7 Pilihan Tanaman yang Kerap Jadi Bahan Utama Moisturizer, Wajib Diketahui Pecinta Skincare

Temukan daftar tanaman yang kerap jadi bahan utama moisturizer, menjaga kelembapan alami kulit.

Diterbitkan 21 Agustus 2026, 15:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Moisturizer menjadi bagian penting dalam rutinitas perawatan kulit harian. Banyak produk pelembap kini memanfaatkan tanaman yang kerap jadi bahan utama moisturizer untuk menghadirkan hidrasi alami, nutrisi dan perlindungan bagi wajah.

Kandungan alami dari tumbuhan menawarkan beragam manfaat bagi kondisi kulit. Mengenal tanaman yang kerap jadi bahan utama moisturizer membantu pengguna menentukan pilihan produk sesuai kebutuhan, mulai dari kulit kering, sensitif, hingga berminyak.

Dunia skincare juga terus menghadirkan inovasi berbasis bahan botani. Berbagai tanaman yang kerap jadi bahan utama moisturizer memiliki senyawa aktif seperti antioksidan, vitamin dan ekstrak alami untuk menjaga kelembapan kulit tetap optimal.

Penasaran apa saja? Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (21/8/2026).

1. Green Tea

Green tea atau teh hijau tidak hanya dikenal sebagai minuman kaya manfaat, tetapi juga menjadi salah satu bahan favorit dalam produk skincare. Tanaman ini mengandung polifenol, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang memiliki kemampuan antioksidan tinggi.

Kandungan antioksidan pada green tea membantu melindungi kulit dari dampak buruk radikal bebas akibat sinar matahari dan polusi. Selain itu, teh hijau juga memiliki sifat menenangkan yang dapat membantu menjaga kondisi kulit tetap nyaman.

Moisturizer dengan ekstrak green tea cocok bagi pemilik kulit berminyak karena membantu mengontrol produksi sebum. Hidrasi tetap terjaga tanpa memberikan sensasi terlalu berat pada wajah.

2. Calendula

Calendula merupakan tanaman bunga berwarna kuning yang banyak digunakan dalam produk perawatan kulit. Ekstraknya mengandung flavonoid dan karotenoid yang berfungsi sebagai antioksidan untuk membantu menjaga kulit dari tekanan lingkungan.

Tanaman ini dikenal memiliki karakter lembut sehingga sering digunakan dalam produk untuk kulit sensitif. Calendula juga memiliki sifat menenangkan yang membantu merawat kulit kering, kemerahan, atau mengalami iritasi ringan.

Moisturizer dengan kandungan calendula dapat membantu menjaga kelembapan sekaligus memberikan rasa nyaman pada kulit. Bahan ini cocok bagi pengguna yang membutuhkan pelembap ringan dengan manfaat tambahan untuk menenangkan wajah.

3. Centella Asiatica

Centella asiatica atau lebih dikenal sebagai cica merupakan tanaman herbal yang banyak ditemukan dalam produk perawatan kulit. Kandungan aktif seperti madecassoside, asiaticoside, dan asam asiatat membuat tanaman ini populer sebagai bahan moisturizer untuk memperbaiki kondisi kulit.

Ekstrak centella asiatica membantu menjaga kekuatan skin barrier dan mendukung produksi kolagen. Manfaat tersebut membuatnya sering digunakan dalam produk skincare untuk kulit yang mengalami iritasi, kemerahan, atau kerusakan akibat penggunaan bahan aktif tertentu.

Moisturizer berbahan cica memberikan efek menenangkan sekaligus membantu menjaga kadar air pada kulit. Pemakaian rutin dapat membuat wajah terasa lebih lembut, kenyal, dan tampak sehat.

4. Lidah Buaya

Lidah buaya menjadi salah satu tanaman paling populer dalam industri skincare, terutama sebagai bahan utama moisturizer. Gel bening yang terdapat di dalam daun lidah buaya memiliki kandungan air tinggi sehingga mampu memberikan hidrasi tanpa membuat kulit terasa berat.

Selain membantu menjaga kelembapan, lidah buaya mengandung vitamin A, C, dan E yang berperan sebagai antioksidan untuk membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas. Kandungan enzim alami di dalamnya juga mendukung proses regenerasi sel kulit.

