Liputan6.com, Jakarta - Mempercantik hunian memakai berbagai jenis tanaman hias telah menjadi pilihan banyak orang. Kehadiran dedaunan hijau maupun bunga berwarna cerah mampu menghadirkan suasana lebih segar pada halaman, teras, ataupun balkon. Di balik tampilannya, terdapat tanaman hias yang diam-diam menarik banyak serangga ke rumah, sehingga pemilik perlu memahami karakter tiap jenis sebelum menanamnya.
Kehadiran serangga sebenarnya tidak selalu membawa dampak buruk bagi taman. Beberapa jenis justru berperan sebagai penyerbuk alami agar tanaman tumbuh lebih produktif. Meski demikian, populasi berlebihan tetap berpotensi mengurangi kenyamanan penghuni. Oleh sebab itu, mengenali tanaman hias yang diam-diam menarik banyak serangga ke rumah bisa membantu menentukan lokasi penanaman secara lebih tepat.
Penataan taman memerlukan pertimbangan tidak hanya dari sisi estetika, tetapi juga pengaruhnya terhadap lingkungan sekitar. Pemilihan jenis tanaman, jarak penempatan, kondisi media tanam, hingga perawatan rutin memiliki peran penting demi menjaga keseimbangan ekosistem. Melalui pembahasan mengenai tanaman hias yang diam-diam menarik banyak serangga ke rumah, Anda juga bisa menciptakan taman indah tanpa mengabaikan kenyamanan area tempat tinggal.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (8/7/2026).
1. Mawar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549987/original/065404800_1775634545-unnamed__44_.jpg)
Mawar menjadi salah satu tanaman hias populer yang sering menarik perhatian berbagai jenis serangga berkat keindahan bunga, aroma harum, dan kandungan nektarnya. Bunga mawar dapat menjadi sumber makanan bagi lebah, kupu-kupu, semut, hingga kutu daun yang sering muncul pada bagian pucuk atau daun muda. Kehadiran serangga penyerbuk sebenarnya memiliki manfaat bagi lingkungan taman, tetapi keberadaan hama seperti kutu daun tetap perlu dikendalikan agar tidak menghambat pertumbuhan tanaman. Cara efektif mengatasinya adalah melakukan pemangkasan rutin pada bagian tanaman yang terserang, membersihkan daun gugur di sekitar area tanam, menyemprotkan larutan pestisida alami seperti campuran bawang putih atau sabun lembut, serta memastikan sirkulasi udara di sekitar tanaman tetap baik agar kondisi tidak terlalu lembap.
2. Melati
Melati dikenal sebagai tanaman hias yang memiliki aroma bunga sangat kuat dan harum, terutama ketika malam hari tiba. Wangi khas dari bunga melati mampu menarik berbagai jenis serangga seperti lebah, ngengat, serta serangga penyerbuk lainnya yang mencari sumber nektar. Meskipun sebagian serangga tersebut membantu proses penyerbukan, jumlah yang terlalu banyak dapat mengganggu kenyamanan apabila tanaman berada dekat area aktivitas keluarga. Cara efektif mengatasinya adalah menempatkan tanaman melati pada lokasi yang memiliki jarak cukup dari pintu masuk, jendela, atau area berkumpul. Selain itu, lakukan pemangkasan bunga yang telah layu secara berkala, jaga kebersihan lingkungan sekitar tanaman, dan hindari kondisi media tanam terlalu lembap agar tidak menjadi tempat berkembangnya serangga tambahan.
Advertisement
3. Kembang Sepatu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5538155/original/025656200_1774504588-Tanaman_Pagar_Hidup_yang_Dipercaya_Mendatangkan_Hoki_Kembang_Sepatu.jpg)
Kembang sepatu memiliki bunga berukuran besar, warna mencolok, dan kandungan nektar cukup melimpah sehingga sering menjadi tujuan berbagai serangga seperti kupu-kupu, lebah, semut, bahkan kutu putih. Tanaman ini memang menarik secara visual dan mampu mempercantik halaman rumah, tetapi perawatan yang kurang optimal dapat meningkatkan risiko munculnya hama. Kutu putih dan serangga pengganggu lainnya biasanya menyerang bagian daun, batang, maupun tunas muda sehingga dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Cara efektif mengatasinya adalah melakukan pemeriksaan tanaman secara rutin, membersihkan bagian yang terkena hama, menyemprotkan larutan minyak neem atau sabun insektisida alami, serta memberikan nutrisi yang cukup agar tanaman tetap kuat menghadapi serangan serangga.
