Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak pilihan tanaman yang bisa hidup dengan cahaya minim yang dapat tumbuh subur bahkan dalam kondisi kurang cahaya. Memiliki hunian dengan pencahayaan alami yang terbatas seperti apartemen, seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi para pecinta tanaman. Namun, kondisi ini bukan berarti Anda tidak bisa memiliki taman mini di dalam rumah.Â
Tanaman-tanaman ini tidak hanya berfungsi untuk mempercantik ruangan dan memberikan sentuhan hijau yang menyegarkan. Beberapa jenis tanaman yang bisa hidup dengan cahaya minim juga dikenal efektif dalam meningkatkan kualitas udara di dalam rumah, menjadikannya solusi cerdas untuk hunian modern.
Memilih jenis tanaman hias yang tepat untuk kondisi minim cahaya adalah langkah praktis untuk menciptakan suasana asri tanpa perawatan ekstra. Tanaman-tanaman ini umumnya mudah dirawat dan tidak membutuhkan perhatian khusus. Berikut Liputan6.coma ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (24/12/2025).
Advertisement
Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2868342/original/096121800_1564538373-julie-johnson-fZrbluoNOZU-unsplash.jpg)
Lidah Mertua atau Sansevieria merupakan salah satu tanaman hias paling tangguh yang mampu bertahan dalam berbagai kondisi, termasuk minim cahaya. Dengan daun kaku dan tegak bergaris vertikal, tanaman ini menjadi pilihan populer untuk dekorasi interior apartemen. Selain estetik, Lidah Mertua juga dikenal sebagai pemurni udara alami.
Tanaman ini efektif menyerap racun-racun tertentu di dalam ruangan, seperti formaldehida dan benzena, sehingga kualitas udara menjadi lebih baik. Perawatannya sangat mudah, cocok bagi pemula atau mereka yang sibuk. Penyiraman cukup dilakukan setiap dua hingga tiga minggu sekali, atau saat tanah benar-benar kering.
Meskipun dapat bertahan dalam kondisi cahaya rendah, pertumbuhan Lidah Mertua mungkin akan lebih lambat. Untuk pertumbuhan optimal, tanaman ini menyukai tempat teduh sebagian, namun tetap toleran terhadap kondisi yang cukup teduh. Pastikan pot memiliki drainase yang baik untuk menghindari pembusukan akar.
Advertisement
ZZ Plant (Zamioculcas zamiifolia)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453390/original/076787500_1766477180-gigi-visacri-QPy9up-i3Bk-unsplash.jpg)
ZZ Plant atau Pohon Dolar adalah tanaman hias yang sangat tahan banting dan hampir mustahil untuk mati, bahkan jika sering lupa disiram. Tanaman ini memiliki daun tebal, mengkilap, dan berbentuk lonjong berwarna hijau tua yang selalu tampak segar. ZZ Plant sangat toleran terhadap kondisi minim cahaya dan dapat bertahan hidup hanya dengan penerangan lampu ruangan.
Perawatan ZZ Plant sangat minim, menjadikannya pilihan ideal untuk apartemen. Kunci utamanya adalah jangan menyiramnya terlalu sering, karena tanaman ini sangat toleran terhadap kekeringan. Penyiraman disarankan hanya ketika tanah benar-benar kering, sekitar 10-14 hari sekali atau bahkan sebulan sekali tergantung kondisi lingkungan.
Meskipun ZZ Plant dapat bertahan di tempat redup, tanaman ini tumbuh paling baik dalam paparan cahaya terang tidak langsung selama sekitar enam jam per hari. Jika terpapar sinar matahari langsung, daunnya bisa rusak atau hangus. Drainase yang baik pada pot juga sangat penting untuk mencegah akar membusuk pada tanaman ini.
