7 Cara Membuat Sirih Gading Cepat Merambat Memenuhi Dinding Rumah dengan Rimbun dan Sehat

Pelajari 7 cara membuat sirih gading cepat merambat memenuhi dinding rumah agar tumbuh rimbun, sehat, dan mempercantik tampilan hunian.

Diterbitkan 08 Juli 2026, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sirih Gading, atau Pothos, merupakan salah satu tanaman hias favorit karena memiliki daun berbentuk hati dengan warna hijau berpadu corak kuning atau putih yang menarik. Tanaman ini terkenal mudah dirawat, mampu beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan, serta cocok dijadikan penghias dinding rumah, pagar, pergola, hingga taman vertikal. Ketika dirawat dengan baik, sulurnya dapat tumbuh panjang dan menciptakan kesan rumah yang lebih sejuk serta alami.

Meski dikenal sebagai tanaman yang tidak rewel, pertumbuhan sirih gading tidak selalu cepat. Ada kalanya tanaman hanya menghasilkan beberapa helai daun baru tanpa memperpanjang sulurnya. Kondisi tersebut umumnya dipengaruhi oleh pencahayaan yang kurang, media tanam yang miskin nutrisi, kelembapan yang tidak sesuai, hingga minimnya perawatan rutin.

Agar sirih gading cepat merambat memenuhi dinding rumah, diperlukan kombinasi antara lingkungan tumbuh yang ideal, pemberian nutrisi yang tepat, serta teknik perawatan yang benar. Lantas bagaimana saja cara membuat sirih gading cepat merambat memenuhi dinding rumah dengan rimbun dan sehat? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (8/7/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Letakkan di Area yang Mendapat Cahaya Terang Tidak Langsung

Sirih gading membutuhkan cahaya yang cukup untuk menghasilkan energi melalui proses fotosintesis. Namun, tanaman ini lebih menyukai cahaya terang yang tidak mengenai daun secara langsung dalam waktu lama. Paparan sinar matahari yang terlalu terik dapat menyebabkan daun menguning, terbakar, bahkan kehilangan corak alaminya.

Tempatkan tanaman di dekat teras, balkon, jendela, atau dinding yang memperoleh cahaya pagi dan teduh pada siang hari. Posisi seperti ini mampu merangsang pertumbuhan batang dan daun tanpa membuat tanaman mengalami stres akibat panas berlebihan.

Jika ditanam di luar ruangan, pertimbangkan penggunaan paranet atau lokasi yang terlindung oleh kanopi, pohon, maupun atap transparan. Dengan intensitas cahaya yang tepat, sirih gading akan menghasilkan sulur yang lebih panjang sehingga lebih cepat memenuhi permukaan dinding.

2. Gunakan Media Tanam yang Gembur dan Kaya Bahan Organik

Media tanam menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan akar. Sirih gading membutuhkan media yang mampu menyimpan kelembapan sekaligus memiliki drainase yang baik agar akar tidak mudah membusuk.

Campuran tanah taman, kompos atau pupuk kandang matang, sekam bakar, serta cocopeat dapat menjadi pilihan media tanam yang ideal. Komposisi tersebut membuat akar memperoleh cukup udara, air, dan unsur hara sehingga pertumbuhan tanaman berlangsung lebih optimal.

Media tanam yang subur juga membantu akar berkembang lebih luas. Semakin sehat sistem perakaran, semakin besar kemampuan tanaman menyerap air dan nutrisi yang dibutuhkan untuk menghasilkan batang baru serta sulur yang cepat memanjang.

3. Pasang Penyangga agar Sulur Mudah Merambat

Secara alami, sirih gading merupakan tanaman pemanjat. Di habitat aslinya, tanaman ini memanfaatkan batang pohon sebagai tempat merambat. Oleh karena itu, menyediakan media rambat akan membantu mengarahkan pertumbuhannya.

Anda dapat menggunakan kawat ram, jaring tanaman, tali nilon, bambu, kisi-kisi kayu, atau moss pole sebagai penyangga. Ikat sulur secara longgar menggunakan tali rafia atau klip tanaman agar batang tidak terluka saat tumbuh.

Ketika sulur berhasil menempel pada media rambat, tanaman cenderung menghasilkan ruas yang lebih panjang dan daun yang lebih besar. Selain mempercepat pertumbuhan vertikal, tampilan tanaman juga menjadi lebih rapi dan estetik.

4. Siram Secara Teratur Tanpa Membuat Media Terlalu Basah

Penyiraman merupakan salah satu kunci menjaga kesehatan sirih gading. Tanaman ini menyukai media yang lembap, tetapi tidak tergenang air. Kelebihan air justru dapat menyebabkan akar kekurangan oksigen dan akhirnya membusuk.

Sebaiknya siram tanaman ketika lapisan atas media mulai terasa kering. Frekuensi penyiraman dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca. Pada musim kemarau biasanya diperlukan penyiraman lebih sering dibandingkan saat musim hujan.

