Liputan6.com, Jakarta - Inspirasi penataan dapur untuk memudahkan penggunaan bisa menjadi solusi saat ruangan mulai dipenuhi bahan makanan, kemasan, dan berbagai peralatan. Penataan yang tepat membuat dapur lebih rapi sekaligus memudahkan menemukan barang yang dibutuhkan.
Memilah barang yang masih diperlukan menjadi langkah awal dalam menerapkan inspirasi penataan dapur untuk memudahkan penggunaan. Setelah itu, manfaatkan ruang yang tersedia dengan menambahkan rak, wadah, atau organizer sesuai kebutuhan.
Melalui pencahayaan, wadah transparan, keranjang, hingga pemanfaatan dinding, berbagai cara tersebut dapat menjadi inspirasi penataan dapur untuk memudahkan penggunaan. Dengan penempatan yang tepat, aktivitas memasak dan mengambil perlengkapan menjadi lebih praktis.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari Good Housekeeping tentang inspirasi penataan dapur untuk memudahkan penggunaan, Jumat (4/9/2026).
1. Tambahkan Pencahayaan pada Area Penyimpanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340470/original/026507000_1788508130-pencahayaan_dapur.jpg)
Area penyimpanan yang gelap dapat menyulitkan Anda menemukan bahan makanan atau perlengkapan yang dibutuhkan. Tambahkan lampu di dalam lemari, di bawah kabinet, atau pada area penyimpanan yang minim cahaya. Jika memungkinkan, gunakan lampu otomatis yang menyala ketika pintu lemari dibuka agar isi penyimpanan dapat langsung terlihat.
2. Gunakan Rak Bertingkat untuk Memaksimalkan Ruang
Rak bertingkat dapat membantu memanfaatkan ruang vertikal di dalam lemari. Peralatan makan seperti piring dan mangkuk dapat disusun pada tingkat berbeda sehingga kapasitas penyimpanan bertambah tanpa membuat tumpukan terlalu tinggi. Letakkan perlengkapan yang jarang digunakan di bagian atas, sedangkan barang sehari-hari di area yang lebih mudah dijangkau.
Advertisement
3. Jangan Memaksakan Isi Wadah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340471/original/032830100_1788508130-Jangan_Memaksakan_Isi_Wadah.jpg)
Keranjang, kotak, dan wadah penyimpanan memang dapat membuat dapur lebih teratur, tetapi jangan mengisinya sampai terlalu penuh. Sisakan ruang agar barang tetap mudah diambil dan dikembalikan. Wadah yang terlalu padat justru dapat membuat isi berantakan ketika Anda terburu-buru mencari sesuatu.
4. Manfaatkan Rak untuk Menambah Ruang Penyimpanan
Rak tambahan dapat menjadi solusi sederhana untuk memanfaatkan area dapur yang masih kosong. Anda bisa menggunakan rak terbuka untuk meletakkan bahan makanan, perlengkapan makan, atau peralatan yang sering digunakan. Selain menambah kapasitas, rak juga membuat barang lebih mudah terlihat dan diambil.
5. Sesuaikan Wadah dengan Kedalaman Rak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340472/original/039331500_1788508130-Sesuaikan_Wadah_dengan_Kedalaman_Rak.jpg)
Rak yang dalam memang dapat menampung lebih banyak barang, tetapi juga berisiko membuat benda di bagian belakang sulit dijangkau. Gunakan wadah transparan atau keranjang yang mudah ditarik untuk menyimpan barang di area tersebut. Dengan begitu, seluruh isi rak dapat diakses tanpa harus membongkar barang yang berada di bagian depan.
6. Buat Area Khusus untuk Kopi dan Teh
Kelompokkan kopi, teh, gula, cangkir, dan perlengkapan minum dalam satu area agar lebih praktis saat digunakan. Kantong teh, kopi instan, atau pemanis dapat disimpan dalam laci dan wadah kecil berdasarkan jenisnya. Jika ruang memungkinkan, letakkan peralatan seperti ketel atau mesin kopi di dekat area tersebut.
Advertisement
7. Tempatkan Camilan pada Ketinggian yang Mudah Dijangkau
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340473/original/046107600_1788508130-camilan.jpg)
Sediakan satu area khusus untuk camilan agar tidak bercampur dengan bahan makanan lainnya. Jika ada anak di rumah, letakkan camilan yang diperbolehkan pada rak dengan ketinggian yang sesuai sehingga mereka dapat mengambilnya sendiri. Gunakan keranjang untuk mengumpulkan berbagai jenis camilan agar tetap mudah ditemukan dan tidak berserakan.
8. Manfaatkan Ruang untuk Microwave
Microwave yang berada di atas meja dapat menghabiskan ruang kerja yang cukup besar. Jika kondisi dapur memungkinkan, sediakan ceruk atau area khusus untuk menempatkan microwave sehingga meja menjadi lebih lega. Pastikan penempatannya tetap mengikuti petunjuk penggunaan dan kebutuhan ventilasi perangkat.
