Doa Buka Puasa Ramadhan dan Artinya, Lengkap Sesuai Sunnah

Doa buka puasa Ramadhan merupakan wujud penghambaan dan pengakuan bahwa segala rezeki berasal dari Allah SWT.

Diterbitkan 17 Februari 2026, 08:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Doa buka puasa Ramadhan ini bisa diamalkan. Amalan sunah yang dianjurkan saat berbuka puasa adalah membaca doa sebagai bentuk syukur dan permohonan keberkahan kepada Sang Pencipta.

Waktu berbuka puasa menjadi kesempatan penting untuk berdoa karena termasuk waktu yang mustajab sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW. Oleh sebab itu, memahami lafal, arti, dan waktu membaca doa buka puasa sangat penting agar ibadah Ramadhan lebih bernilai.

Doa buka puasa Ramadhan mencerminkan penghambaan kepada Allah SWT dan pengakuan bahwa seluruh rezeki berasal dari-Nya. Amalan ini juga memperkuat keimanan dan menambah kedalaman makna ibadah puasa di bulan penuh rahmat. Berikut Doa buka puasa Ramadhan selengkapnya. 

Doa Buka Puasa Ramadhan yang Bisa Diamalkan

Ada beberapa versi doa buka puasa ramadhan yang umum diamalkan oleh umat Islam, masing-masing memiliki keutamaan dan riwayatnya sendiri. Pemahaman akan lafal Arab, transliterasi latin, dan artinya sangat penting agar doa dapat diucapkan dengan benar dan khusyuk. Berikut adalah beberapa lafal doa buka puasa yang sering dibaca.

Doa Buka Puasa Populer 

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.

"Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang."

Beberapa ulama menyatakan bahwa lafaz "wa bika amantu" dalam doa ini tidak memiliki asal dalam hadis, meskipun maknanya benar. Namun, doa ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim menurut Syekh M Khatib as-Syarbini.

Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahabazh zhama'u wabtallatil uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah.

"Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah." Doa ini diriwayatkan oleh HR. Abu Daud no. 2010.

Doa buka puasa sesuai sunnah dari Riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra., bahwa Rasulullah SAW ketika berbuka puasa berdoa dengan membaca doa ini. Doa ini juga direkomendasikan oleh Muhammadiyah karena landasannya adalah hadis sahih.

Doa Buka Puasa Singkat 

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Allahumma laka shumtu wa 'alaa rizqika afthartu.

"Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka." diriwayatkan oleh Abu Daud dari Mu'adz bin Zahrah.

Ragam lafal ini memberikan pilihan bagi umat Muslim untuk mengamalkan doa sesuai dengan pemahaman dan keyakinan mereka.

Waktu Mustajab Membaca Doa Buka Puasa Ramadhan

Waktu membaca Doa Buka Puasa Ramadhan pada dasarnya berkaitan langsung dengan momen berbuka itu sendiri. Dalil umum yang sering dijadikan landasan adalah hadis Rasulullah SAW: “Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa itu ada doa yang tidak tertolak ketika ia berbuka” (HR. Ibnu Majah), yang menunjukkan bahwa waktu berbuka termasuk waktu mustajab untuk berdoa.

Sebagian ulama berpendapat doa dibaca sebelum berbuka, tepat saat matahari terbenam dan sebelum makanan masuk ke mulut. Pendapat ini didasarkan pada pemahaman bahwa doa mustajab terjadi ketika puasa masih berlangsung, sehingga doa dipanjatkan sesaat sebelum puasa benar-benar berakhir.

Pendapat lain menyatakan doa dibaca saat atau setelah berbuka, merujuk pada hadis dari Ibnu Umar ra. bahwa Rasulullah SAW ketika berbuka membaca doa “Dzahabazh zhama’u…” (HR. Abu Daud). Dari perbedaan ini, para ulama menyimpulkan bahwa membaca doa sebelum, ketika, atau setelah berbuka sama-sama dibolehkan, selama dilakukan di waktu berbuka dan dengan penuh kekhusyukan.

Keutamaan Membaca Doa Buka Puasa

Membaca doa buka puasa ramadhan memiliki beberapa keutamaan yang sangat besar bagi seorang Muslim. Keutamaan-keutamaan ini menjadi motivasi tambahan untuk tidak melewatkan amalan sunah yang penuh berkah ini setiap kali tiba waktu berbuka. Dengan memahami keutamaan ini, diharapkan ibadah puasa menjadi lebih bermakna.

Salah satu keutamaan utama adalah mengikuti Sunnah Rasulullah SAW, karena membaca doa buka puasa adalah amalan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Selain itu, doa ini juga menjadi bentuk peningkatan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat berbuka setelah menahan lapar dan dahaga seharian. Melalui doa, seorang Muslim mengakui bahwa segala kekuatan dan rezeki berasal dari-Nya.

Doa yang diucapkan saat berbuka puasa diyakini memiliki keberkahan tersendiri dan dapat menjadi sarana untuk mendapatkan ampunan dosa dari Allah SWT, terutama jika puasa dijalani dengan niat yang ikhlas. Yang terpenting, waktu berbuka puasa adalah waktu mustajab, di mana doa orang yang berpuasa tidak akan tertolak. Ini adalah kesempatan emas untuk memohon segala hajat dan kebaikan kepada Allah SWT.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Kapan waktu terbaik membaca Doa Buka Puasa Ramadhan?

Terdapat perbedaan pendapat, namun umumnya dibaca saat berbuka puasa, baik sebelum, setelah, atau pada saat memulai berbuka.

2. Apa lafal Doa Buka Puasa Ramadhan yang sesuai sunah?

Lafal yang sesuai sunah adalah "Dzahabazh zhama'u wabtallatil uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah."

3. Mengapa penting membaca Doa Buka Puasa Ramadhan?

Doa ini merupakan bentuk syukur atas nikmat berbuka, mengikuti sunah Rasulullah SAW, dan dibaca pada waktu yang mustajab untuk dikabulkan.

4. Apakah ada perbedaan lafal Doa Buka Puasa Ramadhan?

Ya, ada beberapa versi yang umum diamalkan, seperti "Allahumma laka shumtu" dan "Dzahabazh zhama'u".