Gelar Kongres, PAN Berniat Jadi Contoh bagi Partai Lain

Banyak pihak khawatir, pemilihan ketum PAN nanti bakal bernasib sama dengan Partai Golkar dan PPP yang kini punya 2 kubu.

Diterbitkan 28 Januari 2015, 20:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PAN bakal menggelar perhelatan akbar pemilihan ketua umum pada 28 Februari 2015 mendatang. Ada 2 calon kuat yang akan bertarung dalam Kongres PAN, yakni Hatta Rajasa dan Zulkifli Hasan. Banyak pihak khawatir, pemilihan ketum PAN nanti bakal bernasib sama dengan Partai Golkar dan PPP yang kini punya 2 kubu.

Namun kekhawatiran ini tak diambil pusing oleh Ketua DPP PAN Bara Hasibuan. Dia malah yakin, proses pemilihan ketum partainya dapat menjadi contoh untuk parpol-parpol lain.

"PAN bisa jadi contoh. Jangan status quo seperti partai lain, jangan kongres ada intimidasi. Saya ingin Kongres PAN harus berlangsung demokratis dan dicontoh. tidak ada unsur uang," ujar Bara di Jayapura, Papua, Rabu (28/1/2015).

Bara yakin, para kader PAN akan memilih calon ketua umum yang terbaik. "Mereka harus melihat calon bagaimana, paling dibutuhkan dalam 5 tahun ke depan. Kita kan memimpin sesuai kebutuhan sekarang," ujar dia.

Lalu sosok seperti apa yang dibutuhkan PAN saat ini? Bara menilai, orang tersebut harus mampu mengembalikan persepsi masyarakat tentang PAN.

"Seorang pemimpin harus punya visi misi yang kuat, bagaimana visi kebangsaan yang kuat, majemuk yang kuat, dan dalam perjalanannya, persepsi di luar itu (PAN) agamis, tapi kenyataan tidak seperti itu," tutur dia.

Bara melanjutkan, sosok caketum PAN juga harus mampu mengembalikan pondasi dasar PAN. Dan juga, lanjut dia, menciptakan mekanisme kompetisi internal secara demokratis.

Partai Golkar dan PPP kini masih disibukkan kisruh soal dualisme kepemimpinan yang terjadi di tubuh kedua parpol. Keduanya bahkan juga meminta bantuan Kementerian Hukum dan HAM untuk menentukan kepemimpinan mana yang sah di mata hukum. (Ado)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6