Liputan6.com, Jakarta - Tanaman yang bisa hidup subur di botol bekas menjadi pilihan menarik bagi Anda yang ingin menghadirkan suasana hijau dengan cara sederhana. Selain memanfaatkan barang bekas, metode ini juga cocok untuk menghemat ruang, terutama pada rumah dengan lahan terbatas.
Memanfaatkan botol bekas sebagai media tanam dapat menjadi solusi kreatif untuk membuat taman mini di rumah. Beragam tanaman yang bisa hidup subur di botol bekas dapat ditanam dengan perawatan yang mudah, asalkan media, air, dan pencahayaan diperhatikan dengan baik.
Selain mengurangi limbah plastik, menanam menggunakan botol bekas juga memberikan nilai estetika pada sudut rumah. Dengan pemilihan jenis tanaman yang tepat, tanaman yang bisa hidup subur di botol bekas dapat tumbuh sehat dan mempercantik ruangan maupun halaman.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang tanaman yang bisa hidup subur di botol bekas, Selasa (21/7/2026).
1. Sirih Gading (Epipremnum aureum)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302997/original/024623600_1784615491-Sirih_Gading__Epipremnum_aureum_.jpeg)
Sirih gading menjadi salah satu tanaman hias yang paling populer untuk ditanam menggunakan botol bekas karena perawatannya sangat mudah. Tanaman dengan daun berbentuk hati ini mampu tumbuh subur hanya dengan media air, sehingga cocok bagi pemula yang ingin membuat dekorasi hijau sederhana di rumah.
Cara menanamnya cukup dengan memasukkan bagian akar atau batang stek ke dalam botol berisi air bersih. Selain mempercantik ruangan, sirih gading juga dikenal sebagai tanaman yang dapat membantu meningkatkan kualitas udara di dalam rumah.
2. Bambu Rejeki (Dracaena sanderiana)
Bambu rejeki atau bambu hoki merupakan tanaman berukuran kecil yang sering digunakan sebagai penghias meja, ruang kerja, maupun sudut rumah. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di dalam botol bekas berisi air selama kebutuhan cahayanya terpenuhi.
Agar tetap sehat, gunakan air yang sudah disaring atau bebas kandungan klorin dan lakukan penggantian air secara rutin. Bentuk batangnya yang unik membuat bambu rejeki cocok dijadikan dekorasi minimalis.
Advertisement
3. Monstera Adansonii (Janda Bolong)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302998/original/067148100_1784615491-Monstera_Adansonii__Janda_Bolong_.jpeg)
Monstera adansonii atau janda bolong memiliki daya tarik utama pada bentuk daunnya yang berlubang alami. Tanaman tropis ini ternyata dapat diperbanyak dan dirawat menggunakan media air di dalam botol bekas.
Cukup gunakan potongan batang yang memiliki akar atau calon akar, lalu letakkan dalam wadah berisi air. Dengan perawatan yang tepat, monstera adansonii dapat tumbuh menghasilkan akar baru sekaligus menjadi dekorasi hijau yang menarik.
4. Lili Paris (Chlorophytum comosum)
Lili paris termasuk tanaman yang mudah beradaptasi dan dapat ditanam menggunakan botol bekas, terutama untuk proses awal pembentukan akar. Tanaman ini memiliki anakan kecil yang biasanya sudah memiliki bakal akar sehingga lebih mudah dikembangkan.
Meskipun mampu hidup di air, bagian batang dan daun sebaiknya tidak terlalu banyak terendam agar tidak mudah membusuk. Setelah akar tumbuh kuat, lili paris juga dapat dipindahkan ke media tanah.
5. Coleus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302999/original/017453300_1784615492-Coleus.jpeg)
Coleus dikenal sebagai tanaman hias dengan warna daun yang menarik, mulai dari hijau, merah, hingga ungu. Tanaman ini dapat tumbuh melalui stek batang yang diletakkan dalam botol berisi air.
Dalam beberapa minggu, akar baru biasanya mulai muncul dan tanaman dapat berkembang dengan baik. Agar pertumbuhannya lebih optimal, pastikan air tetap bersih dan letakkan botol di area yang mendapatkan cahaya cukup.
6. Begonia
Begonia menjadi pilihan menarik bagi pecinta tanaman berbunga yang ingin memanfaatkan botol bekas sebagai media tanam. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan cara memasukkan potongan daun atau batang ke dalam air hingga membentuk akar baru.
Proses pertumbuhannya memang membutuhkan waktu lebih lama, tetapi hasilnya cukup menarik karena begonia memiliki bentuk daun dan bunga yang cantik. Ganti air secara berkala untuk mencegah munculnya bakteri yang dapat menyebabkan pembusukan.
Advertisement
7. Tradescantia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303000/original/067978100_1784615492-Tradescantia.jpeg)
Tradescantia merupakan tanaman hias dengan warna daun yang unik dan pertumbuhan akar yang cukup cepat di dalam air. Tanaman ini cocok ditanam dalam botol kaca bekas karena dapat tumbuh menjuntai dan memberikan kesan dekorasi yang alami.
Perawatannya juga relatif mudah, cukup memastikan air tetap bersih dan tanaman mendapatkan pencahayaan yang cukup. Dengan kondisi yang sesuai, tradescantia dapat bertahan lama meski menggunakan media air.
