Liputan6.com, Jakarta - Resep kue bugis mandi ala rumahan menjadi salah satu pilihan terbaik bagi pencinta jajanan tradisional Nusantara. Kue bercita rasa manis dan gurih ini memiliki tekstur kenyal dengan isian unti kelapa yang legit, kemudian disiram kuah santan kental sehingga semakin nikmat disantap saat masih hangat.
Kue bugis mandi, yang juga dikenal sebagai putri mandi di beberapa daerah, berasal dari Sulawesi Selatan dan merupakan salah satu kuliner khas masyarakat Bugis. Nama "mandi" berasal dari tampilannya yang seolah-olah sedang berendam dalam kuah santan gurih.
Meski terlihat cantik dan menggugah selera, membuat kue bugis mandi ternyata tidak sulit. Dengan bahan-bahan sederhana dan langkah yang tepat, Anda bisa menghadirkan camilan tradisional yang lembut, kenyal, sekaligus cocok disajikan sebagai teman minum teh atau hidangan saat acara keluarga. Berikut ulasan Liputan6.com, Senin (6/7/2026).
Advertisement
Resep Kue Bugis Mandi Ala Rumahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288831/original/020240700_1783335259-bahan_bugis_mand2.jpeg)
Resep berikut menghasilkan sekitar 12 buah kue bugis mandi dengan tekstur lembut, isian manis, dan kuah santan yang gurih.
Bahan Kulit
- 150 gram tepung ketan
- 50 gram kentang, kukus lalu haluskan
- 1/2 sendok teh garam
- 65 ml santan
- 150 ml air
- Pasta pandan secukupnya
- Pewarna makanan merah secukupnya
- Pewarna makanan kuning secukupnya
Bahan Unti Kelapa
- 200 gram kelapa parut setengah tua
- 100 gram gula merah, sisir halus
- 2 sendok makan gula pasir
- 1/4 sendok teh garam
- 1 lembar daun pandan
- 100 ml air
Bahan Kuah Santan
- 65 ml santan
- 250 ml air
- 30 gram tepung beras
- 1/2 sendok teh garam
- 1 lembar daun pandan
Cara Membuat Kue Bugis Mandi
1. Membuat Isian Unti Kelapa
Masukkan air, gula merah, gula pasir, garam, dan daun pandan ke dalam panci. Masak hingga seluruh gula larut, kemudian saring agar hasilnya lebih halus.
Masukkan kelapa parut ke dalam larutan gula, lalu masak sambil terus diaduk hingga air menyusut dan isian menjadi agak kering. Setelah matang, angkat dan dinginkan.
2. Membuat Adonan Kulit
Campurkan santan, air, dan garam ke dalam panci. Masak hingga hampir mendidih, lalu matikan api dan biarkan hingga hangat.
Dalam wadah terpisah, campurkan tepung ketan dengan kentang kukus yang telah dihaluskan. Tuang campuran santan sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga diperoleh adonan yang lembut, kalis, dan mudah dibentuk.
3. Memberi Warna pada Adonan
Bagi adonan menjadi tiga bagian dengan ukuran sama.
- Bagian pertama diberi pasta pandan hingga berwarna hijau.
- Bagian kedua diberi pewarna merah.
- Bagian ketiga diberi pewarna kuning.
Uleni masing-masing hingga warnanya merata.
4. Membentuk Kue
Ambil sedikit adonan, pipihkan di telapak tangan, lalu isi dengan unti kelapa secukupnya.
Tutup kembali adonan dan bulatkan hingga permukaannya halus. Ulangi hingga seluruh adonan habis.
5. Merebus Kue
Didihkan air dalam panci.
Masukkan bulatan adonan satu per satu. Rebus hingga seluruh kue mengapung sebagai tanda sudah matang.
Angkat dan tiriskan.
6. Membuat Kuah Santan
Campurkan santan, air, tepung beras, garam, dan daun pandan.
Aduk hingga tepung larut sempurna, kemudian masak menggunakan api kecil sambil terus diaduk agar tidak menggumpal.
Masak sampai kuah berubah menjadi kental dan lembut.
7. Penyajian
Susun beberapa butir kue bugis mandi dalam mangkuk atau wadah saji.
Siram menggunakan kuah santan hangat hingga sebagian kue terendam. Sajikan selagi hangat agar cita rasa gurih dan manisnya semakin terasa.
