Liputan6.com, Jakarta - Talang air bekas yang tergeletak di gudang ternyata bisa berubah fungsi menjadi kebun. Banyak warga di perkotaan mulai mempraktikkan cara membuat kebun vertikal dari talang air bekas karena lahan tanam di rumah mereka terbatas. Barang yang tadinya dibuang kini menjadi tempat tumbuh sayur dan tanaman hias.
Metode ini menarik perhatian karena tidak membutuhkan biaya besar. Talang bekas cukup dipotong, dilubangi, lalu digantung di dinding atau pagar rumah. Dalam waktu singkat, dinding kosong berubah menjadi barisan tanaman hijau yang tertata rapi dari lantai hingga atap.
Proses pembuatannya tergolong singkat dan bisa dikerjakan sendiri di rumah. Artikel ini akan membahas cara membuat kebun vertikal dari talang air bekas secara bertahap, mulai dari persiapan bahan, pemasangan, hingga pemilihan tanaman yang cocok untuk ditanam di media talang tersebut, dilansir dari berbagai sumber, Rabu (8/7/2026).
Advertisement
1. Siapkan Talang Air Bekas dan Peralatan Pendukung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290742/original/090628100_1783493853-48db800e-bb15-4cd0-92da-c7e5cc539a1d.jpg)
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengumpulkan talang air bekas dalam jumlah yang cukup, sesuai luas dinding yang akan dipakai. Selain talang, siapkan gergaji besi, bor, tali kawat, dan cat pelapis anti karat. Semua alat ini biasanya sudah tersedia di rumah atau bisa dipinjam dari tetangga.
Periksa kondisi talang sebelum digunakan. Talang yang masih utuh tanpa retak akan lebih tahan menampung tanah dan air siraman dalam jangka panjang. Jika ada bagian yang berlubang akibat karat, potong bagian tersebut atau tutup dengan lem khusus logam agar air tidak merembes ke dinding rumah.
Advertisement
2. Potong dan Bersihkan Talang Sesuai Ukuran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290743/original/099970600_1783493853-8e127d46-1195-4d13-b883-d09e99c2d138.jpg)
Setelah bahan terkumpul, potong talang menjadi beberapa bagian dengan panjang sekitar 50 hingga 100 sentimeter. Ukuran ini memudahkan proses pemasangan sekaligus mempermudah perawatan tanaman nantinya. Gunakan gergaji besi agar potongan rapi dan tidak melukai tangan saat proses pengerjaan berlangsung.
Cuci talang dengan sabun dan sikat untuk menghilangkan sisa oli, debu, atau kotoran yang menempel. Setelah kering, lapisi permukaan luar dengan cat anti karat. Langkah ini penting supaya talang tidak cepat keropos akibat paparan air dan sinar matahari secara terus-menerus.
3. Buat Lubang Drainase pada Talang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290744/original/003494100_1783493854-2f688cba-8efa-4081-9db7-f2dd55305700.jpg)
Setiap potongan talang perlu dilubangi bagian bawahnya menggunakan bor kecil. Lubang ini berfungsi sebagai jalan keluar air siraman yang berlebih agar akar tanaman tidak terendam dan membusuk. Jarak antar lubang bisa dibuat sekitar 10 sentimeter agar air mengalir merata ke seluruh bagian talang.
Selain lubang drainase, buat juga lubang kecil di kedua ujung talang untuk memasang tali atau kawat penggantung. Pastikan posisi lubang sejajar supaya talang tergantung lurus dan tidak miring saat sudah diisi tanah serta tanaman.
Advertisement
4. Pasang Rangka Penyangga di Dinding atau Pagar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290745/original/007446000_1783493854-c1fd770e-3c69-4ee5-9808-14422c9f96c0.jpg)
Rangka penyangga berfungsi menahan beban talang yang sudah terisi tanah dan tanaman. Gunakan kayu reng, pipa besi, atau rak besi bekas sebagai kerangka utama. Pasang rangka ini menempel pada dinding atau pagar dengan jarak antar tingkat sekitar 30 sentimeter agar tanaman mendapat ruang tumbuh yang cukup.
Setelah rangka terpasang kuat, gantung talang satu per satu menggunakan tali atau kawat yang sudah disiapkan. Susun dari tingkat bawah ke atas agar proses pemasangan lebih mudah dikontrol. Periksa kembali kekuatan ikatan sebelum talang diisi media tanam.
5. Isi Media Tanam dan Mulai Menanam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290746/original/012564800_1783493854-2c1f5183-a434-42ae-b0eb-0d0d9075a86a.jpg)
Campurkan tanah, sekam, dan pupuk kompos dengan perbandingan yang seimbang sebagai media tanam. Masukkan campuran ini ke setiap talang hingga terisi sekitar tiga perempat bagian. Media yang gembur akan membantu akar tanaman menyerap air dan nutrisi dengan baik.
Setelah media siap, mulai tanam bibit atau benih sesuai jenis tanaman yang dipilih. Beri jarak antar tanaman agar tidak berebut ruang tumbuh saat mulai membesar. Siram secukupnya setelah proses tanam selesai agar tanah menyatu dengan akar bibit yang baru ditanam.
