10 Cara Daur Ulang Botol Shampo yang Sudah Habis, Tidak Nyampah dan Fungsional

Cara daur ulang botol shampo yang sudah habis jadi barang berguna, mudah dikerjakan di rumah, tanpa nyampah, tetap hemat.

Diterbitkan 03 September 2026, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Melakukan daur ulang botol shampo yang sudah habis jadi salah satu solusi rumah tangga untuk mengurangi tumpukan sampah plastik sehari-hari. Botol yang sudah kosong masih bisa diubah menjadi barang pakai sehari-hari, mulai dari pot tanaman, wadah alat tulis, sampai corong dapur. Anda pun bisa mengkreasikannya di rumah, sembari mengisi waktu luang.

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indonesia menghasilkan 56 hingga 71 juta ton setiap tahunnya, dan hanya sebagian kecil di antaranya yang berhasil didaur ulang. Menyimpan botol shampo untuk dipakai ulang menjadi langkah nyata mengurangi beban sampah plastik, sekaligus menghemat pengeluaran karena barang baru tidak perlu dibeli dari toko.

Botol shampo punya bentuk yang berbeda dari botol minuman, leher lebih panjang dan dinding lebih tebal, sehingga hasil olahannya juga punya kegunaan yang berbeda. Sebelum masuk ke langkah pembuatan, siapkan alat dasar yang mudah ditemukan di rumah, yaitu gunting, cutter, paku kecil, dan lem tembak. Berikut Liputan6 hadirkan 10 cara mengubah botol shampo kosong menjadi barang fungsional, Kamis (3/9).

1. Ubah Botol Shampo Jadi Pot Tanaman Kecil

Botol shampo berbahan plastik tebal bisa dipakai sebagai pot tanaman kecil karena bentuknya sudah punya alas dan dinding yang menahan tanah, sehingga tidak perlu membeli pot baru untuk menanam bibit sayur atau bunga di rumah.

  • Potong botol secara horizontal, sisakan bagian bawah setinggi 10-12 sentimeter.
  • Lubangi bagian dasar dengan paku panas untuk jalur air.
  • Isi dengan campuran tanah dan kompos.
  • Tanam bibit atau stek tanaman sesuai kebutuhan.

Tips: Cat bagian luar botol memakai cat akrilik agar label produk lama tertutup rapi.

2. Jadikan Botol Shampo sebagai Corong Dapur

Bentuk botol shampo yang mengecil di bagian leher membuatnya pas dipakai sebagai corong untuk memindahkan minyak, beras, atau bumbu cair ke wadah bermulut sempit.

  • Potong botol secara diagonal dari bagian bawah ke leher.
  • Haluskan bekas potongan dengan amplas agar tidak tajam.
  • Cuci bersih sebelum dipakai untuk bahan makanan.

Tips: Simpan corong di tempat kering supaya tidak berjamur setelah dipakai.

3. Buat Dispenser Sabun Cuci Tangan

Botol shampo bekas dengan pompa masih berfungsi meski isi aslinya sudah habis, sehingga tinggal diisi ulang dengan sabun cair untuk dipakai kembali di wastafel dapur atau kamar mandi.

  • Bersihkan botol dan pompa dari sisa shampo.
  • Bilas dengan air hangat sampai bau hilang.
  • Isi dengan sabun cuci tangan cair.
  • Tempel label baru di badan botol.

Tips: Pakai label kertas tahan air agar tulisan tidak luntur kena percikan air.

4. Susun Organizer Alat Tulis di Meja Kerja

Potongan botol shampo bisa dirangkai menjadi tempat pensil, gunting, dan penggaris karena ukurannya cukup menampung beberapa alat tulis sekaligus tanpa memenuhi meja kerja.

  • Potong bagian atas botol, sisakan wadah setinggi 12-15 sentimeter.
  • Satukan dua atau tiga botol dengan lem tembak.
  • Lapisi permukaan luar dengan kertas kado atau cat.

Tips: Pilih botol dengan tinggi berbeda supaya alat tulis panjang dan pendek tersusun rapi.

5. Rakit Tempat Penyimpanan Kantong Plastik

Botol shampo berukuran besar dengan leher lebar cocok dipakai sebagai wadah gulungan kantong plastik, sehingga kantong tidak berserakan di laci dapur.

  • Potong bagian bawah dan atas botol hingga membentuk tabung terbuka.
  • Gantung botol di dinding dapur memakai paku atau lakban kuat.
  • Masukkan kantong plastik dari lubang atas, tarik dari lubang bawah.

