Pekarangan Terasa Gersang saat Kemarau? Ini 10 Tanaman yang Mudah Dirawat di Rumah

Pekarangan tetap hijau saat kemarau dengan 10 tanaman yang mudah dirawat dan tahan panas, tanpa perlu perawatan rumit.

Diterbitkan 03 September 2026, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Musim kemarau sering membuat pekarangan rumah terlihat lebih kering dan gersang. Rumput mulai menguning, tanah cepat kehilangan kelembapan, sementara beberapa tanaman justru tampak layu meski sudah disiram.

Namun, kondisi tersebut bukan berarti Anda harus membiarkan halaman rumah terlihat tandus. Ada sejumlah tanaman yang relatif mudah dirawat dan mampu beradaptasi dengan kondisi panas, sehingga cocok ditanam di pekarangan rumah.

Tidak harus memiliki lahan luas, beberapa tanaman bahkan bisa ditanam dalam pot atau polybag. Berikut 10 pilihan tanaman yang dapat membuat pekarangan tetap hijau dan lebih sedap dipandang saat kemarau, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (3/9/2026). 

1. Lidah Mertua

Lidah mertua menjadi salah satu tanaman yang praktis untuk pemula. Tanaman ini memiliki daun tegak dengan bentuk dan corak yang menarik sehingga dapat ditempatkan di teras maupun sudut pekarangan.

Perawatannya juga relatif sederhana. Lidah mertua tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering dan dapat tumbuh di tempat dengan cahaya terang.

2. Lidah Buaya

Selain memiliki bentuk yang menarik, lidah buaya juga dikenal sebagai tanaman yang mudah dirawat. Daunnya yang tebal mampu menyimpan air sehingga tanaman ini tidak harus disiram setiap hari.

Lidah buaya dapat ditanam di dalam pot dan ditempatkan di area yang mendapatkan sinar matahari cukup.

3. Kaktus

Jika ingin mengubah pekarangan yang gersang menjadi lebih menarik, kaktus bisa menjadi pilihan. Tanaman ini identik dengan kondisi lingkungan yang panas dan membutuhkan penyiraman yang relatif jarang.

Beragam bentuk kaktus juga memungkinkan Anda membuat sudut tanaman yang unik tanpa membutuhkan banyak ruang.

4. Sukulen

Sukulen memiliki daun berdaging yang mampu menyimpan air. Karakter tersebut membuat beberapa jenis sukulen cocok untuk area rumah yang mendapatkan banyak cahaya dan tidak terlalu sering disiram.

Tanaman ini juga tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran sehingga mudah dipadukan dengan pot dekoratif.

5. Bougenville

Pekarangan rumah akan terlihat lebih berwarna dengan kehadiran bougenville. Tanaman berbunga ini dapat tumbuh dengan baik di area yang mendapatkan sinar matahari cukup.

Selain ditanam langsung di tanah, bougenville juga bisa dibentuk sebagai tanaman dalam pot. Bunganya yang cerah dapat menjadi daya tarik tersendiri di halaman rumah.

6. Bunga Kamboja

Kamboja dikenal sebagai tanaman yang cukup tahan terhadap kondisi panas. Bentuk bunganya yang khas juga dapat memberikan kesan lebih cantik pada pekarangan.

Tanaman ini cocok ditempatkan di area terbuka yang mendapatkan cahaya matahari. Pastikan media tanam memiliki drainase yang baik agar air tidak menggenang.

7. Aglaonema

Bagi Anda yang menginginkan tanaman berdaun cantik, aglaonema bisa dipertimbangkan. Tanaman ini memiliki beragam corak daun yang dapat membuat area rumah terlihat lebih hidup.

Meski demikian, aglaonema sebaiknya ditempatkan pada area dengan cahaya yang sesuai dan tidak dibiarkan terkena panas matahari langsung secara berlebihan.

8. Pandan

Pandan tidak hanya berguna sebagai tanaman penghias pekarangan. Daunnya juga sering dimanfaatkan untuk memberikan aroma pada berbagai masakan.