Moisturizer dengan ekstrak lidah buaya cocok digunakan untuk berbagai jenis kulit, termasuk kulit sensitif dan kulit berjerawat. Sifat menenangkan serta efek dinginnya membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat kemerahan, iritasi, atau kulit kering.

5. Mawar

Mawar menjadi tanaman yang telah lama digunakan dalam perawatan kecantikan tradisional. Ekstrak bunga ini sering dimanfaatkan dalam moisturizer berkat kandungan vitamin C, vitamin E, dan minyak alami yang membantu menjaga kelembapan kulit.

Selain memberikan hidrasi, mawar memiliki sifat astringen alami yang membantu membuat tekstur kulit terasa lebih halus. Kandungan tersebut membuat moisturizer berbahan mawar sering digunakan untuk memberikan efek kulit tampak segar dan bercahaya.

Aroma alami bunga mawar juga menjadi nilai tambah dalam produk skincare. Pengguna dapat merasakan sensasi relaksasi saat mengaplikasikan pelembap berbahan ekstrak mawar pada wajah.

6. Chamomile

Chamomile merupakan tanaman herbal yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit berkat kandungan antioksidan dan senyawa alami seperti azulene serta flavonoid. Ekstrak bunga chamomile dikenal memiliki sifat menenangkan sehingga banyak ditemukan dalam moisturizer untuk kulit sensitif atau mudah mengalami kemerahan.

Dalam produk pelembap, chamomile membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus memberikan efek menenangkan setelah terpapar faktor lingkungan seperti polusi atau cuaca ekstrem. Kandungan alaminya juga membantu membuat kulit terasa lebih nyaman, lembut, dan tampak lebih sehat.

Moisturizer berbahan chamomile cocok digunakan bagi pemilik kulit yang membutuhkan perawatan lembut. Teksturnya yang ringan pada banyak formulasi membuat bahan ini sering dipadukan dengan kandungan hidrasi lain untuk menjaga keseimbangan kulit.

7. Jojoba

Jojoba merupakan tanaman yang menghasilkan minyak alami dari bagian bijinya. Kandungan jojoba oil sering digunakan dalam moisturizer karena memiliki struktur yang mirip dengan sebum alami kulit, sehingga mudah menyatu dan membantu menjaga kelembapan wajah.

Ekstrak jojoba kaya akan vitamin E dan asam lemak alami yang membantu melembutkan permukaan kulit. Bahan ini mampu mengurangi rasa kering serta membantu menjaga lapisan pelindung kulit agar tetap terhidrasi.

Moisturizer dengan kandungan jojoba cocok untuk berbagai jenis kulit, termasuk kulit kering dan kombinasi. Sifatnya yang ringan membuat jojoba sering digunakan dalam produk pelembap tanpa memberikan rasa terlalu berminyak pada wajah.

 

 

Pertanyaan Seputar Tanaman yang Kerap Jadi Bahan Utama Moisturizer

Apa saja tanaman yang kerap jadi bahan utama moisturizer?

Beberapa tanaman populer dalam produk moisturizer antara lain lidah buaya, centella asiatica, green tea, mawar, calendula, chamomile, lavender, dan jojoba. Masing-masing memiliki kandungan alami berbeda untuk membantu menjaga kelembapan dan kesehatan kulit.

Mengapa banyak moisturizer menggunakan bahan dari tanaman?

Ekstrak tanaman sering dipilih dalam produk pelembap karena mengandung vitamin, antioksidan, mineral, dan senyawa alami lain. Kandungan tersebut dapat membantu memberikan hidrasi, menenangkan kulit, serta mendukung perlindungan skin barrier.

Apakah moisturizer berbahan tanaman cocok untuk semua jenis kulit?

Tidak semua bahan cocok untuk setiap kondisi kulit. Pemilik kulit kering dapat memilih bahan seperti lidah buaya atau mawar, sedangkan kulit sensitif biasanya lebih sesuai menggunakan kandungan menenangkan seperti centella asiatica atau calendula.

Apa manfaat lidah buaya dalam moisturizer?

Lidah buaya dikenal memiliki kandungan air tinggi yang membantu menjaga kelembapan kulit. Ekstraknya juga memberikan efek menenangkan sehingga sering digunakan dalam produk untuk kulit kering, iritasi ringan, atau sensitif.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6