Advertisement
Daftar Tanaman yang Cocok untuk Kebun Vertikal Talang
Tidak semua tanaman cocok ditanam di media talang karena keterbatasan ruang dan kedalaman tanah. Berikut beberapa jenis tanaman yang bisa tumbuh baik di kebun vertikal berbahan talang air bekas, mulai dari sayuran harian hingga tanaman hias untuk mempercantik dinding rumah.
- Selada: akar pendek dan masa panen singkat, cocok untuk talang berukuran kecil.
- Bayam: tumbuh cepat dan tidak membutuhkan kedalaman tanah yang banyak.
- Kangkung: tahan terhadap penyiraman rutin dan cocok untuk pemula.
- Sawi: bisa dipanen dalam waktu tiga hingga empat minggu.
- Cabai rawit: cocok untuk talang di area yang terkena sinar matahari langsung.
- Tomat ceri: batang tidak terlalu tinggi sehingga tetap kuat di media talang.
- Daun bawang: akar dangkal dan bisa dipanen berulang kali dari batang yang sama.
- Seledri: tumbuh baik di media gembur dan bisa dipanen bertahap sesuai kebutuhan dapur.
- Terong: cocok ditanam di talang bagian bawah karena membutuhkan media tanam lebih dalam.
- Kemangi: tahan terhadap penyiraman harian dan cepat bertunas kembali setelah dipetik.
- Bunga petunia: menambah warna pada dinding kebun vertikal.
- Bunga marigold: membantu mengusir serangga di sekitar tanaman sayur.
- Sirih gading: tahan di tempat teduh dan cocok untuk talang bagian bawah.
- Lidah mertua: tidak membutuhkan penyiraman sering dan cocok untuk pemula.
- Suplir: cocok ditempatkan di talang bagian yang tidak terkena sinar matahari langsung.
Pertanyaan Seputar Kebun Vertikal dari Talang Air Bekas
1. Apakah talang air bekas aman digunakan untuk menanam sayuran?
Talang aman digunakan asalkan dibersihkan terlebih dahulu dari sisa oli, karat, atau bahan kimia. Lapisan cat anti karat juga membantu mencegah kontaminasi logam ke media tanam.
2. Berapa lama proses pembuatan kebun vertikal dari talang bekas?
Proses pembuatan bisa selesai dalam satu hingga dua hari, tergantung jumlah talang dan luas dinding yang akan dipasang rangka penyangga.
3. Apakah kebun vertikal talang membutuhkan perawatan khusus?
Perawatan yang dibutuhkan sama seperti berkebun pada umumnya, yaitu penyiraman rutin, pemberian pupuk, dan pengecekan lubang drainase secara berkala.
4. Bisakah kebun vertikal talang dipasang di balkon apartemen?
Bisa, asalkan rangka penyangga terpasang kuat dan beban talang tidak melebihi kapasitas dinding atau pagar balkon yang digunakan.
5. Tanaman apa yang paling mudah tumbuh untuk pemula?
Kangkung dan bayam menjadi pilihan yang umum dipakai pemula karena masa tanam singkat dan tidak membutuhkan perawatan rumit.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4146753/original/028527300_1662354830-cek_fakta_sepeda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290480/original/063078400_1783482944-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-08T105431.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696736/original/013814600_1778574800-cek_fakta_cpns_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290741/original/086710000_1783493853-02ffb993-0c0e-4099-ab1c-c505a014c30c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290534/original/015072300_1783484497-Switzerland_goalkeeper_Gregor_Kobel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290498/original/086362400_1783483404-Egypt_s_Mohamed_Salah__10__and_Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290385/original/086691300_1783478548-Egypt_s_Mostafa_Zico__11__and_Egypt_s_Haissem_Hassan__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290384/original/064848900_1783478396-Argentina_s_Lionel_Messi_celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8306243/original/097675000_1782171964-000_B7XN2AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312895/original/060240200_1782180154-000_B7XU3W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259229/original/005106400_1781492480-AP26165671114272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288987/original/029872300_1783373948-000_B9FD7P2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290285/original/019592500_1783448923-AP26188662265039.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290283/original/065124300_1783447708-063_2285092809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290793/original/058554700_1783495438-hl1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290869/original/041878300_1783497218-77d99df8-8e42-4c89-8676-eed86e53c003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4940763/original/078857600_1725937260-Ilustrasi_ngobrol__bicara__komunikasi__menyapa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290657/original/083569000_1783489891-c9f4dcae-3fd6-4015-99dd-55d4a4825ae0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2893092/original/098771900_1566815355-mite-2151688_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290644/original/079810900_1783488766-Sirih_Gading_Cepat_Merambat_Memenuhi_Dinding_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4589360/original/016391200_1695725396-pexels-keira-burton-6147143.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289209/original/099936100_1783395717-s0pgDvNNyXrfz8tjSqTCm2LdYYpeSJRrNFlue9dG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290684/original/099065900_1783490589-f9fafd5b-377e-42f1-890a-fb84a639ee18.jpg)