Cara Memperbanyak Tanaman Monstera agar Cepat Berakar dan Tumbuh Subur, Cocok untuk Pemula

Panduan cara memperbanyak tanaman monstera melalui stek batang, cangkok udara, pembagian rumpun, dan biji. Kunci keberhasilan ada pada node dan perawatan

Diterbitkan 07 Juli 2026, 20:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara memperbanyak tanaman monstera menjadi salah satu informasi yang paling banyak dicari para pencinta tanaman hias. Monstera dikenal memiliki daun besar dengan belahan unik sehingga mampu menghadirkan nuansa tropis yang elegan di dalam rumah. Kabar baiknya, tanaman ini termasuk mudah diperbanyak jika dilakukan dengan teknik yang tepat.

Tidak sedikit pemilik monstera yang ingin memperbanyak koleksinya tanpa harus membeli tanaman baru. Selain lebih hemat, hasil perbanyakan juga memiliki karakter yang sama dengan tanaman induknya sehingga kualitas daun dan pertumbuhannya tetap terjaga.

Berdasarkan panduan dari University of Minnesota Extension serta The Spruce, monstera dapat diperbanyak melalui stek batang, stek air, cangkok udara (air layering), hingga pembagian rumpun. Namun, seluruh metode tersebut memiliki satu syarat penting, yaitu setiap potongan harus memiliki node atau buku batang. Berikut ulasan Liputan6.com, Selasa (7/7/2026).

Mengenal Pentingnya Node pada Monstera

Sebelum membahas cara memperbanyak tanaman monstera, penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan node. Node merupakan bagian batang tempat daun dan calon tunas baru tumbuh. Di area inilah terdapat jaringan yang mampu menghasilkan akar maupun tunas baru.

University of Minnesota Extension menjelaskan bahwa potongan batang yang hanya berisi daun tanpa node tidak akan mampu menghasilkan tanaman baru. Daun memang dapat tetap terlihat segar selama beberapa waktu, tetapi akhirnya akan membusuk karena tidak memiliki titik pertumbuhan.

Karena itu, langkah pertama yang harus dilakukan sebelum memotong batang monstera adalah memastikan terdapat minimal satu node yang sehat. Bila memungkinkan, pilih batang yang juga memiliki akar udara (aerial root) karena dapat mempercepat pembentukan akar baru.

Waktu Terbaik Memperbanyak Monstera

Menurut The Spruce, musim semi hingga musim panas merupakan waktu terbaik untuk memperbanyak monstera. Pada periode tersebut tanaman sedang aktif tumbuh sehingga pembentukan akar berlangsung lebih cepat.

Meski demikian, stek tetap dapat dilakukan sepanjang tahun apabila tanaman berada di dalam ruangan dengan suhu hangat dan pencahayaan cukup. University of Minnesota Extension bahkan menyebutkan stek dapat diambil kapan saja, hanya saja pada musim hujan atau musim dengan intensitas cahaya rendah sebaiknya diberikan pencahayaan tambahan selama dua hingga tiga jam setiap hari.

Cara Memperbanyak Tanaman Monstera dengan Stek Batang

Metode stek batang menjadi teknik yang paling banyak direkomendasikan karena mudah dilakukan dan memiliki tingkat keberhasilan tinggi.

Langkah pertama adalah memilih batang yang sehat dengan satu node, sedikitnya dua helai daun, serta akar udara apabila tersedia. Gunakan gunting tanaman yang tajam dan telah disterilkan untuk mengurangi risiko infeksi.

Potong batang sekitar 2 hingga 5 sentimeter di bawah node. Selanjutnya, siapkan media tanam yang memiliki drainase baik. University of Minnesota Extension menyebutkan beberapa media yang cocok antara lain perlit, campuran media tanam, LECA (Lightweight Expanded Clay Aggregate), maupun air.

Bila ingin mempercepat pertumbuhan akar, bagian node dapat diberi hormon perangsang akar (auxin). Walaupun monstera tetap dapat berakar tanpa hormon tersebut, penggunaan auxin terbukti membantu pembentukan akar menjadi lebih cepat dan lebih banyak.

Masukkan stek ke dalam media hingga node tertutup. Pastikan media tetap lembap, tetapi tidak terlalu basah karena kondisi yang terlalu lembap dapat menyebabkan akar membusuk.

Cara Memperbanyak Tanaman Monstera dalam Air

Selain menggunakan media tanam, cara memperbanyak tanaman monstera juga dapat dilakukan dengan media air.

Metode ini banyak dipilih karena perkembangan akar dapat diamati secara langsung. Caranya cukup sederhana, yakni memasukkan potongan batang yang memiliki node ke dalam wadah berisi air bersih hingga node dan akar udara terendam seluruhnya.

The Spruce menyarankan menggunakan air yang bersih dan menggantinya setiap beberapa hari atau ketika mulai keruh. Pergantian air secara rutin membantu mencegah pertumbuhan bakteri maupun jamur penyebab pembusukan.

Dalam kondisi ideal, akar mulai muncul setelah dua hingga empat minggu. Setelah panjang akar mencapai sekitar 7 hingga 10 sentimeter atau sekitar 3 hingga 4 inci, stek sebaiknya segera dipindahkan ke media tanam agar akar berkembang lebih kuat.

Memperbanyak Monstera dengan Air Layering

Air layering atau cangkok udara merupakan metode yang relatif aman karena calon tanaman baru tetap memperoleh nutrisi dari tanaman induk selama proses pembentukan akar.