Sirih Gading (Epipremnum aureum)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453392/original/056896900_1766477181-kelsey-brown-S_J4FRUo5ZQ-unsplash.jpg)
Sirih Gading atau Pothos adalah tanaman merambat populer yang dikenal karena kemampuannya beradaptasi dengan baik di berbagai kondisi cahaya, termasuk cahaya rendah. Tanaman ini memiliki daun berbentuk hati yang indah dengan corak hijau, kuning, atau putih, menjadikannya pilihan menarik untuk digantung atau merambat di apartemen.Â
Tanaman ini mampu menghilangkan zat beracun seperti formaldehida, xilena, dan benzena dari lingkungan. Perawatan Sirih Gading relatif mudah; tanaman ini menyukai tanah yang lembap namun tidak tergenang air, sehingga penyiraman dilakukan saat tanah terasa kering. Meskipun dapat hidup tanpa disiram dalam waktu singkat, penyiraman tetap diperlukan.
Meskipun Sirih Gading toleran terhadap cahaya redup, beberapa jenis dengan variegata mungkin akan kehilangan coraknya dan menjadi lebih hijau jika kekurangan cahaya. Hindari menempatkannya di ruangan yang terlalu gelap karena dapat mengganggu pertumbuhan dan kesehatannya. Perlu diingat bahwa tanaman ini beracun bagi hewan peliharaan.
Advertisement
Peace Lily (Spathiphyllum)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4772101/original/037083500_1710397187-beautiful-blooming-white-flowers-spathiphyllum.jpg)
Peace Lily atau Lili Perdamaian adalah tanaman indoor populer berkat daun hijaunya yang cantik dan bunga putihnya yang elegan. Tanaman ini dikenal karena kemampuannya mentolerir kondisi buruk dan dapat tumbuh subur bahkan tanpa sinar matahari yang cukup. Peace Lily juga termasuk dalam daftar tanaman pembersih udara terbaik.
Tanaman ini efektif menyerap racun seperti benzena, formaldehida, dan karbon monoksida, menjadikannya pilihan sehat untuk apartemen. Perawatan Peace Lily tergolong minim, tanaman ini lebih toleran terhadap kekurangan air daripada penyiraman berlebihan. Siram ketika tanah terasa kering saat disentuh, dan pastikan pot memiliki drainase yang baik.
Peace Lily menyukai cahaya tidak langsung dan bayangan, sehingga ideal diletakkan di dalam ruangan. Jika terlalu banyak mendapat sinar matahari, daunnya bisa menguning dan muncul garis-garis cokelat. Tanaman ini juga menyukai kelembapan tinggi, sekitar 50-60%, yang dapat dijaga dengan menyemprotkan air ke daunnya.
Spider Plant (Chlorophytum comosum)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1032576/original/057184200_1445831430-nas_spider_plant.jpg)
Spider Plant atau Lili Paris adalah tanaman hias klasik yang serbaguna dan mudah dirawat, menjadikannya favorit bagi banyak pecinta tanaman. Tanaman ini memiliki daun panjang melengkung dengan garis putih atau hijau, dan sering ditanam sebagai tanaman gantung. Spider Plant dikenal karena kemampuannya meningkatkan kualitas udara dalam ruangan dan ramah bagi hewan peliharaan.
Perawatan Spider Plant cukup mudah, tanaman ini menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan kelembapan sedang. Penyiraman dilakukan secara teratur agar tanah tidak mengering, namun hindari genangan air yang dapat menyebabkan akar membusuk. Tanaman ini dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi cahaya, meskipun lebih cocok di tempat teduh dengan sinar matahari tidak langsung.
Meskipun Spider Plant dapat bertahan dalam kondisi cahaya kurang ideal, termasuk cahaya buatan, pertumbuhan maksimalnya bisa terganggu jika terkena sinar matahari langsung terlalu banyak. Daunnya cenderung mudah terbakar sinar matahari langsung, jadi hindari menempatkannya di bawah terik matahari.Â
Advertisement
Aglaonema (Chinese Evergreen)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3310960/original/016068800_1606719059-david-clode-fhY3lp3KCx4-unsplash.jpg)
Aglaonema atau Chinese Evergreen adalah tanaman hias yang sangat populer dan mudah tumbuh, dikenal karena pola daunnya yang cantik dan beragam. Daunnya bervariasi mulai dari hijau gelap dengan corak merah muda, perak, atau kuning, menjadikannya elemen dekoratif menawan untuk apartemen. Aglaonema sangat toleran terhadap kondisi pencahayaan rendah hingga sedang.
