan At-Tirmidzi. Doa ini mencakup permohonan perlindungan agar tidak tersesat, tidak digelincirkan oleh orang lain, tidak menganiaya, tidak dianiaya, tidak berbuat bodoh, dan tidak dibodohi.

Arab: اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَىَّ

Latin: Allaahumma inni a-'uudzu bika an adhilla au udhallaa, au azilla au uzallaa, au azhlima au uzhlamaa, au ajhala au yujhala 'alayyaa.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu, janganlah sampai aku tersesat atau disesatkan, tergelincir atau digelincirkan orang lain, menganiaya atau dianiaya orang lain, dan berbuat bodoh atau dibodohi orang lain."

3. Doa Terhindar dari Sahabat Pengkhianat

Doa ini diriwayatkan dalam kitab Faidhul Qadir karya Syekh al-Munawi, yang menukil riwayat dari Tarikh Ibnu al-Najjar dari Sa'id bin Abi Sa'id Kisan al-Maqbari, berupa hadis mursal dari Abu Hurairah dan Aisyah. Menurut Imam Ahmad, hadis ini tidak bermasalah untuk diamalkan.

اللَّهُمَّ إنِّي أعُوذُ بِكَ مِنْ خَلِيلٍ ماكِرٍ عَيْناهُ تَرَيانِي وقَلْبُهُ يَرْعانِي إنْ رَأى حَسَنَةً دَفَنَها وإنْ رَأى سَيِّئَةً أذاعَها

Latin: Allohumma inni a‘udzu bika min kholilin makir ‘ainahu taroyani, wa qolbuhu yar‘ani. Ina ro’a hasanatan dafanaha, wa in ro’a sayyi’atan adza‘aha.

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari sahabat pengkhianat, kedua matanya selalu perhatian padaku, tapi hatinya selalu mencari kesalahanku. Saat melihat kebaikan (yang aku lakukan), dia menyembunyikannya. Tapi jika ia melihat keburukan (yang aku lakukan), ia bermulut ember."

4. Doa Berlindung dari Teman dan Tetangga yang Buruk

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Thabrani dalam Kitab Ad-Du'a (jilid 17, halaman 294). Doa ini mencakup permohonan perlindungan dari hari yang buruk, malam yang buruk, waktu yang buruk, teman yang buruk, dan tetangga yang buruk.

اَللّٰھُمَّ اِنِّی اَعُوذُ بِکَ مِن یَومِ السُّوءِ وَمِن لَیلَۃِ السُّوءِ وَمِن سَاعَۃِ السُّوءِ، وَمِن صَاحِبِ السُّوءِ، وَمِن جَارِ السُّوءِ فِی دَارِ المُقَامَۃِ

Latin: Allāhumma innī a‘ūdzu bika min yaumis-sū’i wa min lailatis-sū’i wa min sā‘atis-sū’i, wa min shāhibis-sū’i, wa min jāris-sū’i fī dāril-muqāmah.

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hari yang buruk, malam yang buruk, waktu yang buruk, teman yang buruk, dan tetangga yang buruk di tempat tinggal."

Hikmah Doa Agar Dijauhkan dari Lingkungan Pertemanan yang Buruk

1. Menjaga Kemurnian Iman dan Akhlak

Doa ini merupakan bentuk kesadaran bahwa iman seseorang dapat terpengaruh oleh lingkungan sekitarnya. Rasulullah SAW bersabda bahwa seseorang akan mengikuti agama teman dekatnya, sehingga ia harus memperhatikan siapa yang dijadikan teman.

Dengan berdoa, seorang Muslim memohon agar Allah menjauhkannya dari teman yang dapat merusak akidah dan akhlaknya. Hikmah ini sejalan dengan prinsip preventif dalam Islam, yaitu mencegah kemudaratan sebelum terjadi.

2. Melindungi Kesehatan Mental dan Emosional

Lingkungan pertemanan yang toxic dapat memicu kecemasan, stres, depresi, dan rendah diri. Studi tentang toxic friendship dalam perspektif hadis menunjukkan bahwa pertemanan yang tidak sehat berkorelasi kuat dengan menurunnya kesehatan mental, terutama pada remaja.

Doa menjadi sarana penenang jiwa dan bentuk penyerahan diri kepada Allah SWT, sehingga korban tidak merasa sendirian dalam menghadapi tekanan psikologis. Dengan berdoa, seseorang dilatih untuk tidak bergantung sepenuhnya pada manusia dan lebih mengandalkan pertolongan Allah.