4. Bougenville
Bougenville terkenal sebagai tanaman hias yang memiliki warna bunga sangat menarik sehingga mampu memikat perhatian serangga penyerbuk. Warna cerah pada bagian bunganya membuat lebah dan kupu-kupu mudah mendekat, terutama ketika tanaman sedang memasuki masa berbunga. Meskipun bougenville termasuk tanaman yang cukup tahan terhadap panas dan kondisi lingkungan kering, bagian tunas muda tetap rentan mengalami serangan kutu daun maupun ulat. Cara efektif mengatasinya adalah melakukan pengecekan rutin pada permukaan daun dan batang, memangkas bagian tanaman yang rusak, membersihkan area sekitar pot atau taman dari sisa daun, serta menggunakan larutan pestisida organik apabila jumlah hama mulai meningkat.
5. Bunga Matahari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5402186/original/022414200_1762239953-Bunga_Matahari.jpg)
Bunga matahari menjadi salah satu tanaman hias yang berfungsi sebagai magnet alami bagi berbagai serangga, terutama lebah, kupu-kupu, kumbang, dan serangga penyerbuk lainnya. Ukuran bunga yang besar, warna kuning cerah, serta kandungan serbuk sari dan nektar yang melimpah menjadi daya tarik utama bagi banyak serangga. Kehadiran serangga tersebut membantu menjaga proses penyerbukan, tetapi jumlah yang terlalu banyak dapat menjadi kurang nyaman apabila tanaman berada di dekat area rumah. Cara efektif mengatasinya adalah menanam bunga matahari pada area taman terbuka yang memiliki jarak aman dari pintu atau jendela, membersihkan bunga yang telah mengering, serta menjaga kondisi tanaman agar tetap sehat sehingga tidak mudah terserang hama tambahan.
6. Lavender
Lavender sering dikenal sebagai tanaman yang mampu membantu mengurangi keberadaan nyamuk berkat aroma khas dari minyak alaminya. Akan tetapi, bunga lavender justru sangat disukai oleh lebah dan kupu-kupu ketika tanaman sedang berbunga karena menghasilkan nektar yang menjadi sumber makanan bagi serangga penyerbuk. Kondisi tersebut membuat lavender tetap berpotensi menghadirkan serangga tertentu meskipun memiliki manfaat sebagai tanaman aromatik. Cara efektif mengatasinya adalah menempatkan lavender pada area terbuka seperti taman atau balkon, melakukan pemangkasan bunga yang sudah layu, menjaga media tanam tetap kering dan memiliki drainase baik, serta menghindari penempatan tanaman terlalu dekat dengan area makan atau ruang keluarga.
Advertisement
7. Anggrek
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782550/original/056924400_1782890779-ChatGPT_Image_Jul_1__2026__02_23_56_PM.jpg)
Anggrek merupakan tanaman hias bernilai estetika tinggi berkat bentuk bunga yang indah dan aroma khas pada beberapa jenis tertentu. Saat sedang berbunga lebat, tanaman ini dapat menarik lebah, semut, maupun serangga kecil lain yang tertarik terhadap aroma dan kondisi bunga. Selain serangga penyerbuk, beberapa hama juga dapat muncul apabila tanaman tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Cara efektif mengatasinya adalah menjaga kebersihan daun dan media tanam, menghindari penyiraman berlebihan, memastikan akar memperoleh sirkulasi udara cukup, serta segera membersihkan serangga kecil yang terlihat menempel pada bagian tanaman.
