Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Selasa, (30/6/2026). IHSG hari ini akan menguji area 5.723-5.784. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG melanjutkan koreksi 1,28% ke 5.830, dan masih didominasi oleh tekanan jual pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026. Pergerakan IHSG pun masih berada di bawah moving average (MA) 20 harian.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv]. “Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.784. Adapun penguatan IHSG dalam jangka pendek kami perkirakan untuk menguji 5.837-5.845,” kata dia.
Advertisement
Herditya menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.784,5.594 dan level resistance 6.286,6.459 pada perdagangan Selasa pekan ini.
Sementara itu, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menuturkan, IHSG berpotensi menguat ke 5.850-5.870. Ia mengatakan, IHSG akan bergerak di level support 5.750-5.800 dan level resistance 5.850-5.870.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS), PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA).
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Rekomendasi Teknikal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3146516/original/009220300_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-4.jpg)
Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:
1.PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) - Buy on Weakness
Saham BRIS terkoreksi 1,45% ke 1.705 dan masih didominasi oleh tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi BRIS sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v] dari wave 5,” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 1.485-1.630
Target Price: 1.865, 1.980
Stoploss: below 1.455
2.PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) - Buy on Weakness
Saham IMPC menguat 0,36% ke 1.375 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi IMPC saat ini berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C) dari wave [A],” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 980-1.160
Target Price: 1.735, 2.200
Stoploss: below 905
3.PT Indika Energy Tbk (INDY) - Buy on Weakness
Saham INDY menguat 2,71% ke 1.895 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Herditya menuturkan, saat ini, posisi INDY berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C).
Buy on Weakness: 1.650-1.795
Target Price: 2.290, 2.690
Stoploss: below 1.560
4.PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) - Trading Buy
SUPA menguat 5,83% ke 545 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi SUPA sedang berada pada bagian dari awal wave (A),” kata Herditya.
Trading Buy: 520-540
Target Price: 610, 685
Stoploss: below 494
Advertisement
Penutupan IHSG pada 29 Juni 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487882/original/010180200_1769682060-5.jpg)
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tertekan hingga penutupan perdagangan saham, Senin, (29/6/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham memerah dan transaksi harian di bawah Rp 10 triliun.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun 1,28% menjadi 5.820,79. Indeks saham LQ45 merosot 1,84% menjadi 573. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.
Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 5.942,77 dan level terendah 5.800,28. Sebanyak 489 saham melemah sehingga bebani IHSG. 214 saham menguat dan 149 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.230.113 kali dengan volume perdagangan saham 15 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.840.
Mayoritas sektor saham tertekan kecuali sektor saham properti naik 0,71%. Sementara itu, sektor saham infrastruktur melemah 1,58%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham basic merosot 1,42%, sektor saham keuangan tergelincir 1,14%.
Selain itu, sektor saham energi turun 0,48%, sektor saham industri melemah 0,31%, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 0,75%, sektor saham consumer siklikal tergelincir 0,80%. Lalu sektor saham kesehatan merosot 0,37%, sektor saham teknologi susut 0,35%, sektor saham transportasi turun 0,90%.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182431/original/081278300_1744088912-20250408-Perdagangan_Saham-AFP_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112074/original/097506200_1659528504-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776135/original/014006000_1782843284-063_2284049459.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776134/original/059322300_1782843171-000_B8UA24W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3299157/original/094356500_1605660408-AP20322768020969.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710453/original/039368100_1782790641-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8728818/original/064949100_1782817026-Foto_Bersama.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4456496/original/027132500_1686115429-Waskita_Karya_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2408415/original/054935400_1542192174-Pasar-saham-Indonesia5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715476/original/043474700_1782806204-Ketua_Dewan_Komisioner_OJK__Friderica_Widyasari_Dewi-30_Juni_2026e.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715383/original/005748400_1782802853-IMG_5090.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487884/original/021638500_1769682066-7.jpg)