Liputan6.com, Jakarta - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode 10 hingga 14 Agustus 2026 ditutup dengan kinerja yang bervariasi. Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penyesuaian tipis, nilai kapitalisasi pasar lantai bursa justru berhasil mencatatkan kenaikan.
Dalam sepekan terakhir, kapitalisasi pasar BEI menguat 0,28 persen mencapai Rp 11.243 triliun. Namun, kondisi ini diwarnai dengan koreksi tipis pada IHSG ke level 6.401,888 serta penurunan pada rata-rata nilai, volume, dan frekuensi transaksi harian.
Ditambah lagi, investor asing masih melanjutkan aksi jual bersih (net sell).
Advertisement
Mengutip data resmi BEI, Sabtu (15/8/2026), kapitalisasi pasar bursa mengalami peningkatan sebesar 0,28 persen. Angkanya naik menjadi Rp 11.243 triliun dari posisi pekan sebelumnya yang berada di angka Rp 11.212 triliun.
Di sisi lain, pergerakan IHSG sepekan mencatatkan perubahan tipis sebesar 0,12 persen. Indeks parkir di level 6.401,888, melandai dari posisi penutupan pekan lalu di level 6.409,654.
Â
Aktivitas Transaksi Harian Melambat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883223/original/030233500_1720093649-20240704-IHSG-ANG_5.jpg)
Sepanjang pekan 10—14 Agustus 2026, aktivitas perdagangan di BEI menunjukkan tren penurunan secara keseluruhan:
- Rata-Rata Nilai Transaksi Harian: Mengalami perubahan 1,07 persen menjadi Rp 15,21 triliun, turun dari Rp 15,38 triliun pada pekan sebelumnya.
- Rata-Rata Volume Transaksi Harian: Terkoreksi 14,86 persen menjadi 34,01 miliar lembar saham dari sebelumnya 39,95 miliar lembar saham.
- Rata-Rata Frekuensi Transaksi Harian: Menyusut 9,67 persen menjadi 2,09 juta kali transaksi dibandingkan 2,32 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Aksi Jual Investor Asing
Tekanan pada pasar saham juga datang dari pergerakan pemodal luar negeri. Investor asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp 1,034 triliun pada penutupan perdagangan akhir pekan.
Dengan tambahan angka tersebut, akumulasi aksi jual bersih (net sell) investor asing sepanjang tahun berjalan (year-to-date 2026) telah menyentuh angka Rp 72,873 triliun.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542212/original/065975700_1774936641-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523300/original/073953200_1772800710-IMG_0778.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8228972/original/000657200_1781089339-cek_fakta_-_bantuan_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2141080/original/044539900_1525361942-spbu_pertamina_palembang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303107/original/029463000_1754045559-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_16.22.16.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893146/original/099183700_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-3.jpg)