Perbedaan Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia, Ternyata Bukan Sekadar Beda Tanggal

Kenali perbedaan Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia dari tanggal, sejarah, tujuan, hingga maknanya.

Diterbitkan 05 Oktober 2026, 11:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Guru memiliki dua momentum peringatan yang kerap dianggap sama, yakni Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia. Keduanya memang sama-sama menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada para pendidik, tetapi memiliki latar belakang, tanggal peringatan, serta cakupan yang berbeda.

Di Indonesia, Hari Guru Nasional diperingati setiap 25 November, sedangkan Hari Guru Sedunia atau World Teachers' Day diperingati setiap 5 Oktober. Perbedaan tersebut tidak hanya terletak pada tanggal, tetapi juga berkaitan dengan konteks nasional dan internasional yang melatarbelakangi masing-masing peringatan.

Berikut penjelasan selengkapnya yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (5/10).

Hari Guru Nasional Diperingati Setiap 25 November

Hari Guru Nasional diperingati di Indonesia setiap 25 November. Pemerintah menetapkan tanggal tersebut melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, sekaligus bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI.

Pemilihan 25 November memiliki kaitan dengan sejarah organisasi guru di Indonesia. Kongres Guru Indonesia yang berlangsung pada 24-25 November 1945 di Surakarta menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan persatuan guru setelah Indonesia merdeka.

Dalam pelaksanaannya, Hari Guru Nasional menjadi momentum untuk menghargai dedikasi guru dan tenaga kependidikan sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai peran strategis mereka dalam pendidikan. Peringatannya dapat diisi dengan berbagai kegiatan di lingkungan sekolah maupun institusi pendidikan.

Hari Guru Sedunia Diperingati Setiap 5 Oktober

Berbeda dari Hari Guru Nasional yang memiliki konteks Indonesia, Hari Guru Sedunia merupakan peringatan internasional yang berlangsung setiap 5 Oktober. UNESCO menjelaskan bahwa World Teachers' Day telah diperingati sejak 1994 untuk merayakan peran guru di seluruh dunia.

Tanggal 5 Oktober dipilih untuk memperingati adopsi Recommendation concerning the Status of Teachers oleh UNESCO dan ILO pada 5 Oktober 1966. Rekomendasi tersebut menjadi kerangka internasional mengenai hak dan tanggung jawab guru, persiapan serta pendidikan lanjutan, perekrutan, kondisi kerja, dan proses pembelajaran.

Karena cakupannya global, isu yang diangkat dalam Hari Guru Sedunia tidak terbatas pada penghargaan kepada guru. Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk membicarakan kondisi profesi guru, dukungan yang dibutuhkan pendidik, serta berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan di berbagai negara.

Perbedaan Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia

Jika dilihat sekilas, kedua peringatan tersebut memiliki tujuan yang hampir sama, yaitu memberikan perhatian dan penghargaan kepada profesi guru. Namun, konteks yang mendasarinya membuat Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia tidak dapat dianggap sebagai peringatan yang sama.

Berikut beberapa perbedaan utamanya:

Aspek Hari Guru Nasional Hari Guru Sedunia
Tanggal 25 November 5 Oktober
Cakupan Indonesia Internasional
Dasar sejarah Berkaitan dengan sejarah persatuan guru di Indonesia dan HUT PGRI Berkaitan dengan adopsi Recommendation concerning the Status of Teachers 1966
Penyelenggaraan Diperingati dalam konteks nasional Indonesia Diperingati secara global
Fokus Penghargaan terhadap guru dan peran guru dalam pendidikan Indonesia Penghargaan sekaligus perhatian terhadap status, hak, kondisi kerja, dan masa depan profesi guru secara global

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa kedua hari peringatan mempunyai ruang lingkup masing-masing. Hari Guru Nasional lebih dekat dengan sejarah dan perkembangan profesi guru di Indonesia, sedangkan Hari Guru Sedunia membawa pembahasan mengenai profesi guru dalam konteks pendidikan internasional.

Mengapa Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia Memiliki Tanggal Berbeda?

Tanggal yang berbeda muncul karena kedua peringatan tersebut berasal dari latar belakang yang berbeda. Hari Guru Nasional ditetapkan pemerintah Indonesia untuk menjadi momentum penghormatan terhadap guru dalam konteks sejarah dan pendidikan nasional. Sementara itu, Hari Guru Sedunia berangkat dari momentum internasional terkait standar mengenai status profesi guru.

Pada Hari Guru Sedunia, perhatian diarahkan pada Recommendation concerning the Status of Teachers yang diadopsi pada 5 Oktober 1966. Dokumen tersebut membahas berbagai aspek profesi guru, termasuk hak dan tanggung jawab, persiapan profesional, perekrutan, ketentuan kerja, serta lingkungan pembelajaran.

