Liputan6.com, Jakarta - Russian House di Jakarta menggelar acara pengenalan tari tradisional Siberia bertajuk Siberian Pattern atau Motif Siberia pada Rabu (16/9/2026). Acara ini terbuka untuk publik dan mendapat antusiasme yang sangat luar biasa dari masyarakat Indonesia.
Tujuan dari acara ini adalah sebagai pengenalan tari tradisional Siberia sekaligus agar masyarakat Indonesia bisa melihat pengalaman dari budaya Rusia yang penuh warna lewat pertunjukan tari dan musik.
Sebagai pembuka, Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, berkata bahwa ia sangat senang karena pada kesempatan ini bersama audiens bisa menyaksikan penampilan dari grup tari ensambel Siberian Pattern.
Advertisement
"Ini adalah kesempatan yang jarang tapi saya sangat senang malam ini bisa berkesempatan untuk menyaksikan penampilan dari grup tari Rusia, Sibirskiye Uzory atau Siberian Pattern,"Â tuturnya pada Rabu (16/9/2026).
Dubes Rusia ini juga menyoroti tentang bagaimana kerja sama tidak hanya bisa dilakukan melalui politik dan ekonomi saja, tapi bisa lewat pertukaran budaya.
"Dari sini, saya memiliki kesempatan untuk bicara tentang strategi kemitraan dan kerja sama antara kedua negara ini. Namun, kerja sama yang ini lebih menyeluruh. Tidak hanya di bidang politik atau ekonomi, perdagangan atau investasi, tapi juga hubungan budaya," jelasnya.
Tolchenov menambahkan bahwa budaya memiliki kemampuan yang baik untuk mendekatkan hati dan jiwa satu sama lain. "Budaya menjadi jembatan antara negara-negara, bangsa-bangsa, dan rakyat kita," ungkap dia.
Ia juga berharap penampilan ini bisa menambah dan mempererat hubungan antara orang-orang Rusia dan Indonesia.
Sebagai penutup, Tolchenov senang jika setelah penampilan selesai, para audiens pulang dengan cinta di hatinya. "Dengan cinta bersama Rusia, orang-orang Rusia, serta tari dan musik Rusia."
Â
Tarian yang Dibawakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350554/original/012147300_1789621447-IMG_0826.jpg)
Para penari menampilkan enam tarian, yaitu Siberian Festive Dance memperlihatkan suasana perayaan khas Siberia, The Round Dance yang menceritakan tentang Rusia dalam bentuk gerakan, kemudian ada Ural Dance of Five yang penuh energi.
Berlanjut ke The Date, mengisahkan tentang perjumpaan seorang perempuan dan laki-laki. Lalu The Jumping Girl, penampilan solo menunjukkan kelincahan dan yang terakhir yaitu Kalinka, menampilkan salah satu lagu rakyat Rusia yang terkenal secara internasional, dibawakan oleh 22 orang yang penuh energi, warna, dan semangat.  Tarian-tarian ini diiringi dengan alunan musik yang meriah dan kostum-kostum tradisional yang indah.
Grup tari tradisional Sibirskiye Uzory atau Siberian Pattern adalah kelompok tari ensambel yang memiliki jumlah anggota lebih dari 170 orang mulai dari umur 3 sampai 22 tahun. Mereka tak hanya menampilkan tarian-tarian dari Rusia, tapi juga tari dari negara lain.
Salah satu penari yang hadir di acara ini, Sevya, bercerita bahwa mereka sudah mulai menari sejak mereka kecil sekitar umur 5 hingga 7 tahun.
"Kami sudah menari selama hidup kami," ujarnya.
Sevya juga berkata ini adalah kunjungan pertamanya ke Indonesia dan menyebut bahwa cuaca Indonesia terlalu hangat.
"Kami sangat senang berada di sini, tapi cuacanya terlalu hangat. Kami dari Siberia, biasanya di bulan September sudah turun salju."
Ia juga menambahkan mereka menikmati kunjungan mereka di Indonesia sekaligus keindahan dari Indonesia.
Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada audiens yang datang malam itu. "Kami merasakan perasaan emosional, bertemu dengan orang-orang baru, dan kami sangat berterima kasih untuk bantuan dan perhatian dari penonton."Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326673/original/065816300_1787032025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-18T124607.387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540003/original/047682600_1774673984-Klaim_nasaruddin_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350550/original/095587100_1789621405-IMG_0919.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133451/original/029203800_1780985455-AC71B8A2-01A6-456E-8CDA-FBE01AEEC42A.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365459/original/093580700_1541506163-040291100_1537702786-download_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349046/original/091829200_1789469505-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3949208/original/057842300_1646126265-AP22059389965805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349046/original/091829200_1789469505-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3949208/original/057842300_1646126265-AP22059389965805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6819587/original/013153000_1779608631-000_36Z9687.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292544/original/017588400_1783605639-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314374/original/059426500_1785744584-email-attachment_2026_08_03_ariefhakim-at-klyid_harga-pertamax-turun-ikut-harga-minyak-dunia-bahlil-pastikan-bbm-subsidi-tetap_1000396568.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347646/original/056730400_1789361833-Kereta_diserang_drone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5147244/original/044397400_1740964383-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347008/original/056078600_1789240633-Untitled.jpg)