IHSG 27 Februari 2026 Dibuka Anjlok Hampir 1%, Hanya 1 Sektor Menghijau

IHSG melemah 0,99% ke 8.161 pada awal perdagangan, 480 saham berada di zona merah.

Diterbitkan 27 Februari 2026, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung mengalami tekanan pada pembukaan perdagangan saham Jumat (27/2/2026). Hanya ada satu sektor yang berada di zona hijau. 

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka di angka 8.211,30 dari penutupan sebelumnya di level 8.235,26. Pada pukul 09.15 WIB, IHSG masih melemah 0,99% atau turun 78,62 poin ke posisi 8.161,64.

Indeks saham LQ45 juga melemah 1,22% ke posisi 828,43. Seluruh indeks saham acuan terpantau berada di zona merah.

Pada perdagangan Jumat pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 8.214,45 dan terendah 8.093,74.

Sebanyak 480 saham melemah dan membebani IHSG. Sementara itu, 127 saham menguat dan 121 saham stagnan.

Total frekuensi perdagangan saham tercatat 525.460 kali dengan volume perdagangan mencapai 10,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sebesar Rp4 triliun.

Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran Rp16.767.

Dari sisi sektoral, mayoritas sektor saham mengalami tekanan. Hanya satu sektor yang menguat, yakni sektor industri yang naik 1,99%.

Sektor transportasi mencatat pelemahan terbesar sebesar 2,11%, disusul sektor infrastruktur yang turun 1,51%. Selanjutnya, sektor energi melemah 1,14%.

IHSG Berpotensi Melesat

Laju IHSG berpotensi menguat pada perdagangan saham Jumat (27/2/2026). IHSG hari ini berpotensi naik ke 8.440-8.650. Bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melemah 1,04% ke posisi 8.235 dan disertai dengan munculnya tekanan jual pada perdagangan saham Kamis, 26 Februari 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, best case, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave © dari wave [x] sehingga IHSG masih berpeluang menguat ke 8.440-8.650.

"Waspadai akan adanya koreksi lanjutan ke rentang 8.081-8.149,” kata Herditya dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 8.025,7.861 dan level resistance 8.408,8.596 pada perdagangan saham Jumat pekan ini.

Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 8.200-8.330 pada perdagangan saham Jumat pekan ini.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Sentul City Tbk (BKS), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) - Buy on Weakness

Saham BBRI terkoreksi 0,50% ke 3.950 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Saat ini, kami memperkirakan posisi BBRI membentuk bagian dari wave iv dari wave (i) dari wave [iii],” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 3.870-3.930

Target Price: 4.000, 4.080

Stoploss: below 3.800

 

2.PT Sentul City Tbk (BKSL) - Buy on Weakness

Saham BKSL terkoreksi 6,29% ke 134 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun menembus MA200. “Kami perkirakan, posisi BKSL sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B),” kata Herditya.

Buy on Weakness: 121-133

Target Price: 148, 162

Stoploss: below 117

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • Pembukaan IHSG
  • Bursa saham
  • Saham Hari Ini