Sementara itu, tanggal 25 November dalam konteks Indonesia berkaitan dengan keputusan pemerintah yang menetapkannya sebagai Hari Guru Nasional dan HUT PGRI. Karena itu, masyarakat Indonesia dapat memperingati dua momentum tersebut tanpa menganggap salah satunya sebagai pengganti yang lain.

Apa Makna Hari Guru Nasional bagi Masyarakat Indonesia?

Hari Guru Nasional menjadi salah satu momentum untuk mengingat kembali posisi guru dalam perjalanan pendidikan Indonesia. Guru tidak hanya menjalankan kegiatan mengajar, tetapi juga memiliki peran dalam membimbing, melatih, menilai, dan mengembangkan potensi peserta didik.

Pedoman pelaksanaan peringatan Hari Guru Nasional dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga menempatkan guru sebagai salah satu faktor strategis dalam menentukan keberhasilan pendidikan. Momentum ini sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kedudukan dan peran strategis guru serta tenaga kependidikan.

Karena itu, peringatan Hari Guru Nasional tidak harus selalu dimaknai melalui acara seremonial. Memberikan penghargaan kepada guru, menghormati proses pendidikan, serta mendukung lingkungan belajar yang baik juga dapat menjadi bentuk apresiasi terhadap profesi tersebut.

Makna Hari Guru Sedunia bagi Pendidikan Global

Hari Guru Sedunia memiliki cakupan yang lebih luas karena mempertemukan perhatian terhadap guru dari berbagai negara. UNESCO menempatkan momentum ini sebagai kesempatan untuk merayakan kontribusi guru sekaligus merefleksikan dukungan yang diperlukan agar mereka dapat menjalankan profesinya dengan baik.

Isu mengenai status dan kondisi profesi guru menjadi bagian penting dalam peringatan tersebut. Recommendation concerning the Status of Teachers 1966 memberikan kerangka internasional mengenai hak dan tanggung jawab guru serta berbagai aspek yang berkaitan dengan persiapan, perekrutan, pekerjaan, dan kondisi mengajar.

Pada 2026, World Teachers' Day juga menandai 60 tahun Recommendation concerning the Status of Teachers 1966. UNESCO mengangkat tema "Standing with teachers: 60 years of protecting the profession, advancing its status and shaping our futures", dengan perhatian pada tantangan yang memengaruhi status profesi guru di tengah perubahan pendidikan dan teknologi.

Apakah Hari Guru Nasional Sama dengan Hari Guru Sedunia?

Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia bukan peringatan yang sama, meskipun keduanya sama-sama memberikan perhatian kepada profesi guru. Hari Guru Nasional merupakan peringatan nasional di Indonesia yang jatuh pada 25 November, sedangkan Hari Guru Sedunia merupakan peringatan internasional setiap 5 Oktober.

Keduanya juga mempunyai latar belakang sejarah yang berbeda. Hari Guru Nasional berkaitan dengan penetapan pemerintah Indonesia serta sejarah organisasi guru di Indonesia, sedangkan Hari Guru Sedunia berkaitan dengan adopsi rekomendasi UNESCO dan ILO tentang status guru pada 1966.

Dengan demikian, penyebutan "Hari Guru" pada kedua momentum tersebut tidak berarti tanggal dan sejarahnya sama. Keduanya justru dapat dilihat sebagai dua kesempatan berbeda untuk memberikan penghargaan sekaligus meningkatkan perhatian terhadap profesi guru, baik dalam lingkup Indonesia maupun dunia.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Perbedaan Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia

1. Hari Guru Nasional tanggal berapa?

Hari Guru Nasional diperingati setiap 25 November di Indonesia.

2. Hari Guru Sedunia tanggal berapa?

Hari Guru Sedunia atau World Teachers' Day diperingati setiap 5 Oktober di seluruh dunia.

3. Apa perbedaan utama Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia?

Perbedaan utamanya terletak pada cakupan dan latar belakangnya. Hari Guru Nasional berlaku dalam konteks Indonesia, sedangkan Hari Guru Sedunia merupakan peringatan internasional.

4. Mengapa Hari Guru Sedunia diperingati 5 Oktober?

Tanggal 5 Oktober memperingati adopsi Recommendation concerning the Status of Teachers oleh UNESCO dan ILO pada 5 Oktober 1966.

5. Apakah Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia bisa dirayakan bersamaan?

Keduanya dapat diperingati sebagai momentum untuk mengapresiasi guru, tetapi tetap perlu dibedakan karena memiliki tanggal, sejarah, dan cakupan yang berbeda.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6