Liputan6.com, Jakarta - Belgia datang ke Seattle dengan satu tujuan, melanjutkan perjalanan menuju gelar juara dunia. Ambisi itu terwujud setelah tim asuhan Rudi Garcia memupus mimpi Amerika Serikat melalui kemenangan tanpa ampun 4-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Bagi Amerika Serikat, pertandingan ini menjadi penutup perjalanan sebagai tuan rumah terakhir yang masih bertahan di turnamen. Kanada dan Meksiko lebih dahulu tersingkir, lalu giliran The Stars and Stripes harus menerima kenyataan pahit di hadapan pendukung sendiri.
Belgia tampil tenang sejak menit-menit awal dan mampu menjaga kendali permainan hingga peluit panjang berbunyi. Hasil itu mengantarkan mereka ke perempat final untuk menghadapi Spanyol pada 10 Juli di Los Angeles Stadium.
Amerika Sempat Menemukan Secercah Harapan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289265/original/012509900_1783396450-balogun.jpg)
Kepercayaan diri Belgia mulai terlihat sejak peluang pertama berhasil memaksa Matt Freese bekerja keras di bawah mistar gawang. Tekanan yang terus dibangun akhirnya berbuah gol ketika Charles De Ketelaere membuka keunggulan pada menit kesembilan.
Amerika Serikat sempat menemukan secercah harapan melalui tendangan bebas Malik Tillman yang berubah arah dan mengecoh Thibaut Courtois. Stadion bergemuruh sesaat, tetapi kegembiraan itu tidak bertahan lama.
Hanya berselang 116 detik, Belgia kembali mengambil alih keadaan melalui sundulan De Ketelaere setelah menerima umpan matang dari Leandro Trossard. Gol kedua itu membuat momentum kembali berpihak kepada wakil Eropa tersebut.
Memasuki babak kedua, kesalahan di lini belakang Amerika Serikat menjadi titik balik yang sulit diperbaiki. Hans Vanaken memanfaatkan situasi itu untuk memperlebar keunggulan, sementara Romelu Lukaku melengkapi pesta gol Belgia.
Saat Belgia Melangkah, Amerika Serikat Belajar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289370/original/055592900_1783402351-belgia.jpg)
Kekalahan ini bukan sekadar akhir dari sebuah pertandingan bagi Amerika Serikat. Hasil tersebut juga menutup perjalanan tuan rumah di Piala Dunia 2026 setelah harapan yang sempat tumbuh perlahan menghilang.
Mauricio Pochettino tidak menutupi kekecewaannya seusai laga. Ia berkata, "Sangat berat sejak awal. Kami mengucapkan selamat kepada Belgia, mereka memang lebih baik daripada kami. Ini bukan hari kami. Kami harus belajar, mengevaluasi pertandingan, dan memahami mengapa kami tidak tampil seperti pada laga-laga sebelumnya di Piala Dunia."
Di sisi lain, Belgia memperlihatkan perpaduan efektivitas, ketenangan, dan pengalaman yang membuat mereka layak melangkah lebih jauh. Tantangan berikutnya telah menanti dalam duel melawan Spanyol, tetapi kemenangan atas Amerika Serikat menjadi bukti bahwa Belgia masih pantas diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat di Piala Dunia 2026.
Sumber: FIFA
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289290/original/023754000_1783397828-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T111624.224.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5143694/original/079839900_1740549746-WAWANCARA_PRESIDEN_KE-6_SBY_ANG__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289611/original/039931600_1783410397-Belgium_s_Hans_Vanaken.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411622/original/023534200_1479705881-Belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289279/original/026350400_1783397376-063_2282982710.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289611/original/039931600_1783410397-Belgium_s_Hans_Vanaken.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264183/original/033782000_1782097869-063_2282689980-Timnas_Mesir_vs_Selandia_Baru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8624685/original/076624500_1782618194-000_B8K274B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289170/original/048335500_1783394486-063_2284674341.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289160/original/045856400_1783393532-063_2284950784.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289056/original/097559000_1783389885-063_2284969451.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709339/original/015500500_1782788430-neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929771/original/004907300_1782959836-bos3.jpg)