Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah menjadikan Kota Batam sebagai salah satu daerah percontohan pengembangan program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Koperasi Desa Merah Putih yang terintegrasi dengan Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini diproyeksikan menjadi model nasional dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus mempercepat penurunan angka kemiskinan di kawasan pesisir.
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf mengatakan keberhasilan Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
"Kampung Nelayan Merah Putih ini harus bekerja sama dengan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dengan koperasi, pendapatan nelayan diharapkan terus meningkat," kata Didit saat peluncuran Program Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan Masyarakat Pesisir di Rempang, Selasa (7/6/2026).
Advertisement
Menurutnya, Batam dipilih karena telah memiliki tiga Kampung Nelayan Merah Putih yang berada di Sembulang, Sekanak Raya dan Kasu. Kawasan tersebut dinilai memiliki ekosistem yang siap dikembangkan sebagai model pemberdayaan ekonomi nelayan berbasis koperasi.
Pemerintah mengklaim model Kampung Nelayan Merah Putih yang dibangun sejak 2023 berhasil meningkatkan pendapatan nelayan sekitar 47 persen.
Hasil tangkapan yang sebelumnya hanya dipasarkan secara lokal kini telah dikirim ke Surabaya, Bali, Bitung, bahkan menembus pasar ekspor. Keberhasilan itu akan direplikasi secara nasional melalui pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih sepanjang tahun ini.
Seluruhnya akan diintegrasikan dengan koperasi, pendamping, penyuluhdan pengawas agar manfaat ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat. Sementara itu Kepala Badan Pengushaan (BP) penuntasan kiskinan (Taskin) Iwan Sumule, menegaskan Batam menjadi contoh penting bagaimana kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah dapat mempercepat pengentasan kemiskinan.
"Kita membutuhkan konsistensi penurunan angka kemiskinan sekitar satu persen setiap tahun agar target kemiskinan nasional pada 2029 bisa mencapai 4 hingga 4,5 persen. Program seperti ini harus dikerjakan secara kolaboratif," ujar Iwan saat peluncuran Program Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan Masyarakat Pesisir di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Batam.
Ia menarget dalam program berkelanjutan ini diharapkan dapat menurukan angka kemiskinan setiap tahun sebesar satu persen.
"Program ini efektifnya tahun 2026, walaupun digagas dari pemerintahan sebelumnya tahun 2025," Ujar Iwan.
Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebut angka kemiskinan di Batam telah turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen, atau berkurang 1,04 persen.
"Program Kampung Nelayan Merah Putih sangat selaras dengan upaya pemerintah daerah menurunkan kemiskinan. Yang paling membahagiakan bagi kami adalah ketika negara benar-benar hadir dan masyarakat bisa keluar dari kemiskinan," kata Amsakar.
Melalui pengembangan Koperasi Nelayan Merah Putih di Batam, pemerintah berharap daerah ini menjadi pilot project nasional yang dapat direplikasi di berbagai wilayah pesisir Indonesia dalam membangun ekonomi nelayan yang lebih mandiri sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696736/original/013814600_1778574800-cek_fakta_cpns_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289290/original/023754000_1783397828-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T111624.224.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290161/original/022041300_1783429311-1000910070.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289269/original/089484000_1783396770-000_B9C94LX.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289662/original/002196700_1783411861-Portugal_s_Bruno_Fernandes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289279/original/026350400_1783397376-063_2282982710.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289611/original/039931600_1783410397-Belgium_s_Hans_Vanaken.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264183/original/033782000_1782097869-063_2282689980-Timnas_Mesir_vs_Selandia_Baru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8624685/original/076624500_1782618194-000_B8K274B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289170/original/048335500_1783394486-063_2284674341.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289160/original/045856400_1783393532-063_2284950784.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289056/original/097559000_1783389885-063_2284969451.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261130/original/021934100_1781683856-1000857162.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570024/original/021831800_1777476486-dd45f2a2-220f-45fb-8923-ab0c5a0faf67.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471358/original/047077700_1782374485-email-attachment_2026_06_25_ajang-nurdin_polisi-bongkar-peran-ayah-dan-ibu-tiri-dalam-kasus-penganiayaan-bocah-9-tahun-di-batam_1000879781.jpg)