Liputan6.com, Jakarta - Kebiasaan membiarkan data seluler tetap menyala sepanjang hari mungkin terlihat sepele. Bagi sebagian orang, koneksi internet menjadi bagian dari rutinitas yang mendukung berbagai aktivitas, mulai dari berkomunikasi hingga mencari informasi. Namun, di balik kebiasaan tersebut, ada cara seseorang berhubungan dengan ponsel dan lingkungan sekitarnya yang menarik untuk diperhatikan.
Setiap orang memiliki alasan berbeda untuk terus menyalakan data seluler. Ada yang membutuhkannya untuk pekerjaan, ada pula yang merasa lebih nyaman ketika bisa mengakses ponsel kapan saja. Kebiasaan ini tidak serta-merta menunjukkan karakter tertentu, tetapi bisa menjadi gambaran tentang kebutuhan dan pola perilaku seseorang.
Psikologi mengenal sejumlah konsep yang berkaitan dengan hubungan manusia dan teknologi, termasuk keinginan untuk selalu terhubung dan rasa tidak nyaman ketika akses ponsel terputus. Lantas, apa yang bisa dipahami dari kebiasaan tidak pernah mematikan data seluler? Simak penjelasannya berikut ini, dihadirkan Liputan6, Selasa (15/9).
Advertisement
1. Ingin Selalu Terhubung dengan Orang Lain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4951461/original/057352400_1727148805-Depositphotos_403224514_XL.jpg)
Orang yang selalu menyalakan data seluler mungkin memiliki kebiasaan menjaga akses komunikasi. Pesan dari keluarga, teman, atau rekan kerja bisa masuk kapan saja sehingga mereka tidak perlu menunggu sampai menemukan jaringan Wi-Fi untuk merespons. Bagi sebagian orang, koneksi internet juga menjadi bagian dari rutinitas saat bekerja, belajar, atau menjalankan kegiatan sehari-hari.
Kebutuhan untuk tetap terhubung dapat berkaitan dengan FoMO atau fear of missing out. Istilah ini merujuk pada kekhawatiran bahwa seseorang akan melewatkan pengalaman, informasi, atau percakapan yang sedang berlangsung. Dalam penelitian berjudul "The association between fear of missing out and mobile phone addiction: a meta-analysis" yang diterbitkan dalam jurnal BMC Psychology pada 2023, peneliti menemukan hubungan antara FoMO dan kecenderungan penggunaan ponsel secara bermasalah.
Meski demikian, kebiasaan menyalakan data seluler belum bisa digunakan untuk menentukan apakah seseorang mengalami FoMO. Seseorang bisa saja selalu terhubung karena tuntutan pekerjaan atau kebutuhan keluarga. Karakter yang dapat dibahas adalah kecenderungan menjaga komunikasi, bukan kesimpulan mengenai kondisi mental seseorang.
Advertisement
2. Takut Melewatkan Informasi dan Pesan
Sebagian orang merasa perlu mengetahui kabar terbaru, memeriksa pesan, atau melihat pembaruan media sosial. Data seluler yang tetap aktif memudahkan kegiatan tersebut tanpa harus mencari jaringan internet terlebih dahulu. Kebiasaan ini bisa muncul karena kebutuhan untuk mengikuti percakapan, pekerjaan, atau informasi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Penelitian berjudul "Fear of missing out and fear of not being up to date: investigating different pathways towards social and process problematic smartphone use" yang diterbitkan dalam jurnal Current Psychology pada 2023 membahas hubungan antara FoMO, ketakutan tidak mengikuti perkembangan informasi, dan penggunaan ponsel bermasalah. Penelitian tersebut melibatkan 364 peserta berusia 18–75 tahun.
Temuan tersebut memberikan gambaran bahwa keinginan mengikuti informasi bisa berkaitan dengan pola penggunaan ponsel. Namun, tidak semua orang yang selalu memeriksa ponsel memiliki rasa takut tertinggal. Dalam artikel ini, pembaca bisa memahami kebiasaan tersebut sebagai salah satu kemungkinan alasan seseorang mempertahankan koneksi, bukan sebagai ciri yang berlaku bagi semua orang.
3. Merasa Tidak Nyaman Ketika Ponsel Tidak Bisa Diakses
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306730/original/095796000_1754448845-pexels-alex-green-5699864__1_.jpg)
Ketika data seluler dimatikan, sebagian orang mungkin merasa kurang nyaman karena tidak bisa menerima pesan atau membuka aplikasi yang biasa digunakan. Perasaan tersebut dapat muncul saat berada di luar rumah, dalam perjalanan, atau ketika jaringan Wi-Fi tidak tersedia. Bagi sebagian pengguna, ponsel menjadi sarana untuk memperoleh informasi dan menjaga komunikasi.
Kondisi yang berkaitan dengan kecemasan ketika seseorang tidak bisa mengakses ponsel dikenal sebagai nomophobia. Penelitian berjudul "Phone disconnects, anxiety kicks in: A daily diary study of the dynamic reciprocal relationship between nomophobia and fear of missing out among college students" yang diterbitkan dalam jurnal Addictive Behaviors pada 2026 membahas hubungan antara nomophobia dan FoMO pada mahasiswa.
Penelitian tersebut menunjukkan adanya hubungan timbal balik antara kedua kondisi itu selama masa pengamatan. Hasilnya tidak berarti setiap orang yang membiarkan data seluler menyala mengalami nomophobia. Pembaca bisa menggunakan informasi ini untuk mengenali perasaan sendiri ketika koneksi terputus dan melihat apakah hal tersebut mulai mengganggu kegiatan sehari-hari.
