Hot Girl Walk, Tren Jalan Kaki yang Menggabungkan Olahraga dan Self-Care

Hot Girl Walk bukan sekadar tren jalan kaki, tapi cara sederhana untuk tetap aktif, sekaligus memberi waktu bagi diri sendiri.

Diterbitkan 03 September 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hot girl walk menjadi salah satu metode jalan kaki yang menarik perhatian di media sosial. Tren ini diperkenalkan Mia Lind pada 2021sebagai cara sederhana untuk menjernihkan pikiran, sekaligus membuat tubuh tetap aktif.

Seiring popularitasnya meningkat, hot girl walk berkembang menjadi lebih dari sekadar aktivitas fisik. Rutinitas ini juga memberi kesempatan untuk melakukan refleksi, menata pikiran, dan membangun kepercayaan diri.

Melansir CBS News, Selasa, 18 Agustus 2026, hot girl walk dilakukan dengan berjalan kaki di luar ruangan sambil memikirkan tiga hal, yaitu sesuatu yang disyukuri, tujuan yang ingin dicapai, serta langkah yang dapat dilakukan untuk mewujudkannya.

Awalnya, Lind menetapkan jarak sekitar 6,4 kilometer. Jarak tersebut bukan aturan mutlak sehingga setiap orang dapat menyesuaikannya dengan kemampuan dan kenyamanan.

Konsep tersebut membuat jalan kaki terasa lebih personal. Aktivitas ini tidak menuntut kecepatan atau jarak tertentu, melainkan menghadirkan waktu untuk beristirahat sejenak dari kesibukan.

Tren jalan kaki juga semakin berkembang dengan pendekatan mindfulness. Marie Claire menyoroti tai chi walking, yang memadukan langkah kaki dengan gerakan dan prinsip tai chi secara perlahan.

Aktivitas tersebut mengajak seseorang memperhatikan keseimbangan tubuh, pernapasan, gerakan, sekaligus kondisi pikiran. Dalam praktik tersebut, setiap langkah dilakukan dengan lebih terkontrol.

Berat badan dipindahkan secara perlahan dari satu kaki ke kaki lainnya, sementara tubuh tetap tegak dan pernapasan dijaga secara teratur. Gerakan yang dilakukan secara perlahan membuat seseorang lebih memperhatikan bagaimana tubuh bergerak dibandingkan sekadar mengejar kecepatan atau jarak. 

Mudah Menjadi Rutinitas

Salah satu daya tarik tren jalan kaki adalah fleksibilitasnya. Hot girl walk bisa dibagi menjadi beberapa sesi singkat. Cara tersebut membuat jalan kaki lebih mudah dimasukkan ke dalam rutinitas harian tanpa perlu menyediakan waktu khusus yang panjang.

Prinsip serupa juga terlihat dalam tai chi walking. Latihan ini tidak harus dilakukan dalam waktu lama. Sejumlah ahli menyarankan durasi sekitar 10 hingga 20 menit setiap hari.

Meski begitu, beberapa menit yang dilakukan dengan perhatian penuh tetap dapat menjadi bagian dari latihan. Konsistensi menjadi hal yang lebih penting dibandingkan memaksakan durasi panjang.

Jalan kaki akhirnya tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga tubuh tetap bergerak. Kegiatan sederhana ini dapat menjadi kesempatan untuk berhenti sejenak dari kesibukan, memperhatikan kondisi diri, dan menjalani aktivitas dengan lebih sadar.

 

Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Popularitas hot girl walk juga berkaitan dengan manfaatnya yang tidak terbatas pada kebugaran fisik. Jalan kaki menjadi pilihan olahraga yang relatif mudah dilakukan, terutama bagi mereka yang baru mulai membangun kebiasaan aktif.

Aktivitas ini dapat disesuaikan dengan berbagai tingkat kebugaran dan tidak membutuhkan peralatan khusus. Manfaat berjalan kaki pun didukung oleh penelitian.

Studi dari University of Cambridge menemukan bahwa aktivitas fisik intensitas sedang, termasuk berjalan cepat, selama setidaknya 11 menit setiap hari dapat membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kanker.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas fisik, termasuk jalan kaki, dalam durasi yang relatif singkat tetap dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Membiasakan Berjalan Kaki

Kebiasaan berjalan kaki dapat menjadi aktivitas yang mudah diterapkan oleh berbagai kelompok usia. Anak muda hingga orang lanjut usia bisa memasukkannya ke dalam rutinitas harian sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing.

Selain membantu menjaga tubuh tetap aktif, berjalan kaki juga dapat menjadi kesempatan untuk mengambil jeda dari rutinitas yang padat. Meluangkan waktu untuk berjalan sambil menikmati suasana sekitar dapat membantu mengalihkan perhatian dari kesibukan dan memberi ruang untuk menata pikiran.

Pendekatan yang fleksibel membuat aktivitas ini tidak terasa seperti kewajiban atau target yang harus dicapai. Kebiasaan berjalan kaki pun dapat dilakukan secara konsisten dengan menyesuaikan durasi, jarak, dan waktu yang paling nyaman bagi setiap orang.