Liputan6.com, Jakarta - Rangkaian Perayaan Hari Tentara Nasional Indonesia 2026Â mencapai puncaknya pada Senin (5/10/2026). Upacara peringatan digelar di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, dengan Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara.
Perayaan ini sebenarnya sudah bergulir sejak awal Agustus lewat berbagai lomba, kegiatan olahraga serentak di daerah, hingga TNI Fair di kawasan Monumen Nasional (Monas). Namun, puncak acara yang semula dirancang besar di Monas akhirnya digelar sederhana karena banyak prajurit sedang bertugas menangani bencana.
Tahun ini TNI mengusung tema "TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur". Berikut rangkuman perjalanan perayaan, mulai dari sejarah tanggal 5 Oktober, kegiatan menjelang puncak, hingga rangkaian upacara hari ini, dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber pada Senin (5/10/2026).
Advertisement
Mengapa HUT TNI Diperingati Setiap 5 Oktober?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370999/original/097002200_1759627487-Jepretan_Layar_2025-10-03_pukul_08.14.52.jpg)
Tanggal 5 Oktober merujuk pada pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945. TKR merupakan perubahan dari Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang dibentuk setelah Proklamasi Kemerdekaan pada Agustus 1945. Sejak 1959, tanggal itu diperingati sebagai Hari TNI.
Nama organisasi ini kemudian berubah beberapa kali. TKR menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI) agar susunannya sesuai dengan dasar-dasar militer internasional. Selanjutnya, pada 3 Juni 1947, Presiden mengesahkan berdirinya Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai wadah yang menyatukan TRI dengan badan-badan perjuangan rakyat.
Meski nama TNI baru resmi digunakan pada 1947, hari lahirnya tetap dirayakan setiap 5 Oktober. Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam ucapan Dirgahayu ke-81 menyebut peringatan ini sebagai momentum memperkuat pengabdian, profesionalisme, dan soliditas dalam menjaga kedaulatan negara.
Advertisement
Lomba dan Olahraga Serentak Menjelang Puncak
Rangkaian HUT ke-81 TNI dibuka dengan Lomba dan Open Tournament Piala Panglima TNI yang berlangsung sejak 1 Agustus hingga 10 Oktober 2026. Kompetisi ini mencakup 72 jenis lomba, terdiri atas 61 cabang olahraga dan 11 cabang nonolahraga.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut kegiatan olahraga digelar serentak di seluruh wilayah Kodam, menyesuaikan kondisi daerah masing-masing. Ragamnya mulai dari fun run, paralayang, tenis lapangan, basket, hingga off-road. Salah satu kegiatan, yakni fun run di kawasan Monas yang diikuti 15.000 peserta, tercatat sebagai rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Pada 19–20 September 2026, TNI menggelar TNI Fair di Monas. Masyarakat bisa melihat dan menaiki langsung alat utama sistem senjata (alutsista) yang dipamerkan. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas menegaskan warga dibebaskan masuk sebagai bukti kedekatan TNI dengan rakyat.
Bakti Sosial dan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9325937/original/012466700_1786946625-0L5A9413.jpg)
Selain pameran, TNI Fair menghadirkan layanan bakti kesehatan gratis, mulai dari donor darah, pengobatan umum, pemeriksaan gigi, khitanan, operasi katarak, hingga operasi bibir sumbing. Panitia juga menyiapkan puluhan ribu porsi makanan gratis, termasuk memasak dalam kuali raksasa yang menghasilkan hingga 6 ribu porsi.
Mabes TNI turut menggelar pemeriksaan psikologi secara daring dan real-time dengan target 8.100 orang, yang diharapkan memecahkan rekor MURI. Ada pula pelatihan hidup dasar bagi pelajar dan masyarakat umum, serta pameran hasil penelitian dan pengembangan TNI untuk memperkuat pertahanan negara.
