IHSG Dibuka Melesat 2,14 Persen, Seluruh Sektor Menghijau

Sempat tertekan pada perdagangan sebelumnya, IHSG berbalik menguat signifikan pada pembukaan Kamis (5/3/2026).

Diterbitkan 05 Maret 2026, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka perkasa pada perdagangan saham Kamis (5/3/2026). Pada perdagangan Rabu kemarin, IHSG anjlok dalam.

Mengutip data RTI, Kamis (5/3/2026), IHSG hari ini dibuka di angka 7.695,34 dari penutupan sebelumnya di level 7.577,83. Pada pukul 09.20 WIB, IHSG masih melanjutkan penguatan dengan naik 2,14% atau 163 poin ke posisi 7.740,95.

Indeks saham LQ45 juga menguat 206% ke posisi 788,47. Sebagian besar indeks saham acuan terpantau berada di zona hijau.

Pada perdagangan Kamis pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 7.765 dan terendah 8.681.

Sebanyak 573 saham menguat dan mendorong ihsg ke zona hijau. Sementara itu, 74 saham melemah dan 70 saham stagnan.

Total frekuensi perdagangan saham tercatat 401.060 kali dengan volume perdagangan mencapai 7,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sebesar Rp 3,9 triliun.

Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran Rp 16.867.

Dari sisi sektoral, seluruh sektor saham menghijau. Sektor cyclical mencatat penguatan terbesar dengan naik 5,01%, disusul sektor basic yang melambung 3,32%. Dilanjutkan oleh sektor industri yang menguat 3,24%.

IHSG Diprediksi Melemah

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Kamis, (5/3/2026). IHSG hari ini berpeluang ke 7.140-7.391. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melemah 4,57% ke posisi 7.577 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Akan tetapi, koreksi IHSG tertahan di area support krusial di 7.481.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, pihaknya memperkirkaan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau dari wave (2)  pada label merha.

“Hal tersebut berarti, perlu dicermati area 7.140-7.391 sebagai area koreksi berikutnya,” ujar Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.311,7.391 dan level resistance 7.934,8.154 pada perdagangan Kamis pekan ini.

Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 7.460-7.860.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), dan PT Timah Tbk (TINS).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Astra International Tbk (ASII) - Spec Buy

Saham ASII terkoreksi 1,99% ke 6.150 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Saat ini, posisi ASII diperkirakan berada pada bagian dari wave 2 dari wave (5) pada label hitam.

Spec Buy: 5.900-6.025

Target Price: 6.400, 6.700

Stoploss: below 5.725

 

2.PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) - Spec Buy

Saham BRIS terkoreksi 1,39% ke 2.130 dan masih didominasi oleh tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi BRIS saat ini berada pada bagian dari wave [b] pada label hitam atau wave 2 pada label merah,” kata dia.

Spec Buy: 2.050-2.110

Target Price: 2.220, 2.400

Stoploss: below 1.935

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.
    Investasi
  • Pembukaan IHSG
  • Prediksi IHSG