Liputan6.com, Jakarta - Cara menghilangkan tungau bisa diterapkan penghuni rumah saat anggota keluarga mulai mengalami bersin berulang atau gatal tanpa sebab yang jelas saat berada di dalam kamar tidur. Organisme berukuran mikroskopis ini hidup subur di area yang hangat dan lembap, terutama pada permukaan kain yang sering bersentuhan langsung dengan kulit manusia. Keberadaan makhluk ini sering kali tidak disadari hingga gejala gangguan kesehatan muncul secara berturut-turut pada tubuh manusia.
Penumpukan sel kulit mati manusia menjadi sumber makanan utama yang membuat organisme ini berkembang biak dengan cepat di atas kasur, sofa, maupun karpet. Ruangan yang terlihat rapi secara kasat mata belum menjamin sepenuhnya terbebas dari ancaman pelepasan kotoran mikroskopis yang memicu reaksi sensitif pada saluran pernapasan. Oleh karena itu, area dalam rumah perlu dilakukan pembersihkan secara rutin agar para penghuninya bisa terhindar dari paparannya.
Simak langkah pencegahan berikut untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan dalam jangka panjang, dihadirkan Liputan6, Selasa (8/7).
Advertisement
1. Mencuci Perlengkapan Tidur Menggunakan Air Panas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5280238/original/025329700_1752217843-Depositphotos_136319154_L.jpg)
Kasur dan bantal merupakan tempat utama berkumpulnya mikroorganisme karena suhu hangat yang dihasilkan oleh tubuh manusia saat tidur. Merendam seprai, sarung bantal, dan selimut dalam air bersuhu minimal 60 derajat Celsius sebelum proses pencucian biasa efektif menghentikan siklus hidup organisme tersebut. Suhu tinggi ini bekerja langsung menghancurkan protein pemicu reaksi tubuh serta mematikan sisa telur yang melekat pada serat kain.
Proses pencucian dengan air panas ini perlu diterapkan secara rutin setidaknya satu kali dalam seminggu untuk memutus rantai perkembangbiakan. Selesai dicuci, seluruh perlengkapan tidur harus dikeringkan secara sempurna di bawah terik matahari langsung atau menggunakan mesin pengering bersuhu tinggi. Pastikan tidak ada bagian kain yang tersisa dalam keadaan lembap sebelum dipasang kembali ke atas tempat tidur.
Langkah ini menjadi dasar utama dalam menjaga kebersihan kamar tidur yang sering dilewatkan oleh pemilik rumah karena keterbatasan waktu. Kebiasaan mencuci dengan air biasa hanya akan membersihkan debu kasar yang terlihat tanpa mematikan organisme mikroskopis yang bersembunyi di dalam serat. Pemilihan waktu pencucian yang teratur menjaga kualitas udara kamar tetap segar sepanjang hari.
Advertisement
2. Memanfaatkan Alat Pengisap Debu Berfilter HEPA
Penggunaan alat pengisap debu biasa sering kali justru menerbangkan kembali partikel kecil ke udara ruangan sehingga memperburuk kondisi lingkungan. Alat yang dilengkapi dengan teknologi filter High-Efficiency Particulate Air atau HEPA mampu menangkap partikel halus hingga ukuran terkecil di dalam sela perabot. Saringan khusus ini mengunci kotoran di dalam tabung penyimpanan sehingga tidak keluar lagi melalui saluran pembuangan udara mesin.
Pembersihan menggunakan alat ini harus difokuskan pada permukaan kasur, karpet, sofa kain, serta sudut-sudut tirai jendela tempat debu menumpuk. Gerakkan ujung alat pengisap secara perlahan dan berulang agar daya sedot mesin dapat menjangkau bagian dalam serat kain yang tebal. Lakukan proses ini minimal dua kali dalam seminggu untuk hasil kebersihan yang maksimal pada area ruang tamu.
Melalui metode penyerapan yang kuat ini, sumber makanan mikroorganisme yang menempel pada karpet dapat diangkat secara bertahap. Pastikan untuk membersihkan tabung penampung dan mencuci filter alat secara berkala di luar ruangan setelah proses pembersihan selesai dilakukan. Hal ini mencegah penumpukan kotoran di dalam mesin yang dapat menurunkan daya saring alat pada penggunaan berikutnya.
