IHSG Sesi Pertama Parkir di 5.690

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergejolak pada sesi pertama perdagangan saham, Rabu, (1/7/2026).

Diterbitkan 01 Juli 2026, 13:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona hijau pada sesi pertama perdagangan saham, Rabu, (1/7/2026). Kenaikan IHSG sesi pertama usai rilis data inflasi Juni 2026 dan neraca perdagangan Indonesia.

Mengutip data RTI, IHSG melonjak 0,84% ke 5.690,58. Indeks LQ45 menguat 0,90% menjadi 558,11. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 5.728,22 dan level terendah 5.607,45. Sebanyak 362 saham menguat sehingga angkat IHSG. 249 saham melemah dan 165 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 891.379 kali dengan volume perdagangan saham 10,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.943.

Sektor saham bervariasi. Sektor saham basi naik 3,27%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi bertambah 1,75%, sektor saham consumer siklikal menguat 0,07%, sektor saham kesehatan naik 0,06% dan sektor saham infrastruktur menanjak 0,74%.

Sementara itu, sektor saham industri turun 0,13%, sektor saham consumer nonsiklikal melemah 0,39%, sektor saham keuangan terperosok 0,25%, sektor saham properti melemah 0,03%, sektor saham teknologi terpangkas 0,06%, dan sektor saham transportasi turun 0,70%.

Pada sesi pertama, saham INCO naik 7,04% menjadi Rp 4.410 per saham. Harga saham INCCO dibuka menguat 70 poin menjadi Rp 4.190 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 4.120 per saham. Saham INCO berada di level tertinggi Rp 4.450 dan terendah Rp 4.170 per saham. Total frekuensi perdagangan 7.160 kali dengan volume perdagangan saham 108.731 saham. Nilai transaksi Rp 47,2 miliar.

 

Gerak Saham

Harga saham IMPC melompat 0,36% menjadi Rp 1.385 per saham. Saham IMPC dibuka stagnan di Rp 1.380 per saham. Harga saham IMPC berada di level tertinggi Rp 1.440 dan terendah Rp 1.340 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.022 kali dengan volume perdagangan saham 59.140 saham. Nilai transaksi Rp 8,2 miliar.

Saham SIDO melemah 2,15% menjadi Rp 364 per saham. Harga saham SIDO dibuka stagnan di Rp 372 per saham. Saham SIDO berada di level tertinggi Rp 372 dan terendah Rp 364 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 1.812 kali dengan volume perdagangan saham 47.538 saham. Nilai transaksi Rp 1,7 miliar.

Harga saham BBNI melemah 1,58% menjadi Rp 3.110 per saham. Saham BBNI dibuka stagnan di Rp 3.160 per saham. Harga saham BBNI berada di level tertinggi Rp 3.180 dan terendah Rp 3.090 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 8.645 kali dengan volume perdagangan saham 314.477 saham. Nilai transaksi Rp 97,4 miliar.