Liputan6.com, Jakarta - KMP Virgo Transport 8 hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026). Dalam pelayaran tersebut, kapal membawa 243 orang berdasarkan data manifes.
Mereka terdiri atas kru kapal, penumpang, sopir, kernet, serta mitra kerja kapal. Selain orang, kapal juga mengangkut puluhan kendaraan.
Data manifes tersebut kemudian menjadi acuan tim SAR dalam melakukan pendataan korban setelah kapal mengalami kecelakaan.
Advertisement
Operasi pencarian dan evakuasi dilakukan melalui jalur laut maupun udara. Hingga Senin (14/9/2026) pukul 22.00 WITA, sebanyak 114 orang telah ditemukan, terdiri dari 108 orang selamat dan enam meninggal dunia.
Memasuki hari ketiga operasi SAR, pencarian terus diperkuat. Gelombang tinggi menjadi salah satu kendala dalam proses evakuasi, sementara pencarian bawah air juga belum dapat dilakukan secara optimal.
Berikut fakta-fakta kecelakaan KMP Virgo Transport 8:
1. Hilang Kontak Saat Berlayar dari Surabaya
KMP Virgo Transport 8 berangkat dari Pelabuhan Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) pukul 06.52 WIB dengan tujuan Pelabuhan Banjarmasin. Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak pada Minggu sekitar pukul 02.00 WITA.
Basarnas Kalsel mengatakan, lokasi hilang kontak berada pada koordinat 4°31'51.82"S 114° 2'6.88"E Heading 203.94°, jarak tempuh 80 NM dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.
Sebelum dilaporkan hilang kontak, KMP Virgo Transport 8 menghadapi cuaca buruk dan mengalami kemiringan atau listing. Usai menerima informasi hilang kontak, Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan 1 tim rescue berjumlah 6 orang menggunakan Rescue Car D-Max.
Tim tersebut bergerak menuju Dermaga SAR Basirih, kemudian menuju LKP menggunakan KN SAR Laksmana 241 dengan estimasi 5 jam perjalanan.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan kondisi gelombang pada perairan Masalembo berada di atas normal. Bahkan, dua kapal yang digunakan untuk mengeavakuasi korban sempat berbenturan.
“Karena kejadian tadi pagi adanya ombak yang di atas normal, pada saat kita transfer dua kapal kita ada yang sempat berbenturan sehingga harus dilaksanakan perawatan” kata Syafii dalam konferensi pers SAR di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Senin (14/9/2026).
Advertisement
2. 129 Orang Masih Hilang
Hingga Senin (14/9/2026) pukul 22.00 WITA, tim SAR telah menemukan 114 orang dari total korban dalam manifes KMP Virgo Transport 8. Sebanyak 108 orang ditemukan selamat, sementara enam lainnya meninggal dunia.
Dari jumlah tersebut, 86 korban telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Mereka terdiri dari 85 orang selamat dan satu korban meninggal dunia.
Sementara itu, satu jenazah lainnya dievakuasi menggunakan helikopter Polri dari sebuah kapal tongkang yang berada sekitar 30 mil laut dari daratan.
Adapun 129 orang lainnya masih dalam pencarian. Kondisi sejumlah korban yang berada jauh dari daratan membuat dukungan udara dibutuhkan untuk mempercepat proses evakuasi.
Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan dukungan udara penting terutama untuk menjangkau korban yang berada puluhan mil laut dari daratan.
“Ketika posisi korban masih berada puluhan mil laut dari daratan, dukungan udara menjadi sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi,” ujar Johnny.
3. Kapal Ditemukan dalam Kondisi Terbalik
Salah satu tantangan terbesar dalam pencarian adalah posisi kapal yang ditemukan dalam keadaan terbalik.
Kondisi tersebut menyulitkan petugas untuk memastikan apakah masih ada korban yang berada di dalam kapal. Tim SAR tidak bisa langsung melakukan penyelaman secara sembarangan karena harus memperhitungkan kondisi kapal, arus, jarak pandang di bawah laut, hingga keselamatan penyelam.
Pencarian kemudian dilakukan dengan mengerahkan berbagai unsur, termasuk kapal, pesawat, helikopter, penyelam, serta peralatan khusus untuk membantu pencarian bawah laut.
Di sisi lain, gelombang dan arus menjadi faktor yang memengaruhi pergerakan kapal pencari maupun proses evakuasi korban.
Advertisement
4. Penyebab Tenggelam Masih Didalami
Hingga kini, pihak berwenang masih berfokus pada pencarian dan evakuasi korban, sementara insiden KMP Virgo Transport 8 masih dalam proses penyelidikan.
Tim gabungan memperluas area pencarian, termasuk ke bawah permukaan laut. Namun, penyelam Basarnas dan TNI AL, termasuk Kopaska, belum dapat diterjunkan karena kondisi cuaca yang belum memungkinkan.
Sebagai dukungan, KRI Canopus dikerahkan dengan membawa underwater drone, multibeam echo sounder, dan remotely operated vehicle (ROV). Peralatan tersebut digunakan untuk mendeteksi dan memetakan kondisi dasar laut, sekaligus membantu mencari kemungkinan keberadaan korban dan bagian kapal.
Sementara itu, korban yang telah ditemukan menjalani proses identifikasi oleh tim DVI Mabes Polri. Investigasi untuk mengungkap penyebab kecelakaan masih dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332312/original/026531200_1787650496-cek_fakta_Abdul_muti_-_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348864/original/095264800_1789460894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T152532.773.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348780/original/066704200_1789457937-cek_fakta_-_pekerja_migran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347505/original/001451000_1789346603-KM_Virgo_tenggelam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340898/original/075969800_1788529092-kal2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349016/original/027908900_1789467576-IMG_1164.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530864/original/019695200_1773496477-4.jpg)