Ciri Orang yang Menjauhi Teman Lama, Bukan Selalu karena Sombong

Ciri orang yang menjauhi teman lama terlihat dari perubahan komunikasi, rasa canggung, hingga enggan memulai percakapan kembali.

Liputan6.com, Jakarta - Pertemanan dapat berubah seiring berjalannya waktu. Kesibukan, perubahan prioritas, dan berbagai pengalaman hidup bisa membuat dua orang yang dahulu dekat menjadi jarang berkomunikasi. Meski hubungan tersebut tidak berakhir karena konflik, sebagian orang tetap enggan menghubungi teman lama untuk kembali menjalin kedekatan.

Keengganan ini tidak selalu berarti seseorang sudah tidak peduli. Ada pula yang merasa canggung untuk memulai percakapan setelah sekian lama tidak bertukar kabar. Penelitian berjudul “People Are Surprisingly Hesitant to Reach Out to Old Friends” yang diterbitkan dalam jurnal Communications Psychology pada 2024 mengkaji keengganan seseorang menghubungi teman lama serta faktor-faktor yang memengaruhi keinginan mereka untuk kembali menjalin komunikasi.

Berikut selengkapnya ciri orang yang menjauhi teman lama, dihimpun Liputan6.com dari laman Nature, Rabu (21/10).

1. Jarang Berinisiatif Menghubungi Teman Lama

Salah satu ciri orang yang mulai menjauh dari teman lama adalah berkurangnya inisiatif untuk memulai komunikasi. Mereka mungkin masih menyimpan nomor telepon atau kontak media sosial temannya, tetapi tidak kunjung mengirim pesan untuk sekadar menanyakan kabar.

Penelitian tersebut menemukan bahwa 90,9 persen dari 401 peserta dalam studi pertama mengaku pernah kehilangan kontak dengan teman yang masih mereka pedulikan. Namun, keinginan untuk kembali menghubungi teman tersebut cenderung netral, bahkan lebih rendah ketika mereka ditanya apakah bersedia melakukannya saat itu juga.

Temuan ini menunjukkan bahwa hubungan yang merenggang tidak selalu disebabkan oleh hilangnya kepedulian. Seseorang bisa saja masih menghargai teman lamanya, tetapi tidak cukup terdorong untuk mengambil langkah pertama dan memulai percakapan kembali.

2. Merasa Canggung untuk Memulai Percakapan Kembali

Setelah lama tidak berkomunikasi, seseorang bisa merasa kesulitan menentukan cara yang tepat untuk menyapa teman lama. Mereka mungkin bingung harus membicarakan apa, khawatir percakapan terasa kaku, atau merasa aneh jika tiba-tiba muncul setelah sekian lama menghilang.

Dalam studi pertama, kekhawatiran bahwa percakapan akan terasa canggung menjadi salah satu hambatan utama untuk menghubungi teman lama. Kekhawatiran ini menempati urutan kedua setelah ketakutan bahwa teman tersebut mungkin tidak ingin mendengar kabar dari mereka.

Perasaan canggung tersebut dapat membuat seseorang terus menunda komunikasi. Akibatnya, jarak dalam pertemanan semakin terasa meskipun tidak ada pertengkaran atau masalah besar yang mendasarinya.

3. Khawatir Kehadirannya Tidak Lagi Diinginkan

Orang yang enggan menghubungi teman lama juga bisa merasa ragu apakah dirinya masih diterima dalam kehidupan temannya. Mereka mungkin bertanya-tanya apakah pesan yang dikirim akan disambut dengan baik atau justru dianggap mengganggu.

Penelitian tersebut menemukan bahwa kekhawatiran teman lama tidak ingin mendengar kabar mereka merupakan hambatan yang paling banyak disetujui peserta dalam studi pertama. Padahal, peserta rata-rata memperkirakan bahwa teman yang akan dihubungi bakal memberikan penilaian positif terhadap mereka maupun pesan yang dikirim.

Hal ini memperlihatkan adanya perbedaan antara kekhawatiran seseorang dan perkiraannya tentang respons teman. Keraguan tersebut bisa membuat seseorang memilih diam daripada mengambil risiko menghadapi percakapan yang dianggap tidak nyaman.

