Cerita Unik PM Jepang Saat Temukan Kecoak di Kediamannya

PM Jepang Sanae Takaichi berbagi cerita unik tentang kecoak di kediaman resminya.

Diterbitkan 05 Oktober 2026, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Tokyo - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengaku terkejut ketika menemukan seekor kecoak di kediaman resminya di Tokyo. Namun, setelah serangga itu menghilang, ia justru mengaku merasa sedikit "kesepian".

Pemimpin Jepang berusia 65 tahun itu menceritakan pengalamannya saat menjawab sejumlah pertanyaan yang kerap diterimanya melalui unggahan di X pada bulan lalu. Unggahan tersebut awalnya ditulis dalam bahasa Jepang.

Dikutip dari People, Senin (5/10/2026), salah satu pertanyaan yang dijawab Takaichi adalah apakah dirinya sudah bertemu dengan hantu yang konon muncul di kediaman resmi perdana menteri.

Pertanyaan itu berkaitan dengan legenda bahwa rumah tersebut dihantui oleh orang-orang yang tewas dalam dua upaya kudeta pada 1930-an, tidak lama setelah kediaman itu dibangun, menurut The Associated Press.

Jawaban Takaichi cukup jelas. Ia belum pernah melihat hantu di kediaman tersebut. Namun, ia justru pernah menemukan sesuatu yang menurutnya cukup menyeramkan: seekor kecoak.

"Saya belum pernah bertemu hantu, tetapi sampai baru-baru ini, saya adalah orang yang berteriak ketika menemukan kecoak," tulis Takaichi di X.

Ia kemudian menceritakan bagaimana kecoak tersebut tiba-tiba muncul meski dirinya merasa sudah menjaga kebersihan kediaman resmi.

Saat masih tinggal di asrama anggota parlemen, Takaichi mengatakan dirinya tidak pernah bertemu kecoak. Setelah pindah ke kediaman resmi, ia juga mengaku rutin membersihkan lantai di bawah meja makan, membuang sisa makanan ke tempat sampah yang memiliki penutup kuat, serta mencuci dan memilah wadah plastik.

Karena itu, ia terkejut ketika suatu hari seekor kecoak tiba-tiba berlari melewati kakinya.

Namun, Takaichi mengaku tidak sanggup membunuh serangga tersebut. Ia mengaitkan hal itu dengan kecintaannya sejak kecil terhadap manga Phoenix karya Osamu Tezuka yang mengangkat tema reinkarnasi.

"Mungkin karena itu, bahkan sekarang sebagai orang dewasa, saya tidak tega membunuh serangga, termasuk kecoak," tulisnya.

Takaichi bahkan mengaku sempat berpikir bahwa kecoak tersebut mungkin juga sedang menjalani bagian dari siklus reinkarnasi.

"Mungkin kehidupan ini juga merupakan bagian dari siklus panjang reinkarnasi itu," kenangnya saat melihat kecoak tersebut berkeliaran di kediaman resmi.

Karena itu, Takaichi membiarkan kecoak tersebut berkeliaran selama beberapa waktu dengan harapan serangga itu akan pergi sendiri. Namun, situasi berubah setelah salah satu stafnya mengetahui keberadaan kecoak tersebut.

"Untuk sementara, saya menahannya, berharap kecoak itu entah bagaimana akan pergi sendiri. Namun, ketika saya memberi tahu sekretaris saya, mereka terkejut," tulisnya.

"Salah satu sekretaris berkata dengan tegas, 'Itu tidak bersih. Saya akan mengurusnya,' dan mengatur Operasi Tempur," lanjut Takaichi.

 

Takut Kecoak, PM Jepang Malah Kesepian Saat Serangga Itu Hilang

 

Mengaku Kesepian Saat Kecoak Menghilang

Setelah stafnya mengambil tindakan, Takaichi mengatakan dirinya tidak lagi melihat kecoak lain di kediaman resmi tersebut.

Meski merasa lega, ia mengaku ada perasaan lain yang muncul setelah kecoak itu tidak lagi terlihat.

"Saya merasa lega, tetapi juga sedikit kesepian, atau mungkin sedih..." tulisnya.

Cerita tentang kecoak tersebut muncul setelah Takaichi sebelumnya menjelaskan melalui unggahan lain di X bahwa dirinya kini lebih banyak bekerja dari kediaman resmi perdana menteri yang berada di sebelah kantornya.

Penjelasan itu disampaikan di tengah pemberitaan mengenai dirinya yang disebut lebih sering berada di kediaman resmi.

Takaichi mengatakan bekerja dari rumah memungkinkannya mengurangi jumlah staf dan personel keamanan, termasuk polisi khusus atau SP, yang harus terlibat pada waktu tertentu.

Menurutnya, cara tersebut membuat pekerjaan lebih efisien sekaligus mengurangi beban staf dan personel keamanan, termasuk SP, pada hari kerja.

"Meski kediaman perdana menteri dikenal sebagai rumah perdana menteri, tempat itu juga memiliki fungsi yang kuat sebagai ruang untuk pertemuan dan kegiatan resmi," tulis Takaichi.