Tanaman ini dapat ditanam di pot maupun langsung di tanah. Dengan perawatan yang tepat dan penyiraman sesuai kondisi media tanam, pandan dapat menjadi pilihan tanaman rumah yang cukup praktis.

9. Rosemary

Rosemary bisa menjadi pilihan menarik bagi pemilik rumah yang ingin memiliki tanaman sekaligus tanaman aromatik. Daunnya memiliki aroma khas dan dapat dimanfaatkan sebagai bumbu masakan.

Tanaman ini menyukai cahaya matahari dan media tanam yang memiliki drainase baik. Jangan terlalu sering menyiramnya jika kondisi tanah masih lembap.

10. Palem

Untuk pekarangan yang ingin dibuat terasa lebih teduh dan tropis, tanaman palem dapat menjadi pilihan. Jenis palem tertentu dapat ditanam di area rumah dan memberikan kesan hijau yang lebih kuat.

Pemilihan jenis dan ukuran palem sebaiknya disesuaikan dengan luas pekarangan agar tanaman tidak membuat halaman terasa terlalu penuh.

Tips Merawat Tanaman saat Musim Kemarau

Memilih tanaman yang relatif tahan panas tetap perlu diikuti dengan perawatan yang tepat. Penyiraman sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanah, bukan sekadar berdasarkan jadwal.

Waktu penyiraman juga dapat dipilih pada pagi atau sore hari agar air tidak cepat menguap akibat teriknya matahari. Selain itu, penggunaan mulsa atau bahan penutup permukaan tanah dapat membantu menjaga kelembapan media tanam.

Pastikan pula pot memiliki lubang drainase yang cukup. Tanaman yang tahan panas tetap dapat mengalami masalah jika akarnya terus-menerus terendam air.

Tidak Punya Pekarangan Luas? Tanam di Pot

Pekarangan sempit bukan alasan untuk tidak membuat rumah terasa lebih hijau. Tanaman seperti lidah mertua, lidah buaya, kaktus, sukulen, dan beberapa tanaman berbunga dapat ditanam menggunakan pot.

Susun beberapa pot dengan ukuran berbeda di teras atau sisi halaman. Selain menghemat tempat, cara ini membuat tanaman lebih mudah dipindahkan ketika membutuhkan penyesuaian cahaya.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman untuk Musim Kemarau

Tanaman apa yang paling mudah dirawat saat musim kemarau?

Lidah mertua, lidah buaya, kaktus, dan beberapa jenis sukulen termasuk pilihan yang relatif mudah dirawat karena memiliki kemampuan menyimpan air atau tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering.

Apakah tanaman tahan panas tetap harus disiram setiap hari?

Tidak selalu. Frekuensi penyiraman sebaiknya disesuaikan dengan jenis tanaman, kondisi tanah, ukuran pot, dan cuaca. Periksa kelembapan media tanam sebelum kembali menyiram.

Apakah tanaman bisa ditanam di pot saat musim kemarau?

Bisa. Justru pot dapat memudahkan pemilik rumah mengatur posisi tanaman sesuai kebutuhan cahaya dan memindahkannya ketika kondisi terlalu panas.

Bagaimana agar tanah tidak cepat kering?

Gunakan media tanam yang sesuai dan pertimbangkan penggunaan mulsa untuk membantu mengurangi penguapan air dari permukaan tanah. Penyiraman secara tepat juga membantu menjaga kelembapan.

Apa tanaman yang cocok untuk pekarangan sempit?

Lidah mertua, lidah buaya, kaktus, sukulen, dan tanaman berukuran kecil lainnya dapat menjadi pilihan. Tanaman tersebut bisa ditempatkan dalam pot sehingga tidak membutuhkan banyak lahan.

Apakah semua tanaman tahan panas cocok diletakkan di bawah matahari langsung?

Tidak. Setiap tanaman memiliki kebutuhan cahaya yang berbeda. Sebelum menempatkannya di pekarangan, perhatikan kebutuhan sinar matahari masing-masing tanaman agar pertumbuhannya tetap optimal.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6