Liputan6.com, Jakarta - Kemunculan kecoak di dalam rumah sering bikin penghuninya kaget, apalagi kalau serangga ini tiba-tiba melintas di dapur atau kamar mandi. Padahal, memahami cara kecoak masuk rumah adalah langkah pertama untuk menutup jalannya sebelum populasinya berkembang.
Kecoak bukan sekadar soal rasa jijik. Pusat informasi pestisida Amerika Serikat, National Pesticide Information Center (NPIC) di Oregon State University, menyebut sebagian orang bisa mengalami gejala alergi dan asma setelah menghirup kulit dan kotoran kecoak. Perusahaan pengendali hama Terminix juga mengingatkan bahwa serangga ini dapat menyebarkan bakteri dan mengotori makanan. Bila muncul keluhan alergi atau sesak napas, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Kabar baiknya, kehadiran kecoak tidak otomatis berarti rumah Anda kotor. Menurut NPIC, rumah yang rajin dibersihkan pun tetap bisa disinggahi karena kecoak umumnya mudah menemukan makanan dan air. Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber enam jalur yang paling sering dipakai kecoak untuk menyelinap ke dalam rumah, lengkap dengan tips menutupnya, Senin (5/10/2026).
Advertisement
1. Celah di Sekitar Pintu dan Jendela
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365683/original/072042300_1791188943-c1ab1e22-5c56-42ae-8322-047ae9efa684.jpg)
Pintu dan jendela semestinya menjadi benteng pertama yang menghalau serangga. Namun, seiring waktu, segel karet dan perapat di sekelilingnya bisa aus atau longgar. Perusahaan pengendali hama Native Pest Management mencatat bahwa penyapu pintu (door sweep) yang sudah usang dan kasa jendela yang rusak bisa tanpa sengaja menjadi undangan bagi kecoak.
Celah di bagian bawah pintu pun kerap luput dari perhatian karena tampak sempit. Rentokil Boecker menyebut gap di bawah pintu termasuk jalur yang dimanfaatkan kecoak. Apalagi, menurut University of California Cooperative Extension, kecoak umumnya aktif pada malam hari dan bersembunyi pada siang hari, sehingga pergerakan mereka sering tidak terdeteksi penghuni.
Tips: Periksa kondisi karet pintu dan jendela secara berkala, ganti penyapu pintu yang sudah aus, dan perbaiki kasa yang robek. Celah kecil di sekeliling kusen bisa ditutup dengan sealant atau silikon, sebagaimana disarankan NPIC.
Advertisement
2. Saluran Pipa dan Pembuangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365684/original/078210500_1791188943-2160a798-2477-47e0-87ef-6517a71977ac.jpg)
Kecoak menyukai tempat yang lembap, sehingga saluran pipa dan pembuangan menjadi jalur favorit. Laporan To Vima, media Yunani, menyebut kecoak dapat masuk lewat saluran pembuangan, retakan, dan pipa. Tom's Guide juga menyoroti celah di sekitar pipa di bawah wastafel sebagai titik masuk yang umum.
Itu sebabnya kamar mandi dan dapur kerap menjadi lokasi pertama kecoak terlihat. Rentokil Boecker mencatat kelembapan sebagai daya tarik utama, sehingga area dekat pipa bocor, wastafel, dan saluran air paling rawan. University of California Cooperative Extension menambahkan, saat siang hari kecoak bersembunyi di tempat gelap dan lembap, termasuk di kotak meteran air dan saluran pembuangan.
Tips: Perbaiki pipa atau keran yang bocor, tutup celah di sekitar pipa di bawah wastafel, dan jaga area sekitar saluran tetap kering. Untuk lubang pembuangan atau wastafel yang jarang dipakai, pertimbangkan memasang penutup agar tidak menjadi akses terbuka.
3. Retakan dan Celah pada Bangunan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365685/original/085666400_1791188943-9c7e1616-66cb-4c9e-b22c-879e21f605d0.jpg)
Kecoak bisa masuk lewat bukaan kecil di bagian luar bangunan. Berdasarkan panduan James River Pest Solutions, ruang sekecil sekitar 4 milimeter sudah cukup bagi mereka. Titik lemahnya beragam, mulai dari retakan fondasi, celah di sekitar jendela dan pintu, lubang di sekitar saluran utilitas, hingga kerusakan pada dinding luar atau adukan semen di sambungan bata.
Bagi manusia, celah semacam itu mungkin tidak berarti. Bagi kecoak, itu adalah gerbang masuk. Laporan To Vima mengutip para ahli bahwa tubuh kecoak dapat memipih hingga hampir separuh tingginya. Sementara itu, NPIC menyebut retakan sempit berukuran 3/8 inci (sekitar 1 sentimeter) atau lebih kecil sudah cocok dijadikan tempat bersembunyi.
Tips: Kelilingi rumah dan periksa dinding luar, fondasi, serta sambungan bata untuk mencari retakan. Tambal dengan sealant atau bahan pengisi. Tom's Guide menyarankan menutup titik masuk di eksterior sebelum cuaca ekstrem tiba sebagai bentuk pertahanan terbaik.
Advertisement
4. Ventilasi dan Lubang Utilitas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365686/original/091656100_1791188943-cc8fe2f6-222f-4f82-8a71-c3fa4c50008e.jpg)
Selain retakan, lubang ventilasi dan jalur utilitas juga membuka akses. Native Pest Management menyebut ventilasi sebagai salah satu titik masuk kecoak, sedangkan Rentokil Boecker mendaftar ventilasi dan bukaan utilitas di antara celah yang bisa dilalui. Lubang tempat pipa atau kabel menembus dinding adalah contoh yang sering terlewat saat pemeriksaan.
