Komitmen Jaga Alam dengan Penanaman Puluhan Tanaman, Pulihkan Ruang Hijau Perkotaan

Komitmen mengenai alam yang bukan hanya sebagai sumber inspirasi, melainkan juga sesuatu yang perlu dijaga secara konsisten, dipulihkan bahkan dirayakan.

Diterbitkan 01 Mei 2026, 10:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Komitmen mengenai alam yang bukan hanya sebagai sumber inspirasi, melainkan juga sesuatu yang perlu dijaga secara konsisten, dipulihkan bahkan dirayakan dilakukan oleh The Body Shop.

Memasuki usia emas ke-50 tahun, The Body Shop mengusung tema global 'Empowered by Nature'. Perayaan 50 tahun ini juga menegaskan komitmen bahwa alam bukan hanya sumber inspirasi, tetapi juga sesuatu yang perlu dijaga, dipulihkan, dan dirayakan bersama.

"Komitmen ini diwujudkan melalui program Urban Biodiversity di Rumah Deret Tamansari (RDTS), Bandung, yang dijalankan bersama Yayasan Tunas Nusa dan Kelompok Tani Milenial RDTS," ujar Head of Marketing & Digital The Body Shop Indonesia Nimas Chrisensia, Jumat (1/5/2026).

Yakni, lanjut dia, melalui, pertama, penanaman 50 lebih jenis tanaman dan pohon untuk pemulihan ruang hijau perkotaan. Kedua, lanjut Nimas, pelibatan lebih dari 50 anak muda dan perempuan untuk memperkuat peran komunitas dalam menjaga lingkungan.

"Ketiga, pengembangan ekosistem hijau melalui rooftop garden, taman vertikal dan hutan pangan mikro," terang dia.

Nimas menjelaskan, inisiatif ini merupakan bagian dari upaya kolektif dalam mengatasi penurunan keanekaragaman hayati di kawasan urban, sekaligus berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas udara di wilayah metropolitan Bandung.

"Melalui semangat 'Empowered by Nature', kami ingin memperkuat kembali identitas kami yang tidak hanya menghadirkan produk dari alam, tetapi juga mengembalikan manfaat bagi alam serta membangun koneksi yang lebih erat dengan komunitas," papar Nimas.

 

Apresiasi bagi Semua

Menurut Nimas, The Body Shop Indonesia juga berkolaborasi dengan Padeloom untuk menghadirkan aktivitas wellness eksklusif pada 8 Mei yang dipandu oleh Kyra Nayda dan Putri Caya (Puchh) sebagai bagian rangkaian perayaan hari jadi.

Dia mengatakan, kegiatan ini mencakup friendly padel match dan sesi yoga sebagai ruang untuk kembali terhubung dengan diri di tengah dinamika kehidupan urban.

"Kami berharap perayaan ini menjadi momen refleksi dan juga sebagai apresiasi kepada para pelanggan setia kami yang turut menjadi bagian dari perjalanan membanggakan kami. Kepercayaan dari mereka menjadi fondasi penting bagi The Body Shop untuk terus berkembang dan tetap relevan hingga hari ini," kata Nimas.

"Di mana, kami dapat terus melayani masyarakat di Indonesia dengan 102 gerai yang tersebar di 44 kota. Kami akan terus menghadirkan inovasi serta memperkuat koneksi dengan pelanggan sehingga menciptakan dampak positif yang lebih luas hingga 50 tahun mendatang," sambung Nimas.

 

Gerakkan Perubahan Positif

Sementara itu, di sisi lain, memasuki usia emas ke-50 tahun, The Body Shop mempertegas kembali komitmennya yang percaya 'Beauty is a Force for Good'.

"Bagi The Body Shop, kecantikan bukan lagi sekadar penampilan, melainkan sebuah manifestasi kekuatan untuk menggerakkan perubahan positif bagi kelestarian alam dan masyarakat," ucap Nimas.

Dia menjelaskan, didirikan pada 1976 oleh Anita Roddick, The Body Shop dikenal sebagai pelopor kecantikan dengan misi menghadirkan produk yang terinspirasi dari alam sekaligus mendorong perubahan sosial.

"Di Indonesia, merek ini pertama kali dibawa pada tahun 1992 oleh Hutomo Mugi Santoso dan Suzy Hutomo, yang hingga kini terus melanjutkan visi menghadirkan bisnis yang berdampak positif," kata Nimas.

Dia mengatakan untuk menandai lima dekade perjalanan di industri kecantikan, The Body Shop Indonesia menghadirkan kembali Dewberry, fragrance ikonik era 90-an yang memiliki tempat spesial di hati pelanggan.

"Hal ini bukan sekadar menjadikan nostalgia, tetapi simbol bagaimana The Body Shop menjembatani warisan masa lalu dengan semangat baru yang lebih relevan bagi generasi saat ini," terang dia.

"Dewberry bukan hanya produk, tetapi bagian dari memori banyak pelanggan kami sejak tahun 90-an. Kami ingin menghadirkan kembali kedekatan emosional tersebut, sekaligus membawa energi baru bagi generasi sekarang," tutup Nimas.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6