Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026, Ghea Panggabean Anyam Makna Gorga dan Limar

Sarinah dan Mills menggandeng Ghea Panggabean menerjemahkan kekayaan tekstil dan seni tradisional ke dalam rangkaian seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026.

Diterbitkan 03 September 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seragam resmi Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 tidak hanya mengandalkan desain modern dan kebutuhan performa atlet. Busana rancangan Ghea Panggabean tersebut membawa dua elemen budaya Nusantara, yakni Gorga dan Limar.

Sarinah sebagai kurator desain bersama Mills selaku Official Apparel Partner menggandeng Ghea Fashion Studio untuk menerjemahkan kekayaan tekstil dan seni tradisional Indonesia ke dalam rangkaian seragam Tim Indonesia.

Konsep tersebut mengusung semangat "Woven by Hope. Strengthened by the Same Spirit. Carrying Indonesia in Every Step" yang menempatkan warisan budaya sebagai bagian dari identitas kontingen.

"Mendesain seragam untuk para duta olahraga bangsa adalah sebuah kehormatan yang luar biasa," kata Ghea dalam keterangan resminya, Kamis (3/9/2026).

"Gorga melambangkan kekuatan dan perlindungan, sedangkan Limar merepresentasikan kehormatan dan keunggulan," imbuhnya. Desainer yang telah 45 tahun berkarya merawat wastra Nusantara itu menjadikan kedua elemen tersebut sebagai fondasi visual dalam rancangan seragam Tim Indonesia.

Gorga merupakan seni ukir tradisional khas masyarakat Toba yang dikenal memiliki karakter visual kuat. Ghea menghadirkan ornamen tersebut pada seragam tanding atlet dengan bentuk yang lebih tegas.

Penerapannya memberi kesan tangguh pada siluet apparel, sekaligus membawa simbol kekuatan dan perlindungan bagi para atlet ketika menghadapi persaingan di arena. Makna Gorga juga berkaitan dengan keberanian dan keteguhan mental.

Karakter tersebut selaras dengan perjalanan atlet yang membutuhkan kepercayaan diri, daya juang, serta kemampuan menjaga fokus ketika menghadapi tekanan pertandingan. Kehadiran motif tradisional itu membuat seragam tidak berhenti sebagai perlengkapan olahraga, tapi turut membawa pesan budaya.

Motif Kain Tradisional

Limar dari Sumatera Selatan melengkapi identitas visual koleksi tersebut. Motif kain tradisional ini membawa simbol kehormatan, keunggulan, dan kemuliaan.

Ghea dan tim menerjemahkan karakter Limar melalui permainan palet warna, serta efek gradasi yang menyatu dengan desain apparel secara harmonis. Gradasi pada Limar sekaligus menggambarkan keberagaman latar belakang para atlet Indonesia.

Perbedaan tersebut bertemu dalam satu kontingen dengan tujuan yang sama, yaitu membawa nama Indonesia dan Merah Putih di Asian Games 2026. Perpaduan Gorga dan Limar pun menciptakan keseimbangan antara karakter kuat dan keanggunan dalam satu rangkaian seragam.

"Bersama-sama, keduanya menjadi nyawa utama yang mewujudkan semangat para atlet Tim Indonesia di arena. Fokus utama kami saat merancangnya adalah agar saat atlet kita melangkah ke arena, mereka tidak hanya merasa kuat dan percaya diri, tapi juga bangga membawa keanggunan, serta identitas Nusantara," kata Ghea.

 

Debut Busana Olahraga Ghea

Kolaborasi ini memiliki arti khusus bagi Ghea karena menjadi pengalaman pertamanya merancang busana olahraga. Setelah puluhan tahun mengeksplorasi wastra Nusantara, ia mendapat ruang untuk menerjemahkan identitas budaya Indonesia ke dalam desain yang dinamis dan relevan dengan generasi masa kini.

Mills kemudian menerjemahkan arah visual Ghea Fashion Studio ke dalam apparel yang memadukan karakter desain dengan kebutuhan performa atlet.

"Melalui kolaborasi ini, kami menghadirkan rangkaian apparel yang memadukan karakter desain dengan kebutuhan performa para atlet, sehingga mereka dapat tampil dengan percaya diri saat membawa Merah Putih di panggung kompetisi," kata CEO Mills, Tjia Kong Hou.

Direktur Utama Sarinah, Raisha Syarfuan, menilai kolaborasi tersebut membuktikan kekayaan budaya lokal dapat hadir dalam desain modern, sekaligus bersaing di panggung internasional. Rangkaian apparel ini akan menemani Tim Indonesia pada 20th Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang, 19 September hingga 4 Oktober 2026.