Advertisement
4. Terbiasa Memeriksa Ponsel Berulang Kali
Kebiasaan tidak pernah mematikan data seluler juga bisa berjalan bersama perilaku memeriksa ponsel secara berulang. Notifikasi pesan, pembaruan media sosial, dan aplikasi lain dapat membuat seseorang membuka layar meskipun tidak sedang menunggu informasi tertentu. Pada sebagian orang, tindakan ini sudah menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari.
Penelitian berjudul "Sound of silence: Does Muting Notifications Reduce Phone Use?" yang diterbitkan dalam jurnal Computers in Human Behavior pada 2022 meneliti hubungan antara notifikasi, FoMO, dan kebiasaan memeriksa ponsel. Penelitian tersebut melibatkan 138 pengguna iPhone dan menggunakan data Screen Time untuk melihat penggunaan perangkat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa membisukan notifikasi tidak selalu mengurangi frekuensi pemeriksaan ponsel, terutama pada pengguna yang memiliki FoMO dan kebutuhan untuk merasa diterima dalam kelompok. Temuan ini membantu menjelaskan mengapa seseorang tetap memeriksa ponsel meskipun tidak ada pemberitahuan masuk. Namun, kebiasaan memeriksa ponsel tidak secara otomatis menunjukkan adanya masalah psikologis.
5. Membutuhkan Rasa Aman dari Akses Internet
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5029293/original/098591100_1732947728-ciri-ciri-kecanduan-hp.jpg)
Bagi sebagian orang, data seluler yang tetap aktif memberikan rasa siap ketika membutuhkan internet. Mereka bisa menghubungi keluarga, mencari informasi, menggunakan peta, atau membuka aplikasi yang dibutuhkan tanpa harus menunggu tersambung ke Wi-Fi. Kebiasaan ini dapat menjadi bagian dari cara seseorang mengatur kegiatan sehari-hari.
Hubungan antara kebutuhan akses dan penggunaan ponsel juga dibahas dalam penelitian tentang FoMO dan nomophobia. Studi "Phone disconnects, anxiety kicks in: A daily diary study of the dynamic reciprocal relationship between nomophobia and fear of missing out among college students" dalam jurnal Addictive Behaviors pada 2026 menunjukkan bahwa perasaan cemas ketika ponsel tidak bisa digunakan dapat berkaitan dengan FoMO.
Namun, penting untuk membedakan kebutuhan akses internet dengan rasa cemas ketika tidak bisa menggunakan ponsel. Orang yang menyalakan data seluler karena pekerjaan atau komunikasi keluarga tidak bisa langsung dikategorikan mengalami nomophobia. Perilaku tersebut baru perlu diperhatikan jika mulai mengganggu waktu istirahat, pekerjaan, hubungan sosial, atau kegiatan lain yang seharusnya dijalani.
Advertisement
Pertanyaand dan Jawaban Seputar Karakter Orang yang Tidak Pernah Mematikan Data Seluler
1. Apa itu nomophobia?
Nomophobia adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan rasa takut atau cemas ketika seseorang tidak bisa menggunakan atau mengakses ponselnya. Kondisi ini berkaitan dengan ketergantungan pada akses komunikasi dan informasi melalui perangkat tersebut.
2. Apakah selalu menyalakan data seluler berarti kecanduan ponsel?
Tidak. Kebiasaan tersebut bisa muncul karena kebutuhan pekerjaan, komunikasi, atau penggunaan internet. Kecanduan ponsel tidak bisa ditentukan hanya dari kondisi data seluler yang menyala.
3. Apa hubungan FoMO dengan penggunaan ponsel?
FoMO adalah kekhawatiran melewatkan informasi atau pengalaman yang sedang berlangsung. Kondisi ini bisa berkaitan dengan kebiasaan memeriksa ponsel dan penggunaan perangkat secara bermasalah, tetapi tidak berlaku bagi semua pengguna.
4. Apakah mematikan notifikasi bisa mengurangi penggunaan ponsel?
Mematikan notifikasi tidak selalu mengurangi penggunaan ponsel. Penelitian "Sound of silence: Does Muting Notifications Reduce Phone Use?" dalam jurnal Computers in Human Behavior pada 2022 menunjukkan bahwa sebagian pengguna tetap memeriksa ponsel meskipun notifikasi dibisukan.
5. Kapan kebiasaan selalu menyalakan data seluler perlu diperhatikan?
Kebiasaan tersebut perlu diperhatikan ketika mulai mengganggu tidur, pekerjaan, waktu bersama keluarga, atau kegiatan sehari-hari. Jika rasa cemas ketika tidak bisa mengakses ponsel terasa sulit dikendalikan, berkonsultasi dengan tenaga profesional dapat menjadi pilihan.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332312/original/026531200_1787650496-cek_fakta_Abdul_muti_-_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348864/original/095264800_1789460894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T152532.773.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348780/original/066704200_1789457937-cek_fakta_-_pekerja_migran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3959254/original/008508300_1646962967-pexels-karolina-grabowska-6957249_Fotor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348071/original/079097500_1789380666-15e5e33d-96e7-477b-97ed-fa3cf9bc7e5c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347943/original/021232700_1789376047-cded3454-7561-4b4d-ba88-d9dd5b2b7809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346171/original/050328300_1789113951-pexels-olly-3777699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346632/original/051033200_1789187017-gabrielle-henderson-bmUa09zy2ZQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4686810/original/057930900_1702575320-Ilustrasi_main_HP_sambil_tiduran__kangen__LDR__membaca_pesan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345795/original/008163100_1789092818-pexels-cottonbro-4101139.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332998/original/047873800_1787727493-Gemini_Generated_Image_fmf6qsfmf6qsfmf6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331032/original/022951800_1787471389-10336701271127275168.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572314/original/029317000_1777790454-Membumbui_Kebohongan_dengan_Detail_yang_Sangat_Rumit.jpg)