9. Gunakan Wadah Transparan yang Dapat Ditumpuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340474/original/053835900_1788508130-Gunakan_Wadah_Transparan.jpg)
Wadah transparan yang bisa ditumpuk membantu memaksimalkan ruang vertikal sekaligus membuat isi penyimpanan tetap terlihat. Gunakan untuk bahan makanan kering seperti pasta, sereal, tepung, atau makanan ringan. Wadah dengan bentuk seragam juga membuat susunan di dalam lemari terlihat lebih rapi dan mudah diatur.
10. Manfaatkan Dinding Dapur
Ketika ruang lantai dan meja terbatas, manfaatkan dinding sebagai area penyimpanan tambahan. Rak dinding, pengait, atau organizer dapat digunakan untuk menyimpan talenan, sapu, kain lap, dan peralatan dapur lainnya. Cara ini membantu membebaskan ruang di lantai maupun meja sehingga dapur tidak terasa terlalu penuh.
Advertisement
11. Buat Daftar Persediaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340475/original/061067200_1788508130-Buat_Daftar_Persediaan.jpg)
Mencatat bahan makanan yang tersedia dapat membantu Anda mengetahui barang apa yang perlu dibeli kembali. Tempelkan daftar persediaan di bagian dapur yang mudah terlihat dan perbarui secara berkala. Cara sederhana ini juga dapat mencegah bahan makanan terlupakan hingga melewati masa simpannya.
12. Simpan Barang dalam Keranjang Berlabel
Keranjang dapat digunakan untuk mengelompokkan berbagai kebutuhan dapur, mulai dari bahan membuat kue, makanan ringan, hingga persediaan perlengkapan rumah tangga. Berikan label pada setiap keranjang agar isinya mudah dikenali. Dengan begitu, Anda tidak perlu membuka banyak wadah hanya untuk mencari satu barang.
13. Kelompokkan Bahan Makanan Berdasarkan Jenis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340476/original/069352500_1788508130-Kelompokkan_Bahan_Makanan_Berdasarkan_Jenis.jpg)
Atur dapur seperti layaknya toko dengan menempatkan barang yang sejenis dalam satu area. Bahan untuk sarapan seperti sereal dan oatmeal dapat dikelompokkan bersama, sementara makanan kaleng, bumbu, pasta, dan beras memiliki area masing-masing. Pengelompokan ini membuat bahan yang dibutuhkan lebih cepat ditemukan sekaligus membantu memantau persediaan.
14. Kombinasikan Berbagai Jenis Penyimpanan
Tidak semua barang harus disimpan dengan cara yang sama. Padukan keranjang, wadah transparan, rak bertingkat, kotak penyimpanan, dan organizer sesuai kebutuhan. Barang yang sering digunakan dapat ditempatkan pada area yang mudah dijangkau, sedangkan perlengkapan yang jarang dipakai bisa disimpan di bagian atas. Dengan kombinasi tersebut, ruang dapur dapat dimanfaatkan secara maksimal tanpa membuatnya terasa sesak.
Pertanyaan Seputar Inspirasi Penataan DapurÂ
Apa itu konsep segitiga kerja dapur?
Konsep segitiga kerja dapur adalah prinsip desain yang menghubungkan tiga area utama di dapur—area penyimpanan bahan makanan, area persiapan dan pencucian, serta area memasak—untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi gerakan yang tidak perlu saat memasak.
Mengapa desain ergonomis penting dalam penataan dapur?
Desain ergonomis penting untuk kenyamanan, efisiensi, dan keamanan pengguna. Ini menyesuaikan elemen dapur seperti tinggi meja kerja dengan postur tubuh, meminimalkan aktivitas membungkuk, menjangkau terlalu jauh, dan berjalan bolak-balik, sehingga mengurangi kelelahan dan risiko cedera.
Bagaimana pembagian zona kerja dapat meningkatkan efisiensi dapur?
Pembagian zona kerja membagi dapur menjadi area-area spesifik seperti zona penyimpanan bahan segar, bahan kering, persiapan makanan, memasak, dan pencucian. Ini membantu setiap aktivitas memiliki lokasi yang jelas, meningkatkan produktivitas, mengurangi risiko kontaminasi silang, dan memungkinkan pemrosesan paralel.
Apa saja solusi penyimpanan yang efisien untuk dapur?
Solusi penyimpanan efisien meliputi memaksimalkan ruang vertikal dengan rak dinding atau gantung, menggunakan laci tarik dan kabinet yang sesuai untuk jenis barang, serta menerapkan organisasi penyimpanan dengan wadah transparan dan pelabelan. Furnitur multifungsi dan troli dapur juga dapat dimanfaatkan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340333/original/035396900_1788502118-cek_fakta_purbaya_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339837/original/071003300_1788430175-alat_pertanian_-cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336533/original/011425200_1788164909-cek_fakta_pppk_kemenag.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340469/original/019802900_1788508130-HL_dapur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3547634/original/055422900_1629625907-016277700_1599708240-india-929719_1280__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340444/original/050872100_1788506417-Gemini_Generated_Image_obzqfkobzqfkobzq__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340336/original/011938700_1788502332-bec053af-9925-42c9-b8fe-b945ab6cdd92.jpg)