Perawatan Aglaonema relatif mudah, bahkan direkomendasikan untuk pemula karena sifatnya yang kuat dan tahan kekeringan. Tanaman ini membutuhkan kelembapan yang cukup, sehingga perlu disiram secara teratur, namun hindari penyiraman berlebihan agar tanah tidak terlalu lembap dan akar tidak membusuk. Aglaonema juga dikenal mampu menyesuaikan diri di ruangan ber-AC.
Tanaman ini dapat membantu menyaring udara dari polutan seperti formaldehida dan benzena, berkontribusi pada kualitas udara yang lebih baik di dalam ruangan. Aglaonema tidak akan tumbuh cepat bila disimpan pada tempat yang minim cahaya, sehingga sangat cocok untuk ruangan sempit. Namun, perlu diingat bahwa tanaman ini beracun, baik bagi manusia maupun hewan.
Tanaman Doa (Calathea/Maranta leuconeura)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5389186/original/099332400_1761190561-Maranta_leuconeura3__1_.jpg)
Tanaman Doa atau Calathea/Maranta leuconeura adalah tanaman hias tropis yang terkenal karena daunnya unik dan indah, dengan corak mencolok. Nama "Tanaman Doa" disematkan karena daunnya akan bergerak menguncup pada malam hari dan kembali terbuka pada siang hari, menyerupai gerakan berdoa. Tanaman ini sangat cocok untuk menambah sentuhan keindahan di apartemen dengan cahaya minim.
Tanaman Doa tumbuh subur dalam cahaya tidak langsung yang rendah hingga sedang. Penting untuk tidak meletakkannya di bawah sinar matahari langsung karena dapat menyebabkan daunnya terbakar atau hangus. Tanaman ini menyukai kelembapan tinggi, sehingga penyemprotan air secara teratur atau penempatan di area lembap sangat dianjurkan.
Â
Advertisement
FAQ
- Apa saja 7 tanaman yang bisa hidup dengan cahaya minim? Lidah Mertua, ZZ Plant, Sirih Gading, Peace Lily, Spider Plant, Aglaonema, dan Tanaman Doa adalah beberapa pilihan terbaik.
- Mengapa tanaman ini cocok untuk apartemen? Tanaman ini toleran terhadap kondisi cahaya rendah dan umumnya mudah dirawat, ideal untuk ruang terbatas.
- Bisakah tanaman ini membersihkan udara? Ya, banyak dari tanaman ini, seperti Lidah Mertua dan Peace Lily, dikenal memiliki kemampuan memurnikan udara.
- Apakah tanaman minim cahaya aman untuk hewan peliharaan? Beberapa aman seperti Spider Plant dan Tanaman Doa, namun beberapa lainnya seperti Lidah Mertua, Sirih Gading, dan Aglaonema beracun bagi hewan peliharaan.
-
Apakah tanaman yang minim cahaya perlu disiram setiap hari? Tidak, beberapa tanaman seperti Lidah Mertua dan ZZ Plant hanya perlu disiram setiap minggu sekali atau dua kali seminggu.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5289113/original/068981100_1753021974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5362018/original/093026900_1758807963-annie-spratt-uz92LQEQioA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290414/original/058282700_1783480422-ko2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290474/original/094848300_1783482268-063_2285093246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490249/original/064386300_1624409252-000_9CW8AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261531/original/014538900_1671056110-000_333W8C7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535217/original/018346300_1773960601-FIFA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287274/original/048570500_1783206951-pra3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290577/original/095320800_1783486243-Iw236zrC996XwuBj3604Q5PHZaiC8c0jxhc6Pnx4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291416/original/079780000_1783559938-44e87c23-2a7a-4d77-83ce-ccfff72c720b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290965/original/097201800_1783500233-54ad177e-9b71-47c9-aa81-ab0bcd553953.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291035/original/006212400_1783502441-hl2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289489/original/067820100_1783406531-Sentuhan_Kayu_dan_Pucuk_Merah_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290777/original/080587700_1783495172-ChatGPT_Image_Jul_8__2026__02_18_14_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290644/original/079810900_1783488766-Sirih_Gading_Cepat_Merambat_Memenuhi_Dinding_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290403/original/018961400_1783479246-6e3aa014-d370-4bfc-a832-a09aba1fd422.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289695/original/007481100_1783412841-monstera.jpeg)