Resep Bolu Gulung Kukus 2 Telur, Ini Tips Menggulung Tanpa Retak

Temukan resep bolu gulung kukus 2 telur yang ekonomis dan antigagal. Dilengkapi panduan variasi isian lezat serta tips menggulung rapi tanpa retak.

Diterbitkan 07 Juli 2026, 13:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Membuat camilan hemat kini lebih mudah dengan resep bolu gulung kukus 2 telur takaran sendok. Meski minim telur, penggunaan emulsifier yang tepat menjamin tekstur kue tetap mengembang sempurna, lembut, dan tidak bantat saat disajikan.

Kunci sukses agar kue tidak patah saat digulung terletak pada durasi kukus yang pas, yaitu maksimal dua belas menit. Selain itu, pastikan proses penggulungan dilakukan saat bolu masih hangat kuku agar fleksibilitas serat kuenya tetap terjaga baik.

Artikel Liputan6.com, Selasa (7/7/2026), ini akan membahas resep bolu gulung kukus 2 telur. Anda juga bisa berkreasi dengan berbagai variasi isian modern seperti campuran cream cheese Oreo hingga abon gurih. Teknik memadatkan gulungan dengan bantuan penggaris akan memastikan hasil akhir bolu tampak bulat rapi dan sangat kokoh.

Bahan-Bahan Membuat Bolu Gulung Kukus

Membuat bolu gulung kukus dengan 2 telur itu sangat mungkin, ekonomis, dan hasilnya tetap bisa lembut serta lentur asal tekniknya tepat. Berikut adalah resep takaran sendok yang praktis dan antigagal:

Bahan Utama:

  • 2 butir telur ayam (suhu ruang)
  • 4 sdm gula pasir (sekitar 50 gram)
  • 1/2 sdt SP/Ovalet/TBM (emulsifier, wajib ada agar adonan kokoh)
  • 1/2 sdt vanila bubuk atau cair

Bahan Kering (Ayak):

  • 5 sdm tepung terigu protein sedang/segitiga (sekitar 50 gram)
  • 1 sdm susu bubuk (optional, biar lebih gurih)

Bahan Cair:

  • 3 sdm minyak goreng atau margarin cair (sekitar 30 ml)
  • 1 sdm santan instan atau susu cair

Isian (Sesuai Selera):

  • Selai stroberi, selai nanas, atau buttercream dan keju parut.

Langkah Membuat Bolu Gulung Kukus

1. Membuat Adonan Base

  1. Mixer telur, gula pasir, SP, dan vanila dengan kecepatan tinggi sampai mengembang, kaku, berjejak, dan warnanya memutih (sekitar 7–10 menit).
  2. Turunkan kecepatan mixer ke paling rendah. Masukkan tepung terigu dan susu bubuk yang sudah diayak sedikit demi sedikit. Mixer sebentar saja asal rata (jangan overmix agar kue tidak bantat).
  3. Matikan mixer. Masukkan minyak goreng dan santan/susu cair. Aduk balik menggunakan spatula secara perlahan sampai benar-benar rata dan tidak ada minyak yang mengendap di bawah.
  4. (Optional) Jika ingin diberi motif, ambil 1-2 sendok makan adonan, beri pewarna makanan sesuai selera, lalu masukkan ke plastik segitiga.

2. Mengukus Kue

  1. Panaskan kukusan sampai airnya mendidih. Jangan lupa lapisi tutup kukusan dengan kain bersih agar air tidak menetes ke kue.
  2. Siapkan loyang (disarankan ukuran 20x20x4 cm agar tidak terlalu tebal). Olesi margarin dan alasi dengan kertas roti.
  3. Tuang adonan utama ke dalam loyang, ratakan, dan hentakkan loyang beberapa kali untuk membuang udara yang terjebak.
  4. Jika memakai motif: Gambar motif di atas adonan utama menggunakan adonan berwarna tadi.
  5. Kukus selama 10–12 menit dengan api sedang. Jangan gunakan api terlalu besar agar permukaan kue tidak bergelombang.

3. Proses Menggulung

  1. Setelah matang, langsung keluarkan loyang dari kukusan.
  2. Balik kue di atas kertas roti baru atau serbet bersih yang ukurannya lebih besar dari kue. Kupas kertas roti yang menempel di pantat kue secara perlahan.
  3. Kondisi Hangat: Selagi kue masih hangat kuku, olesi dengan isian pilihanmu (selai atau buttercream).
    Catatan: Jika memakai buttercream, tunggu kue agak adem sedikit agar tidak meleleh, tapi jangan sampai dingin total karena kue akan kaku dan mudah patah saat digulung.
  4. Gulung kue perlahan sambil agak dipadatkan dengan bantuan kertas roti/serbet di bawahnya.
  5. Kunci ujung kertas roti (seperti membungkus permen) dan diamkan selama 15–20 menit agar bentuk gulungannya set dan kokoh.
  6. Potong-potong dan bolu gulung siap disajikan!