8. Selada (Lactuca sativa)
Tidak hanya tanaman hias, beberapa jenis sayuran seperti selada juga dapat ditanam menggunakan botol bekas dengan metode hidroponik sederhana. Cara ini cocok diterapkan pada rumah dengan lahan terbatas karena tidak membutuhkan area luas.
Botol bekas dapat dimanfaatkan sebagai wadah penampung air dan nutrisi untuk membantu pertumbuhan tanaman. Namun, gunakan botol berukuran cukup besar agar akar dan bagian tanaman memiliki ruang berkembang.
9. Sukulen dan Kaktus
Sukulen dan kaktus menjadi pilihan tepat untuk membuat taman mini atau terrarium menggunakan botol bekas. Kedua tanaman ini memiliki ukuran kecil, tahan terhadap kondisi kering, dan tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering.
Agar tumbuh baik, gunakan media tanam yang memiliki drainase bagus serta hindari kondisi terlalu lembap. Dengan bentuk yang beragam, sukulen dan kaktus dapat memberikan tampilan unik pada dekorasi rumah.
Tips Merawat Tanaman di Botol Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303001/original/074637400_1784615492-HL_sirih.jpg)
1. Gunakan Air Bersih dan Ganti Secara Berkala
Tanaman yang ditanam di botol bekas dengan media air membutuhkan kualitas air yang baik agar tetap tumbuh sehat. Hindari menggunakan air yang terlalu banyak mengandung klorin karena dapat mengganggu pertumbuhan akar. Ganti air secara rutin, misalnya setiap beberapa hari atau ketika mulai terlihat keruh, agar botol tetap bersih dan akar mendapatkan lingkungan yang optimal.
2. Letakkan Tanaman di Tempat dengan Cahaya yang Cukup
Meskipun ditanam di dalam botol bekas, tanaman tetap membutuhkan cahaya untuk melakukan fotosintesis. Letakkan botol di area yang mendapatkan sinar matahari tidak langsung, seperti dekat jendela atau teras yang teduh. Hindari paparan matahari terlalu terik karena dapat membuat suhu air meningkat dan merusak akar tanaman.
3. Bersihkan Botol agar Tidak Berlumut
Wadah yang jarang dibersihkan dapat menjadi tempat tumbuhnya lumut, terutama jika terkena cahaya terus-menerus. Lumut yang berlebihan dapat mengganggu kebersihan air dan menghambat perkembangan akar. Bersihkan bagian dalam botol secara berkala atau gunakan botol berwarna gelap untuk mengurangi pertumbuhan lumut.
4. Perhatikan Kondisi Akar Tanaman
Akar menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan saat menanam menggunakan botol bekas. Pastikan akar tidak berubah warna menjadi cokelat, lembek, atau berbau karena bisa menjadi tanda pembusukan. Jika menemukan akar yang rusak, segera potong bagian tersebut dan ganti air agar tanaman tetap sehat.
5. Berikan Nutrisi Tambahan Sesuai Kebutuhan
Tanaman dalam botol bekas, terutama yang menggunakan media air, tetap membutuhkan nutrisi agar dapat tumbuh dengan baik. Anda dapat menambahkan larutan nutrisi tanaman dalam jumlah yang sesuai, terutama untuk jenis tanaman yang dipelihara dalam waktu lama. Hindari memberikan pupuk terlalu banyak karena dapat merusak akar.
6. Sesuaikan Ukuran Botol dengan Jenis Tanaman
Pemilihan ukuran botol juga berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Tanaman kecil seperti sirih gading, bambu rejeki, atau lili paris dapat menggunakan botol berukuran sedang, sedangkan tanaman yang memiliki akar lebih besar membutuhkan wadah yang lebih luas. Botol yang terlalu sempit dapat membatasi perkembangan akar dan membuat tanaman sulit tumbuh optimal.
Pertanyaan Seputar Tanaman yang Bisa Hidup Subur di Botol Bekas
Tanaman apa saja yang bisa tumbuh subur di botol bekas?
Beberapa tanaman yang bisa tumbuh subur di botol bekas antara lain Sirih Gading, Bambu Rejeki, Lili Paris, Monstera Adansonii, Coleus, Begonia, Tradescantia, Selada, serta Sukulen dan Kaktus.
Apakah Sirih Gading mudah dirawat di botol air?
Ya, Sirih Gading sangat mudah dirawat di botol berisi air. Cukup masukkan akarnya ke dalam air, dan tanaman ini dikenal kuat serta mampu menyerap karbon monoksida.
Bagaimana cara menanam Selada di botol bekas?
Selada dapat ditanam menggunakan sistem hidroponik sederhana di botol bekas. Namun, pastikan botol cukup besar karena selada memiliki krop yang besar.
Apa keuntungan menanam tanaman di botol bekas?
Keuntungan menanam tanaman di botol bekas meliputi kemudahan perawatan, solusi dekorasi rumah yang estetik, pemanfaatan limbah plastik, dan cocok untuk berkebun di lahan sempit.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303115/original/003143700_1784619310-mahfud_md_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303004/original/013455800_1784615563-HL_tanaman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303199/original/035402400_1784622040-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1345712/original/030389700_1473863666-000_G50CY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301650/original/002120800_1784510182-AP26200768196604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301614/original/015685300_1784504538-063_2286808437.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302251/original/079177700_1784538336-Screenshot_2026-07-20_154956.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1959894/original/071079900_1520170031-water-lily-1787002_960_720.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298835/original/027100900_1784183914-d52a6d00-e57c-436e-8031-c2da50ea9c4c.jpg)