3. Menumbuhkan Sikap Selektif dan Bijak dalam Berteman

Doa bukan berarti meninggalkan usaha. Justru, doa yang benar akan mendorong seseorang untuk lebih selektif dalam memilih teman. Dalam hadis, Rasulullah SAW mengumpamakan teman yang baik seperti penjual minyak wangi dan teman yang buruk seperti pandai besi.

Dengan memahami makna doa, seorang Muslim terdorong untuk aktif mencari lingkungan yang mendukung kebaikan dan menjauhi lingkaran yang merugikan. Sikap selektif ini merupakan wujud nyata dari ikhtiar setelah berdoa.

4. Meningkatkan Kesadaran Sosial dan Empati

Doa agar dijauhkan dari lingkungan pertemanan yang buruk juga mengandung pesan agar seseorang tidak menjadi bagian dari lingkungan yang toxic. Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menegaskan bahwa Allah membenci perkataan buruk yang diucapkan secara terang-terangan, kecuali oleh orang yang teraniaya.

Oleh karena itu, doa ini seharusnya diiringi dengan introspeksi diri agar tidak menjadi pelaku keburukan bagi orang lain. Hikmahnya, doa membangun kesadaran sosial bahwa setiap individu bertanggung jawab atas kenyamanan dan keamanan lingkungan sekitarnya.

5. Memperkuat Ketawakalan dan Kedekatan dengan Allah SWT

Pada akhirnya, doa adalah bentuk tawakal, yaitu menyerahkan hasil kepada Allah SWT setelah berusaha semaksimal mungkin. Dampak spiritual dari toxic people adalah menjauhnya seseorang dari Allah SWT.

Dengan rutin memanjatkan doa perlindungan, seorang hamba justru semakin dekat dengan Tuhannya. Kedekatan ini menjadi benteng utama dalam menghadapi berbagai godaan dan tekanan sosial. Semakin kuat hubungan spiritual seseorang, semakin mudah baginya untuk mengenali dan menghindari lingkungan yang tidak sehat.

 

Pertanyaan Seputar Doa Dijauhkan dari Teman Toxic

1. Apa doa agar dijauhkan dari teman yang toxic?

Doa yang dapat diamalkan adalah doa yang dikutip Imam Abdul Wahhab As-Sya'rani dalam Tanbihul Mughtarrin: Allāḥumma innī a‘ūdzu bika min shāhibi ghaflatin wa min jāri sū’in wa min zawjin yu’dzī. Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sahabat yang lalai agama, tetangga yang jahat, dan pasangan yang menyakiti."

2. Apakah boleh berdoa meminta dijauhkan dari orang tertentu?

Boleh, selama doa tersebut tidak mengandung dosa atau memutus silaturahmi. Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa doa memohon perlindungan dari kejahatan orang lain diperbolehkan, terutama jika orang tersebut benar-benar menimbulkan kemudaratan bagi agama atau kehidupan sehari-hari. Doa bukanlah bentuk kebencian, melainkan permohonan perlindungan kepada Allah SWT.

3. Hadis apa yang menganjurkan selektif dalam memilih teman?

Hadis riwayat Abu Daud dan At-Tirmidzi dari Abu Hurairah menyebutkan: Al-mar'u 'alā dīni khalīlihī, falyanẓur aḥadukum man yukhālil. Artinya: "Seseorang tergantung pada agama teman dekatnya, maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat siapa yang dia jadikan sebagai teman dekat."

4. Apa dampak psikologis dari lingkungan pertemanan yang buruk?

Dampak psikologisnya antara lain kecemasan, stres, depresi, perasaan tertekan, rendah diri, dan krisis kepercayaan. Studi tentang toxic friendship menunjukkan bahwa korban pertemanan tidak sehat sering mengalami gangguan konsentrasi dan kelelahan mental. Oleh karena itu, selain berdoa, korban juga perlu mengambil langkah nyata untuk membatasi interaksi dengan lingkungan tersebut.

5. Kapan waktu yang tepat untuk membaca doa perlindungan dari teman yang buruk?

Doa ini dapat dibaca kapan saja, terutama setelah salat fardu, di waktu pagi dan petang, serta ketika merasa mulai tidak nyaman dengan perilaku teman atau lingkungan sekitar. Konsistensi dalam berdoa, disertai dengan usaha nyata untuk memperbaiki lingkungan pertemanan, akan memberikan ketenangan batin dan perlindungan dari Allah SWT.