Dari rangkaian itu, Panglima TNI menitipkan harapan agar institusinya terus berbenah. "Harapannya semoga TNI makin prima, makin dicintai rakyat, dan selalu jaya," ujar Agus di Monas, Minggu (20/9/2026). Doa bersama lintas agama juga dijadwalkan pada 1 Oktober di kawasan yang sama.
Advertisement
Puncak Acara Batal di Monas, Pindah ke Cilangkap
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9325934/original/066708400_1786946623-0L5A9065.jpg)
Rencana awalnya, puncak HUT ke-81 TNI digelar di Monas dengan parade dan defile 520 unit alutsista serta kendaraan, ditambah sailing pass 102 kapal perang di Teluk Jakarta. Pada 22 September 2026, Kapuspen TNI mengumumkan upacara dipindahkan ke Mabes TNI secara sederhana.
Alasannya, banyak prajurit sedang menjalankan penugasan penanganan bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Panglima TNI mengulang penjelasan itu pada Minggu (27/9/2026), bahwa pasukan yang semestinya mengikuti upacara masih berada di daerah bencana. Sailing pass di perairan Teluk Jakarta ikut ditiadakan.
TNI menekankan perubahan ini tidak mengurangi kekhidmatan peringatan. Menurut laporan Republika, upacara parade di Cilangkap melibatkan 3.378 personel dari tiga matra TNI, Komponen Cadangan (Komcad), serta KKRI/Pramuka. Acara tidak terbuka untuk umum, dan Pusat Penerangan TNI menyebut konsepnya sederhana dan khidmat dengan parade pasukan serta sejumlah alutsista.
Susunan Upacara dan Peresmian Satuan Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371486/original/011163300_1759659889-def6.jpg)
Upacara di Lapangan Prima Mabes TNI dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB. Presiden Prabowo tiba di mimbar kehormatan sekitar pukul 08.58 WIB, sedangkan komandan upacara dijabat Pangkogabwilhan III Letjen Lucky Avianto. Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 Joko Widodo terpantau hadir.
Urutan acaranya meliputi pemeriksaan pasukan, mengheningkan cipta, pengucapan Sapta Marga, pelantikan dan pengukuhan satuan baru, amanat inspektur upacara, hingga penutupan dengan Andhika Bhayangkara. Peresmian satuan baru menjadi bagian yang tetap dilaksanakan meski rangkaian lain di Monas ditiadakan.
Berdasarkan siaran pers Puspen TNI, satuan baru dari TNI AD terdiri atas enam Kodam, 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, dan tiga batalyon bantuan tempur. TNI AL meresmikan satu Brigade Infanteri Marinir dan empat batalyon marinir. TNI AU meresmikan satu Divisi II Korpasgat, satu brigade, tiga batalyon Korpasgat, satu skadron pendidikan, dua skadron udara, dan dua satuan radar.
Advertisement
Tanya Jawab Seputar HUT ke-81 TNI 2026
Kapan HUT ke-81 TNI 2026 diperingati?
Puncaknya jatuh pada Senin, 5 Oktober 2026, dengan upacara dimulai pukul 09.00 WIB.
Di mana upacara puncak digelar?
Di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Lokasi ini menggantikan rencana awal di Monas.
Apa tema HUT ke-81 TNI?
"TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur".
Mengapa perayaan digelar sederhana?
Karena banyak prajurit TNI sedang bertugas menangani bencana di sejumlah daerah, termasuk karhutla.
Apakah upacara terbuka untuk umum?
Tidak. Menurut laporan Suara Surabaya, upacara di Cilangkap digelar tertutup untuk umum.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365046/original/083732600_1791097921-cek_fakta_sapi_bebek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360863/original/067393500_1758767787-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-09-25T090726.096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845750/original/003475400_1562319949-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370102/original/016132800_1759489345-gla1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3594220/original/032588200_1633508023-peristiwa-5-oktober-lahirnya-tentara-nasional-indonesia-begini-sejarahnya.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365223/original/015931900_1791161824-IMG_7467.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365010/original/063396900_1791094812-4343a26b-b029-40a3-aa2f-051dac4ff4fe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361778/original/015036000_1790747356-1000458248.jpg)