Tips: Pilih posisi gantung dekat tempat sampah agar mudah dijangkau saat dibutuhkan.

6. Ciptakan Alat Penyiram Tanaman Otomatis

Botol shampo bisa dipakai sebagai alat bantu penyiram tanaman untuk menjaga kelembapan tanah selama penghuni rumah bepergian beberapa hari.

  • Lubangi tutup botol dengan paku kecil, buat 3-4 lubang.
  • Isi botol dengan air bersih sampai penuh.
  • Tancapkan botol terbalik ke tanah dekat akar tanaman, posisi tutup di bawah.

Tips: Sesuaikan jumlah lubang dengan jenis tanah, tanah berpasir cukup pakai lubang lebih sedikit.

7. Bentuk Celengan untuk Anak

Bentuk botol shampo yang memanjang dan ringan membuatnya aman dipakai anak sebagai celengan latihan menabung, berbeda dari celengan kaca yang berisiko pecah.

  • Cuci botol sampai bersih dari sisa shampo, lalu keringkan.
  • Buat celah tipis di badan botol memakai cutter, cukup untuk uang koin.
  • Hias dengan stiker atau gambar sesuai keinginan anak.

Tips: Rekatkan tutup botol dengan lem agar isi tidak diambil sebelum waktunya.

8. Rangkai Pot Gantung untuk Taman Vertikal

Beberapa botol shampo bekas bisa dijadikan pot gantung bersusun untuk menghadirkan taman kecil di dinding rumah yang tidak punya banyak lahan tanah.

  • Potong satu sisi botol memanjang untuk membentuk tempat tanam terbuka.
  • Buat lubang kecil di kedua ujung botol untuk tali gantung.
  • Ikat botol berjejer memakai tali atau kawat pada dinding atau pagar.
  • Isi dengan tanah dan tanaman rambat atau herbal.

Tips: Pakai tali tahan cuaca supaya pot tidak lepas saat terkena hujan.

9. Manfaatkan sebagai Wadah Alat Kebersihan Kamar Mandi

Ide daur ulang botol shampo ini cocok dipraktikkan di kamar mandi, botol kosong tinggal digantung di dinding untuk menyimpan sikat, spons, atau sarung tangan pembersih agar tidak berserakan di lantai.

  • Potong bagian depan botol membentuk kantong terbuka.
  • Lubangi bagian belakang untuk digantung di paku atau gantungan dinding.
  • Bersihkan secara berkala agar tidak berjamur karena kelembapan kamar mandi.

Tips: Pilih botol berwarna gelap agar noda air tidak terlihat jelas.

10. Ubah Jadi Mini Rumah Kaca untuk Bibit

Bagian atas botol shampo yang bening bisa dipakai sebagai penutup bibit tanaman supaya suhu dan kelembapan terjaga pada masa awal pertumbuhan.

  • Potong bagian atas botol, sisakan tutup terpasang.
  • Buka tutup botol untuk sirkulasi udara setiap pagi.
  • Letakkan potongan botol di atas pot semai berisi bibit.
  • Tutup kembali menjelang malam untuk menjaga suhu.

Tips: Pastikan botol tembus cahaya supaya bibit tetap mendapat sinar matahari.

 

Pertanyaan Seputar Daur Ulang Botol Shampo

Apa saja barang yang bisa dibuat dari botol shampo bekas?

Botol shampo bekas bisa diubah menjadi pot tanaman, corong dapur, dispenser sabun, organizer alat tulis, celengan, sampai pot gantung untuk taman vertikal.

Bagaimana cara membersihkan botol shampo sebelum didaur ulang?

Bilas botol dengan air hangat sampai sisa shampo dan bau hilang, lalu keringkan sebelum dipotong atau dihias sesuai kegunaan barunya.

Apakah botol shampo bisa dipakai lagi untuk menyimpan makanan?

Botol shampo lebih aman dipakai untuk kebutuhan non-makanan seperti wadah alat tulis atau pot tanaman, sedangkan untuk bahan makanan cukup dipakai sebatas corong yang sudah dicuci bersih.

Berapa lama botol shampo plastik terurai jika dibuang begitu saja?

Botol plastik butuh waktu puluhan tahun bahkan lebih untuk terurai di alam, tergantung jenis plastik dan kondisi lingkungan tempat botol itu dibuang.

Apa alat yang dibutuhkan untuk mendaur ulang botol shampo di rumah?

Alat dasar yang dibutuhkan cukup gunting, cutter, paku kecil, dan lem tembak, ditambah cat atau kertas hias kalau ingin tampilan botol berubah total.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6