Setelah berhasil menembus bagian luar, kecoak bisa bergerak lebih jauh lewat struktur bangunan. Native Pest Management mencatat serangga ini dapat melintasi rongga dinding dan saluran kabel listrik untuk mencari tempat bersembunyi di dalam rumah. Artinya, kecoak yang muncul di dapur bisa saja masuk dari titik yang letaknya jauh dari sana.
Tips: Pastikan lubang ventilasi tertutup kasa yang utuh. Sumbat celah di sekitar pipa, kabel, dan saluran lain menggunakan sealant, sesuai anjuran NPIC untuk menutup retakan di sekitar pipa, kabel, dan kawat.
5. Terbawa Lewat Barang Bawaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365687/original/098165400_1791188943-05d13183-312f-4e66-a8e6-8de2e35c4e6e.jpg)
Tidak semua kecoak masuk dengan usahanya sendiri. Sebagian ikut terbawa tanpa disadari. Tom's Guide menyebut kecoak kerap menumpang di kardus, kantong belanja, perabot bekas, dan koper. Native Pest Management menambahkan, koper yang disimpan di kamar hotel yang terinfestasi pun bisa menjadi "tumpangan" saat pulang.
Rentokil Boecker juga mencatat kantong belanjaan, kardus paket, perabot bekas, hingga kotak penyimpanan sebagai pembawa tak sengaja. Kecoak pandai bersembunyi di ruang sempit, sehingga satu barang dari tempat yang terinfestasi berpotensi membawa serangga, bahkan telurnya, ke rumah baru. Terminix mengingatkan hal ini terutama saat pindahan rumah.
Tips: Periksa kardus, paket, dan barang belanjaan sebelum dibawa masuk, lalu segera buang kardus yang tidak terpakai. Cek perabot atau peralatan bekas sebelum ditaruh di dalam rumah, dan periksa kembali isi koper setelah bepergian. Terminix juga menyarankan memeriksa ulang kotak-kotak saat pindahan sebelum membongkarnya.
Advertisement
6. Berpindah dari Unit atau Rumah Tetangga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365688/original/004725800_1791188944-665d4847-d0df-42cd-9196-5f92b97f25d3.jpg)
Di rumah susun, apartemen, atau permukiman padat, kecoak bisa berpindah antarhunian. Rentokil Boecker menyebut mereka dapat melintas antarunit lewat sistem pipa dan bukaan kecil di sekitar pipa serta ventilasi. Native Pest Management menambahkan jalur lain berupa rongga dinding, saluran kabel listrik, dan pipa yang dipakai bersama.
Karena itu, rumah yang bersih pun belum tentu aman. Tom's Guide mencatat infestasi di hunian sebelah bisa merembet, terutama bila unit di dekatnya baru menjalani pengendalian hama sehingga kecoak berpindah mencari tempat baru. Jika kecoak terus muncul padahal Anda sudah menangani unit sendiri, media tersebut menyarankan melapor ke pengelola gedung.
Tips: Tutup celah di sekitar pipa dan dinding yang berbatasan dengan hunian lain, lalu sampaikan masalah ini ke pengelola atau pengurus lingkungan agar penanganannya serentak. Jadwalkan pemeriksaan hama rutin, sebagaimana juga disarankan James River Pest Solutions.
Pertanyaan dan Jawaban seputar Cara Kecoak Masuk Rumah
Apakah kecoak masuk rumah karena rumah kotor?
Tidak selalu. NPIC menegaskan menemukan kecoak bukan tanda rumah jorok, sebab serangga ini umumnya tetap bisa mendapatkan makanan dan air di rumah yang terawat.
Celah sekecil apa yang bisa dilewati kecoak?
Menurut James River Pest Solutions, ruang sekitar 4 milimeter sudah cukup. Tubuh kecoak juga disebut dapat memipih hingga hampir separuh tinggi normalnya.
Apa yang membuat kecoak betah di rumah?
Rentokil Boecker menyebut tiga hal utama: makanan, kelembapan, dan tempat berlindung. Remah, sampah terbuka, pipa bocor, serta tumpukan kardus menjadi contohnya.
Bagaimana cara mencegah kecoak masuk rumah?
Tutup celah dan retakan, perbaiki kebocoran, simpan makanan dalam wadah kedap udara, buang sampah secara teratur, dan jadwalkan pemeriksaan hama rutin.
Kapan harus memanggil jasa pembasmi hama?
Saat kecoak terus muncul atau ditemukan dalam jumlah banyak. Native Pest Management menyebut hal itu sebagai tanda infestasi serius, dan Terminix mengakui sebagian kasus terlalu besar untuk ditangani sendiri.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365462/original/088186900_1791179107-HOAX__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5173559/original/021886800_1742872977-cek_fakta_jemput.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539200/original/068068000_1774593463-sapi_kambing_-_klaim_bantuan_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365296/original/064675400_1791170200-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-05T101528.852.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5513862/original/033295900_1772074336-unnamed__74_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304891/original/051581900_1784776631-dc8f9b0a-27a8-4abe-873e-34226ecbd930.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307264/original/033714300_1784974371-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302382/original/090405900_1784543967-Untitled.jpg)