Menurut The Spruce, teknik ini dimulai dengan memilih batang yang memiliki node. Setelah itu buat sayatan kecil sekitar sepertiga bagian batang tepat di bawah node.

Lumut sphagnum yang telah dibasahi kemudian dililitkan mengelilingi area sayatan dan dibungkus menggunakan plastik bening. Kedua ujung plastik diikat agar kelembapan tetap terjaga.

Selama beberapa minggu berikutnya, lumut perlu dijaga agar tidak mengering. Akar baru akan mulai tumbuh di dalam lumut dan terlihat melalui plastik bening. Setelah akar memiliki panjang sekitar 2 hingga 3 sentimeter, batang dapat dipotong dari induknya lalu ditanam ke pot baru.

Memilih Media Tanam yang Tepat

Media tanam menjadi faktor penting dalam keberhasilan perbanyakan monstera.

University of Minnesota Extension merekomendasikan beberapa pilihan media berikut:

  • Perlit, karena mampu menjaga kelembapan sekaligus menyediakan oksigen bagi akar.
  • Media tanam siap pakai (potting mix) yang memiliki drainase baik.
  • LECA, yaitu butiran tanah liat ringan yang mampu mengurangi risiko akar busuk dan dapat digunakan kembali.
  • Air, yang memudahkan pengamatan perkembangan akar meskipun akar hasil media air umumnya lebih lemah dibandingkan media padat.

Apabila menggunakan media tanah, pastikan kondisinya tetap lembap tetapi tidak tergenang air.

Perawatan Setelah Stek Berhasil Berakar

Keberhasilan cara memperbanyak tanaman monstera tidak hanya ditentukan saat proses penyetekan, tetapi juga selama masa perawatan.

University of Minnesota Extension menjelaskan bahwa pada satu hingga dua minggu pertama media harus dijaga tetap lembap. Setelah itu, penyiraman dilakukan ketika bagian atas media mulai mengering.

Letakkan tanaman di tempat yang terang dengan cahaya tidak langsung. Hindari sinar matahari langsung karena dapat membuat stek kehilangan banyak air sebelum akarnya berkembang sempurna.

Dalam kondisi ideal, akar mulai terbentuk dalam dua hingga empat minggu. Namun, pembentukan daun baru biasanya membutuhkan waktu dua hingga tiga bulan karena tanaman lebih dahulu memfokuskan energi untuk pertumbuhan akar.

Kapan Stek Dipindahkan ke Pot Baru?

Setelah akar tumbuh sehat dan mulai muncul tunas maupun daun baru, monstera siap dipindahkan ke pot yang lebih besar.

University of Minnesota Extension menyarankan memilih pot yang diameternya sekitar 5 sentimeter lebih besar dibandingkan pot sebelumnya. Pot juga harus memiliki lubang drainase agar air tidak menggenang.

Beberapa tanda tanaman perlu dipindahkan ke pot baru antara lain:

  • akar mulai keluar dari lubang bawah pot;
  • media tanam cepat mengering dalam waktu kurang dari satu hari;
  • tanaman tampak berhenti tumbuh;
  • akar memenuhi seluruh isi pot sehingga tanaman mudah roboh.

Pemindahan pot sebaiknya dilakukan pada akhir musim dingin hingga awal musim semi atau ketika tanaman mulai menunjukkan pertumbuhan aktif.

Tips agar Cara Memperbanyak Tanaman Monstera Berhasil

Agar tingkat keberhasilan semakin tinggi, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Selalu gunakan alat potong yang bersih dan tajam.
  • Pastikan setiap stek memiliki minimal satu node.
  • Pilih batang yang sehat dan bebas penyakit.
  • Gunakan media dengan drainase baik.
  • Hindari penyiraman berlebihan.
  • Tempatkan stek di lokasi hangat dengan cahaya terang tidak langsung.
  • Bersabar menunggu pertumbuhan daun baru karena prosesnya bisa mencapai dua hingga tiga bulan.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, peluang memperoleh tanaman monstera baru yang sehat akan jauh lebih besar.

Tanya Jawab Seputar Monstera

1. Apakah daun monstera tanpa node bisa ditanam?

Tidak. Daun tanpa node tidak memiliki titik tumbuh sehingga tidak dapat menghasilkan akar maupun tunas baru.

2. Berapa lama stek monstera mulai berakar?

Dalam kondisi ideal, akar mulai terbentuk sekitar 2–4 minggu. Daun baru biasanya muncul setelah 2–3 bulan.

3. Mana yang lebih baik, stek air atau stek tanah?

Stek tanah umumnya menghasilkan sistem perakaran yang lebih kuat. Namun, stek air memudahkan pengamatan perkembangan akar sehingga cocok bagi pemula.

4. Apakah hormon akar wajib digunakan?

Tidak wajib. Monstera tetap dapat berakar tanpa hormon, tetapi hormon akar seperti auxin dapat membantu mempercepat pembentukan akar.

5. Kapan monstera hasil stek dipindahkan ke pot yang lebih besar?

Tanaman dapat dipindahkan setelah memiliki akar yang sehat dan mulai mengeluarkan daun baru atau ketika akar mulai memenuhi pot.

Sumber Rujukan

  • University of Minnesota Extension. Monstera deliciosa. https://extension.umn.edu
  • The Spruce. How to Propagate Monstera Deliciosa in 5 Easy Steps. https://www.thespruce.com

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6