8. Krisan
Krisan menghasilkan bunga berwarna cerah yang mampu menarik perhatian kupu-kupu, lebah, dan berbagai serangga penyerbuk lain. Keindahan bunganya menjadikan krisan sebagai pilihan favorit untuk mempercantik taman maupun halaman rumah. Akan tetapi, kondisi media tanam yang terlalu lembap dapat meningkatkan risiko munculnya jamur, lalat kecil, dan serangga pengganggu lain yang dapat mengganggu kesehatan tanaman. Cara efektif mengatasinya adalah menggunakan media tanam yang memiliki drainase baik, mengatur frekuensi penyiraman sesuai kebutuhan, membersihkan daun yang membusuk, serta melakukan pengamatan rutin agar tanda-tanda serangan hama dapat ditangani sejak awal.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman Hias yang Diam-Diam Menarik Banyak SeranggaÂ
Mengapa tanaman hias bisa menarik serangga?
Tanaman hias dapat menarik serangga karena beberapa faktor, termasuk tanah yang lembap yang disukai agas jamur, aroma atau nektar manis yang menarik semut dan penyerbuk lain, serta kondisi tanaman yang lemah atau stres yang membuatnya lebih rentan terhadap serangan hama.
Tanaman hias apa saja yang sering mengundang hama?
Beberapa tanaman hias populer yang rentan mengundang hama antara lain mawar, peony, pakis, peace lily, lidah buaya, philodendron, sukulen, kaktus, tanaman sayuran indoor (seperti tomat dan cabai), aglonema, hoya, schefflera, ficus, pothos, dan pohon jeruk.
Bagaimana cara mendeteksi serangan serangga pada tanaman hias?
Tanda-tanda serangan serangga pada tanaman hias meliputi adanya residu lengket seperti 'honeydew' pada daun atau batang, kehadiran semut yang berkerumun, serta perubahan pada daun seperti menguning, mengeriting, layu, atau rontok. Pada kasus tungau laba-laba, bintik-bintik pada daun atau anyaman putih seperti kapas bisa terlihat.
Bagaimana cara mengusir serangga dari tanaman hias?
Untuk mengusir serangga, Anda bisa mengisolasi tanaman yang terinfeksi, menyemprotkan air bertekanan kuat, atau membersihkan daun secara rutin. Larutan sabun insektisida buatan sendiri, minyak nimba, atau larutan bawang putih/cabai juga efektif. Untuk agas jamur, biarkan tanah mengering dan gunakan perangkap cuka sari apel atau bakteri Bacillus thuringiensis israelensis.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5289113/original/068981100_1753021974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4146753/original/028527300_1662354830-cek_fakta_sepeda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290965/original/097201800_1783500233-54ad177e-9b71-47c9-aa81-ab0bcd553953.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490249/original/064386300_1624409252-000_9CW8AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261531/original/014538900_1671056110-000_333W8C7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535217/original/018346300_1773960601-FIFA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287274/original/048570500_1783206951-pra3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290534/original/015072300_1783484497-Switzerland_goalkeeper_Gregor_Kobel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290498/original/086362400_1783483404-Egypt_s_Mohamed_Salah__10__and_Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290385/original/086691300_1783478548-Egypt_s_Mostafa_Zico__11__and_Egypt_s_Haissem_Hassan__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290384/original/064848900_1783478396-Argentina_s_Lionel_Messi_celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8306243/original/097675000_1782171964-000_B7XN2AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312895/original/060240200_1782180154-000_B7XU3W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289489/original/067820100_1783406531-Sentuhan_Kayu_dan_Pucuk_Merah_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290777/original/080587700_1783495172-ChatGPT_Image_Jul_8__2026__02_18_14_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290644/original/079810900_1783488766-Sirih_Gading_Cepat_Merambat_Memenuhi_Dinding_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290403/original/018961400_1783479246-6e3aa014-d370-4bfc-a832-a09aba1fd422.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289695/original/007481100_1783412841-monstera.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289620/original/052753600_1783410583-Kombinasi_Tanaman_Hias_dalam_Pot_yang_Cocok_untuk_Teras_Sempit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289157/original/080576600_1783393424-b7a78b91-465e-4ed2-8f41-cc2167088b2c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289937/original/092073000_1783418716-Gemini_Generated_Image_ff6eg9ff6eg9ff6e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3516815/original/040125200_1626862298-pexels-photo-1302305.jpeg)