4. Merasa Tidak Lagi Mengenal Teman Seperti Dahulu

Lamanya waktu tanpa komunikasi dapat mengubah perasaan seseorang terhadap teman lamanya. Meskipun pernah dekat, mereka mungkin tidak lagi merasa akrab karena sudah tidak mengetahui banyak hal tentang kehidupan masing-masing.

Dalam studi keenam, peneliti menemukan bahwa semakin asing seseorang merasa terhadap teman lamanya, semakin rendah pula kesediaannya untuk menghubungi orang tersebut. Bahkan, studi kelima menemukan bahwa peserta tidak lebih bersedia menghubungi teman lama dibandingkan berbicara dengan orang asing.

Temuan ini membantu menjelaskan mengapa sebagian orang membiarkan pertemanan merenggang. Hubungan yang dahulu terasa dekat bisa menjadi kurang familier setelah lama tidak berinteraksi, sehingga memulai komunikasi kembali terasa seperti membangun hubungan dari awal.

5. Lebih Memilih Menunggu Teman Menghubungi Terlebih Dahulu

Sebagian orang sebenarnya tidak keberatan jika kembali berkomunikasi dengan teman lama, tetapi enggan menjadi pihak yang memulai. Mereka lebih nyaman menunggu pesan atau ajakan dari temannya daripada mengambil inisiatif terlebih dahulu.

Dalam studi kedua, peserta menunjukkan minat yang lebih tinggi untuk menerima kabar dari teman lama dibandingkan menghubungi teman tersebut terlebih dahulu, baik untuk saat itu maupun pada masa mendatang. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesulitan memulai komunikasi dapat menjadi salah satu penghambat untuk menyambung kembali hubungan.

Jika kedua pihak sama-sama menunggu, komunikasi bisa terus terhenti. Pertemanan yang merenggang pun mungkin tidak kembali dekat, bukan karena keduanya tidak ingin berhubungan lagi, melainkan karena tidak ada yang mengambil langkah pertama.

Memahami Ciri Orang yang Menjauhi Teman Lama

Berbagai temuan tersebut menunjukkan bahwa keengganan memulai komunikasi, perasaan canggung, kekhawatiran akan respons negatif, berkurangnya rasa akrab, dan kecenderungan menunggu pihak lain menghubungi lebih dahulu dapat berkaitan dengan merenggangnya pertemanan.

Namun, penelitian ini memiliki batasan penting. Pesertanya berasal dari negara-negara Barat, dan studi tersebut berfokus pada teman lama yang masih ingin dihubungi kembali, bukan hubungan yang berakhir akibat konflik. Karena itu, hasilnya tidak bisa langsung digeneralisasikan kepada semua orang atau semua situasi pertemanan.

Tidak menghubungi teman lama bukan berarti seseorang pasti sengaja menjauh atau sudah tidak peduli. Kesibukan, perubahan kehidupan, kecanggungan, dan ketidakpastian tentang respons teman juga dapat berperan. Untuk memahami apakah seseorang memang ingin mengakhiri pertemanan, perilaku tersebut perlu dilihat bersama konteks hubungan dan pola interaksi mereka secara keseluruhan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ciri Orang yang Menjauhi Teman Lama

Apa saja ciri orang yang mulai menjauhi teman lama?

Ciri-cirinya antara lain jarang berinisiatif menghubungi, merasa canggung untuk memulai percakapan, khawatir kehadirannya tidak lagi diinginkan, merasa tidak seakrab dahulu, dan lebih memilih menunggu teman menghubungi terlebih dahulu.

Mengapa seseorang enggan menghubungi teman lama meskipun masih peduli?

Seseorang bisa merasa canggung setelah lama tidak berkomunikasi, khawatir pesannya tidak disambut baik, atau merasa hubungan mereka tidak lagi seakrab dahulu. Faktor-faktor tersebut dapat membuat seseorang ragu untuk memulai komunikasi kembali.

Apakah jarang menghubungi teman lama berarti sudah tidak peduli?

Tidak selalu. Jarangnya komunikasi bisa dipengaruhi kesibukan, perubahan prioritas, kecanggungan, atau ketidakpastian mengenai respons teman. Karena itu, perilaku tersebut tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa seseorang sudah tidak peduli atau sengaja mengakhiri pertemanan.