3. Menjemur Kasur dan Bantal Bawah Sinar Matahari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499549/original/064848300_1770789397-Gunakan_Sihir_Baking_Soda_dan_Penjemuran_Matahari.jpg)
Sinar matahari langsung memiliki kandungan alami yang mampu mengurangi kelembapan tinggi di dalam material busa maupun kapuk tempat tidur. Mengeluarkan kasur, bantal, serta guling ke area terbuka pada siang hari menjadi metode tradisional yang terbukti efektif menekan populasi organisme. Proses penjemuran ini sebaiknya dibarengi dengan memukul permukaan perlengkapan tidur menggunakan pemukul rotan agar kotoran di dalam keluar.
Paparan panas matahari yang menyengat akan membuat bagian dalam kasur menjadi kering sehingga organisme tidak dapat bertahan hidup lama. Balikkan posisi kasur setiap dua jam sekali agar seluruh permukaan mendapatkan intensitas panas yang merata dari ujung ke ujung. Langkah ini juga berguna untuk menghilangkan bau apek yang timbul akibat keringat yang menempel selama malam hari.
Penerapan cara ini dapat dilakukan minimal satu bulan sekali atau saat cuaca sedang cerah guna menjaga kondisi bagian dalam perabot. Ketiadaan air atau kelembapan di dalam serat material busa akan menghentikan aktivitas reproduksi makhluk mikroskopis tersebut secara alami. Rumah yang bersih berawal dari kepedulian menjaga kondisi perabot utama tetap kering.
Advertisement
4. Memasang Pelindung Kasur Khusus Anti-Alergen
Penggunaan sarung pelindung kasur atau mattress protector yang kedap mikroorganisme menjadi penghalang fisik yang sangat efektif di dalam kamar. Pelindung ini membungkus seluruh bagian kasur secara rapat menggunakan ritsleting khusus sehingga organisme di dalam tidak dapat keluar ke permukaan. Sebaliknya, sel kulit mati dari tubuh manusia juga tidak dapat masuk ke dalam serat kasur untuk menjadi makanan.
Memilih pelindung dengan pori-pori kain yang sangat rapat akan memberikan perlindungan ganda tanpa mengurangi kenyamanan saat tubuh beristirahat di atasnya. Lapisan tambahan ini sangat mudah dilepas dan dicuci secara berkala bersamaan dengan jadwal penggantian seprai mingguan rumah Anda. Investasi perabot ini membantu memperpanjang usia pakai kasur sekaligus menjaga kesehatan sistem pernapasan keluarga.
Dengan memasang pelindung ini, risiko kontak langsung antara kulit tubuh dengan kotoran mikroskopis dapat dikurangi secara signifikan setiap malam. Lapisan ini juga menahan tumpahan cairan agar tidak langsung meresap ke dalam busa kasur yang memicu tumbuhnya jamur. Kamar tidur menjadi tempat yang jauh lebih aman untuk beristirahat dengan tenang.
5. Menjaga Tingkat Kelembapan Ruangan Tetap Rendah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4523072/original/043715400_1690963267-shutterstock_2030981519.jpg)
Tingkat kelembapan udara yang tinggi merupakan kondisi lingkungan yang paling disukai oleh organisme mikroskopis untuk berkembang biak secara cepat. Pemilik rumah dapat menggunakan alat pengatur kelembapan udara atau dehumidifier di dalam kamar untuk menjaga kadar air tetap di bawah lima puluh persen. Kondisi udara yang kering akan membuat organisme mengalami dehidrasi alami hingga akhirnya populasinya berkurang dengan sendirinya.
Selain menggunakan alat khusus, sirkulasi udara di dalam rumah harus diatur dengan membuka jendela kamar lebar-lebar setiap pagi hari. Biarkan udara segar masuk menggantikan udara lembap yang terperangkap di dalam ruangan sepanjang malam akibat penggunaan penyejuk udara berlebih. Pertukaran udara yang lancar membawa dampak positif bagi kesegaran seluruh ruangan tempat tinggal.
Hindari pula kebiasaan menjemur pakaian basah atau handuk setengah kering di dalam ruangan karena hal tersebut memicu peningkatan uap air. Pastikan area kamar mandi yang berada di dalam kamar tidur memiliki saluran pembuangan udara yang berfungsi dengan baik menuju luar. Ruangan dengan udara yang seimbang meminimalkan risiko munculnya sarang penyakit.
Advertisement
6. Mengurangi Penggunaan Karpet pada Lantai Rumah
Karpet berbahan tebal atau berbulu panjang merupakan tempat penampungan debu dan kotoran terbesar yang ada di dalam sebuah bangunan rumah. Sela-sela serat karpet menangkap rontokan rambut serta sel kulit mati manusia dengan sangat mudah saat kaki melangkah di atasnya. Kondisi ini menjadikan lantai berkarpet sebagai area yang sangat potensial bagi pertumbuhan mikroorganisme dalam jumlah besar.