Advertisement
Tips Membuat Kue Bugis Mandi yang Lembut dan Tidak Pecah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257621/original/030111500_1781249737-Screenshot_2026-06-12_143112.jpg)
Agar hasil resep kue bugis mandi ala rumahan semakin sempurna, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Gunakan kelapa parut yang tidak terlalu tua agar tekstur unti tetap lembut dan tidak keras setelah dingin.
Kentang kukus membantu membuat kulit menjadi lebih empuk dan tidak mudah retak. Pastikan kentang dihaluskan saat masih panas agar tercampur rata dengan tepung ketan.
Saat menuangkan santan ke dalam tepung, lakukan secara bertahap. Setiap jenis tepung memiliki kemampuan menyerap cairan yang berbeda sehingga jumlah cairan bisa sedikit disesuaikan.
Rebus kue menggunakan air yang benar-benar mendidih. Setelah mengapung, biarkan sekitar satu hingga dua menit agar bagian dalam benar-benar matang.
Ketika memasak kuah santan, gunakan api kecil sambil terus mengaduk sehingga hasilnya tetap halus, tidak pecah, dan tidak menggumpal.
Asal Usul Kue Bugis Mandi
Kue bugis mandi merupakan salah satu jajanan tradisional yang berasal dari Sulawesi Selatan dan dikenal luas sebagai makanan khas suku Bugis. Di sejumlah daerah, kue ini juga populer dengan nama putri mandi.
Ciri khasnya terletak pada bola-bola tepung ketan berisi unti kelapa yang disajikan bersama kuah santan kental. Penampilannya yang seolah sedang berendam dalam kuah santan menjadi alasan mengapa masyarakat menyebutnya sebagai "bugis mandi".
Kini, kue bugis mandi tidak hanya ditemukan di Sulawesi Selatan, tetapi juga banyak dijual di pasar tradisional berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, tampilannya semakin beragam dengan penggunaan warna-warna cerah yang membuatnya semakin menarik.
Kenapa Kue Bugis Mandi Disukai Banyak Orang?
Selain memiliki tampilan yang cantik, kue bugis mandi menawarkan perpaduan rasa yang sangat seimbang.
Kulit tepung ketan memberikan sensasi kenyal yang lembut. Unti kelapa menghadirkan rasa manis legit dari gula merah, sedangkan kuah santan menambah cita rasa gurih yang menyatu sempurna.
Perpaduan tiga tekstur tersebut membuat kue bugis mandi cocok dijadikan camilan sore, sajian arisan, hingga hidangan pada acara keluarga maupun perayaan tradisional.
Dengan mengikuti resep kue bugis mandi ala rumahan di atas, Anda dapat membuat sendiri jajanan tradisional yang lezat tanpa harus membelinya di luar. Selain lebih hemat, Anda juga bisa menyesuaikan tingkat kemanisan maupun kekentalan kuah santan sesuai selera keluarga.
Tanya Jawab Seputar Kue Bugis Mandi
1. Apa perbedaan kue bugis dan kue bugis mandi?
Kue bugis umumnya dibungkus daun pisang tanpa kuah santan, sedangkan kue bugis mandi disajikan dengan siraman kuah santan kental sehingga tampilannya seperti sedang berendam.
2. Mengapa adonan kulit kue bugis mandi bisa pecah?
Biasanya karena adonan terlalu kering, kurang diuleni, atau proses perebusan dilakukan saat air belum benar-benar mendidih.
3. Bisakah kue bugis mandi dibuat tanpa kentang?
Bisa. Namun, penambahan kentang membantu menghasilkan tekstur kulit yang lebih lembut dan tidak mudah keras setelah dingin.
4. Berapa lama kue bugis mandi dapat disimpan?
Pada suhu ruang sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 1 hari. Jika disimpan di dalam lemari pendingin, kue dapat bertahan sekitar 2 hari dalam wadah tertutup, kemudian dihangatkan kembali sebelum disajikan.
5. Apa fungsi tepung beras pada kuah santan?
Tepung beras berfungsi sebagai pengental alami sehingga kuah santan memiliki tekstur lembut dan mampu melapisi permukaan kue dengan baik.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288830/original/012471000_1783335259-kue_bugis_mandi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238165/original/069215800_1783129384-mes9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782165/original/058199200_1782878254-carlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288052/original/043334700_1783289642-000_B9BW8VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288258/original/062355500_1783308425-eng1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288078/original/014194100_1783298244-nor5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288146/original/094182100_1783304694-000_B9C8442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262580/original/046515800_1781838060-Kulit_Wajah_Glowing.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6306545/original/080759300_1779180922-labu_siam_1a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3597394/original/043674300_1633780366-20211009-Pos-Bloc-8.jpg)