Selain memperhatikan jumlah air, gunakan air bersih dengan suhu normal. Penyiraman yang konsisten membantu menjaga metabolisme tanaman sehingga pertumbuhan daun dan sulur berlangsung lebih stabil sepanjang tahun.

5. Berikan Pupuk Secara Berkala

Untuk menghasilkan daun yang lebat dan sulur yang panjang, sirih gading memerlukan tambahan unsur hara. Nutrisi seperti nitrogen berperan penting dalam pembentukan daun, sedangkan fosfor dan kalium membantu memperkuat akar serta batang.

Pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang matang dapat diberikan setiap satu hingga dua bulan. Jika menggunakan pupuk NPK, berikan dalam dosis ringan sesuai petunjuk agar tidak menyebabkan akar mengalami kelebihan garam mineral.

Pemupukan yang dilakukan secara rutin membuat tanaman memiliki cadangan nutrisi yang cukup untuk membentuk tunas baru. Dengan demikian, pertumbuhan tanaman menjadi lebih cepat dan tampilannya semakin hijau serta rimbun.

6. Lakukan Pemangkasan untuk Merangsang Percabangan

Banyak orang mengira pemangkasan akan menghambat pertumbuhan tanaman. Padahal, memangkas ujung batang yang terlalu panjang justru dapat merangsang munculnya tunas baru pada ruas di bawahnya.

Gunakan gunting tanaman yang bersih dan tajam untuk memotong bagian batang yang terlalu panjang atau kurang produktif. Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada tanaman yang sudah cukup sehat agar proses pemulihan berlangsung cepat.

Semakin banyak percabangan yang terbentuk, semakin lebat pula tampilan sirih gading. Selain itu, hasil potongan batang juga dapat dimanfaatkan sebagai stek untuk memperbanyak tanaman sehingga area dinding lebih cepat tertutup tanaman hijau.

7. Jaga Kebersihan Daun dan Kendalikan Hama Sejak Dini

Daun yang tertutup debu akan mengalami penurunan kemampuan menyerap cahaya untuk fotosintesis. Akibatnya, pertumbuhan tanaman menjadi lebih lambat dan warna daun tampak kusam.

Bersihkan permukaan daun secara berkala menggunakan kain lembut yang dibasahi air. Pemeriksaan rutin juga penting dilakukan untuk mendeteksi keberadaan kutu putih, kutu daun, tungau, atau hama lain yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

Jika ditemukan hama dalam jumlah sedikit, bersihkan secara manual atau semprot menggunakan larutan sabun khusus tanaman maupun pestisida nabati sesuai kebutuhan. Tanaman yang sehat, bersih, dan bebas gangguan hama akan lebih optimal dalam menghasilkan sulur panjang sehingga dinding rumah cepat tertutup oleh rimbunnya sirih gading.

Pertanyaan Seputar Cara Membuat Sirih Gading Cepat Merambat Memenuhi Dinding Rumah

1. Berapa lama sirih gading bisa merambat memenuhi dinding rumah?

Waktu yang dibutuhkan bergantung pada kondisi pertumbuhan dan perawatannya. Dengan pencahayaan yang cukup, media tanam subur, penyiraman teratur, serta pemupukan rutin, sirih gading dapat mulai memanjangkan sulur secara aktif dalam beberapa bulan. Untuk menutupi sebagian besar dinding, umumnya diperlukan waktu sekitar 6 bulan hingga lebih dari 1 tahun, tergantung ukuran area yang ingin ditutupi.

2. Apakah sirih gading bisa tumbuh di dinding yang tidak terkena sinar matahari langsung?

Bisa. Sirih gading termasuk tanaman yang menyukai cahaya terang tidak langsung. Tanaman ini tetap dapat tumbuh dengan baik di area teduh yang mendapat pencahayaan alami, seperti teras, balkon, atau dekat jendela. Namun, jika lokasinya terlalu gelap, pertumbuhannya cenderung lebih lambat dan jarak antar daun menjadi lebih renggang.

3. Media tanam seperti apa yang paling cocok untuk sirih gading?

Media tanam yang ideal adalah yang gembur, subur, dan memiliki drainase yang baik. Campuran tanah, kompos atau pupuk kandang matang, sekam bakar, serta cocopeat menjadi pilihan yang banyak digunakan karena mampu menjaga kelembapan sekaligus mencegah genangan air yang dapat menyebabkan akar membusuk.

4. Mengapa sirih gading tidak kunjung merambat meski daunnya tetap hijau?

Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya cahaya, minimnya nutrisi, tidak adanya media rambat, atau ukuran pot yang sudah terlalu sempit. Memperbaiki kondisi tersebut biasanya akan membantu merangsang pertumbuhan sulur agar lebih cepat memanjang.

5. Apakah sirih gading perlu diberi pupuk secara rutin?

Ya. Meskipun termasuk tanaman yang mudah dirawat, sirih gading tetap membutuhkan tambahan nutrisi agar pertumbuhannya optimal. Pupuk organik dapat diberikan setiap satu hingga dua bulan, sedangkan pupuk NPK bisa digunakan dalam dosis ringan sesuai petunjuk agar tanaman tumbuh lebih subur dan rimbun.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6