Meminimalkan penggunaan karpet kain dan menggantinya dengan lantai kayu, keramik, atau vinil menjadi keputusan bijak untuk kesehatan keluarga. Lantai tanpa penutup kain jauh lebih mudah dibersihkan setiap hari menggunakan sapu dan kain pel basah secara menyeluruh. Ruang tamu akan terasa lebih luas sekaligus bersih dari partikel berbahaya yang melayang di udara.
Jika tetap ingin menggunakan karpet sebagai dekorasi ruang, pilihlah jenis karpet anyaman tipis yang dapat dicuci langsung ke dalam mesin. Pastikan proses pembersihan karpet tersebut dilakukan secara rutin tanpa menunggu permukaan kain terlihat kotor oleh pandangan mata. Kebersihan lantai menentukan kenyamanan gerak seluruh penghuni rumah.
7. Membersihkan Permukaan Perabot dengan Kain Basah
Menyapu atau mengelap permukaan meja dan lemari dengan kemoceng biasa sering kali hanya memindahkan debu ke tempat lain di sekitarnya. Partikel halus yang terbang akan melayang di udara ruangan sebelum akhirnya jatuh kembali ke atas permukaan tempat tidur atau sofa. Metode yang benar adalah menggunakan kain berbahan mikrofiber yang telah dibasahi dengan air bersih untuk mengangkat kotoran.
Kain lembap bekerja mengikat butiran debu secara langsung pada permukaan kain sehingga partikel tidak bertebaran ke area sekitar ruangan. Lap seluruh permukaan perabot mulai dari bagian atas hingga ke bagian bawah secara searah agar pembersihan berjalan merata. Bilas kain pengelap secara berulang dalam wadah air terpisah agar kotoran yang terangkat tidak menempel kembali.
Langkah pembersihan perabot ini sebaiknya dilakukan setiap dua hari sekali guna mencegah penumpukan lapisan debu yang tebal di ruangan. Kebiasaan mengelap dengan kain basah ini juga efektif menjaga kebersihan interior rumah dari sisa kotoran serangga kecil lainnya. Rumah yang bersih memberikan rasa tenang bagi setiap anggota keluarga yang menempatinya.
Advertisement
8. Meminimalkan Keberadaan Barang Berbahan Kain
Boneka kain, bantal hias yang berlebihan, serta tirai jendela berlapis-lapis merupakan contoh benda yang mudah menangkap partikel debu ruangan. Semakin banyak perabot berbahan kain yang diletakkan di dalam kamar, semakin besar pula ruang bagi organisme untuk bersarang secara tersembunyi. Membatasi jumlah dekorasi kain menjadi langkah praktis untuk mengendalikan kebersihan lingkungan tempat tinggal.
Simpan boneka anak di dalam lemari tertutup setelah selesai digunakan bermain agar tidak terpapar debu ruangan sepanjang hari. Gantilah tirai kain yang tebal dengan tirai gulung berbahan kayu atau plastik yang lebih mudah dibersihkan hanya dengan dilap. Kamar tidur yang minimalis memberikan ruang gerak udara yang lebih bersih dan sehat untuk pernapasan.
Pengurangan barang-barang yang tidak terlalu penting ini juga meringankan beban pekerjaan membersihkan rumah secara berkala setiap akhir pekan. Fokuskan penataan ruangan pada perabot utama yang fungsional dan mudah dirawat kebersihannya setiap saat oleh seluruh penghuni. Ruangan yang rapi mencerminkan gaya hidup yang sehat.
9. Menggunakan Penyejuk Udara dengan Fitur Penyaring
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4570021/original/035037600_1694333074-image003.jpg)
Penyejuk udara atau AC yang menyala sepanjang malam dapat menjadi sarana penyebaran debu jika bagian filter dalamnya jarang dibersihkan pemilik. Pilihlah perangkat pendingin ruang yang memiliki fitur penyaringan udara tingkat tinggi untuk membantu menangkap partikel halus di dalam kamar. Komponen filter ini bekerja menyaring sirkulasi udara kamar secara terus-menerus selama mesin beroperasi mendinginkan ruangan.
Lakukan pembersihan saringan AC secara mandiri minimal dua minggu sekali dengan mencucinya di bawah air mengalir hingga bersih. Debu yang menempel pada saringan AC yang dibiarkan menumpuk akan menurunkan efisiensi kerja mesin dan mengotori udara keluar. Perawatan rutin ini memastikan udara yang dihirup selama tidur tetap terjaga kualitas kebersihannya.