Variasi Isian (Filling)

Bosan dengan selai standar? Anda bisa mengkreasikan isian bolu gulung sesuai selera:

1. Cream Cheese & Oreo (Favorit Anak-Anak)

  • Bahan: 50g cream cheese (suhu ruang), 30g whipping cream cair, 2 sdm gula halus, dan 3 keping Oreo (hancurkan kasar).
  • Cara: Mixer cream cheese, whipping cream, dan gula halus sampai mengembang dan kaku. Oleskan ke kue, lalu taburi dengan remahan Oreo sebelum digulung.

2. Pandan Kaya (Classic Sweet)

  • Bahan: Selai srikaya (kaya jam) secukupnya.
  • Variasi Kue: Saat membuat adonan bolu, tambahkan 1/2 sdt pasta pandan. Perpaduan bolu pandan hijau dengan legitnya selai srikaya sangat pas untuk teman minum teh.

3. Savory Floss (Abon Gurih)

  • Bahan: 3 sdm mayones, 1 sdm susu kental manis (SKM), dan abon sapi/ayam secukupnya.
  • Cara: Campurkan mayones dan SKM untuk saus olesan. Oleskan merata pada kue, lalu taburi abon secara royal.

Tips & Trik Penggulungan Antigagal

Bagian menggerakkan tangan saat menggulung sering kali menjadi momen paling mendebarkan. Ikuti panduan mekanis ini agar bolu Anda mulus:

1. Buat "Jalur Tekukan" di Awal

Sebelum diolesi isian, buat 3-4 garisan searah secara horizontal di ujung kue yang akan menjadi awal gulungan (kulit bagian dalam).

  • Cara: Sayat tipis menggunakan pisau (jangan sampai kuenya terpotong putus). Garisan ini berfungsi sebagai engsel agar kue bisa langsung menekuk rapat di gulungan pertama tanpa patah.

2. Trik Ketebalan Isian (Efek Gradasi)

Jangan mengolesi isian dengan ketebalan yang sama rata di seluruh permukaan kue.

  • Ujung awal (dekat Anda): Oleskan agak tebal karena ini akan menjadi pusat lingkaran.
  • Ujung akhir (paling luar): Oleskan sangat tipis atau sisakan sekitar 1 cm tanpa isian. Jika terlalu tebal di ujung akhir, isian akan meluber keluar saat kue dipadatkan.

3. Menggulung Menggunakan Alat Bantu

Jangan menggulung langsung dengan tangan kosong. Gunakan kertas roti/kertas baking sebagai tuas penggerak.

  1. Pegang ujung kertas roti yang paling dekat dengan Anda.
  2. Angkat kertas ke atas dan dorong ke depan, biarkan kue menekuk mengikuti jalur sayatan yang dibuat di tips nomor 1.
  3. Setelah tekukan pertama mengunci, terus dorong kertas roti ke depan menjauhi Anda sambil ditarik sedikit ke atas sampai kue tergulung sepenuhnya.

4. Teknik Memadatkan (Tightening) dengan Penggaris

Agar bolu gulung bulat kokoh dan tidak longgar di tengah:

  • Setelah kue tergulung di dalam kertas, ambil penggaris panjang atau spatula kayu datar.
  • Letakkan penggaris di bagian bawah gulungan, lalu selipkan di antara kertas luar dan meja.
  • Tarik kertas bagian bawah ke arah Anda, sembari mendorong penggaris ke arah depan (menahan kue). Langkah ini akan mengunci dan memadatkan gulungan secara instan.

Pertanyaan Seputar Resep Bolu Gulung Kukus 2 Telur

Mengapa bolu gulung saya selalu patah atau retak saat digulung?

Penyebab utamanya adalah kue terlalu lama dikukus (overcooked) sehingga kehilangan kelembapannya dan menjadi kering. Selain itu, pastikan Anda menggulungnya saat kondisi kue masih hangat kuku agar teksturnya masih lentur.

Bolehkah takaran SP dihilangkan dalam resep ini?

Sangat tidak disarankan. Karena hanya menggunakan 2 butir telur, SP (emulsifier) berfungsi krusial untuk menstabilkan adonan, mengikat udara, dan memastikan kue mekar serta lembut meski dengan telur yang minim.

Mengapa buttercream yang saya gunakan sebagai isian meleleh dan keluar dari kue?

Buttercream berbasis minyak/lemak yang mudah mencair jika terkena panas. Jika ingin memakai isian buttercream, tunggu sampai kue agak adem (tidak panas), dan sisakan ruang 1 cm di ujung akhir kue saat mengoles agar tidak meluber keluar saat dipadatkan.

Ukuran loyang berapa yang paling ideal untuk resep 2 telur ini?

Ukuran paling pas adalah 20x20x4 cm. Jika loyang terlalu besar, kue akan menjadi terlalu tipis dan gampang kering. Sebaliknya, jika loyang terlalu kecil, kue akan terlalu tebal dan sulit untuk digulung dengan rapi.