Selain membersihkan filter secara mandiri, panggillah jasa teknisi resmi untuk melakukan servis besar setiap tiga bulan sekali secara konsisten. Pembersihan bagian evaporator AC secara menyeluruh mencegah tumbuhnya jamur dan bakteri di dalam saluran udara mesin pendingin. Udara kamar yang bersih membuat tidur malam menjadi lebih berkualitas dan menyehatkan.
Advertisement
10. Menjaga Kebersihan Hewan Peliharaan di Rumah
Hewan peliharaan seperti kucing atau anjing yang sering masuk ke dalam rumah membawa rontokan bulu dan serpihan kulit mati setiap hari. Serpihan tubuh hewan ini merupakan sumber makanan tambahan yang sangat disukai oleh organisme mikroskopis untuk berkembang biak di karpet. Oleh karena itu, area bermain hewan peliharaan harus mendapat perhatian kebersihan yang sama ketatnya dengan area tidur.
Mandikan hewan peliharaan secara teratur menggunakan sampo khusus dan sisir bulunya di luar ruangan untuk mengurangi rontokan di dalam rumah. Larang hewan peliharaan naik ke atas tempat tidur utama atau sofa kain yang sering digunakan oleh anggota keluarga berkumpul. Sediakan tempat tidur khusus bagi hewan yang mudah dicuci kain alasnya setiap minggu secara rutin.
Langkah pengendalian ini menjaga lantai dan perabot rumah tetap bersih dari kontaminasi zat pemicu alergi yang dibawa hewan. Pengisapan debu di area yang sering dilewati hewan peliharaan harus dilakukan lebih sering demi menjaga kenyamanan bersama di rumah. Kasih sayang kepada hewan harus sejalan dengan perhatian terhadap kebersihan tempat tinggal.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menghilangkan Tungau Debu
Apakah tungau debu bisa terlihat oleh mata telanjang?
Tidak, ukurannya sangat kecil dan transparan sehingga membutuhkan mikroskop untuk melihatnya.
Bagaimana tanda tubuh jika kasur banyak tungau?
Tanda umumnya adalah bersin di pagi hari, hidung tersumbat, mata berair, dan kulit gatal setelah bangun.
Berapa kali sebaiknya seprai dicuci untuk menghilangkan tungau?
Seprai dan sarung bantal sebaiknya dicuci menggunakan air panas minimal satu kali seminggu.
Apakah penjemuran kasur efektif mematikan tungau?
Ya, panas matahari mengurangi kelembapan kasur sehingga kondisinya kering dan membuat organisme mati.
Apakah penggunaan alat pengisap debu biasa sudah cukup?
Tidak cukup, disarankan menggunakan alat berfilter HEPA agar partikel mikro tidak keluar lagi ke udara.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4146753/original/028527300_1662354830-cek_fakta_sepeda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290480/original/063078400_1783482944-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-08T105431.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696736/original/013814600_1778574800-cek_fakta_cpns_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2893092/original/098771900_1566815355-mite-2151688_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290534/original/015072300_1783484497-Switzerland_goalkeeper_Gregor_Kobel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290498/original/086362400_1783483404-Egypt_s_Mohamed_Salah__10__and_Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290385/original/086691300_1783478548-Egypt_s_Mostafa_Zico__11__and_Egypt_s_Haissem_Hassan__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290384/original/064848900_1783478396-Argentina_s_Lionel_Messi_celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8306243/original/097675000_1782171964-000_B7XN2AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312895/original/060240200_1782180154-000_B7XU3W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259229/original/005106400_1781492480-AP26165671114272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288987/original/029872300_1783373948-000_B9FD7P2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290285/original/019592500_1783448923-AP26188662265039.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290283/original/065124300_1783447708-063_2285092809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4589360/original/016391200_1695725396-pexels-keira-burton-6147143.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8126329/original/039381300_1780977858-63d3dd8d-8d84-476b-900d-ee11a0c899e7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290615/original/087225000_1783487291-ChatGPT_Image_Jul_8__2026__12_03_30_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290570/original/057728000_1783486214-c16112e9-2aa5-424b-86a5-646fe1c9c92c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290629/original/052200500_1783487789-bacb1c05-d2be-49ae-8dc9-11a3593f4654.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522820/original/001963200_1772777168-2148700801.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290591/original/063879400_1783486383-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460912/original/047178900_1767326454-anak.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4631896/original/089632600_1698833268-alone-young-disabled-man-wheelchair-garden.jpg)