Liputan6.com, Jakarta - Link Cek Desil Kemensos kini jadi kata kunci pencarian yang ramai dicari masyarakat yang ingin tahu status kelayakan penerima bansos. Sistem desil dipakai pemerintah untuk mengelompokkan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi sebagai acuan penyaluran bantuan sosial secara tepat sasaran.
Desil terbagi menjadi sepuluh kelompok, mulai desil 1 yang mewakili keluarga termiskin hingga desil 10 dengan kondisi ekonomi paling mapan. Setiap kelompok mewakili sekitar 10 persen populasi berdasarkan peringkat kesejahteraan, jadi dasar penentuan keluarga penerima PKH, Sembako, hingga PBI-JK.
Pengecekan status desil bisa dilakukan online lewat situs Cek Bansos Kemensos maupun DTSEN BPS memakai NIK KTP. Data desil bersumber dari DTSEN yang dikelola BPS dengan 39 variabel sosial ekonomi, dan diperbarui berkala sehingga masyarakat perlu rutin memeriksa statusnya. Berikut ulasan link cek desil Kemensos, dirangkum Liputan6.com, Kamis (3/9/2026).
Advertisement
1. Apa Itu Desil dan Kenapa Penting?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6370179/original/076427000_1779245274-unnamed__1_.jpg)
Desil adalah sistem pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi yang digunakan pemerintah sebagai salah satu acuan utama dalam menentukan sasaran program bantuan sosial. Berbeda dari anggapan banyak orang, penentuan kelompok desil tidak didasarkan pada besaran pendapatan atau pengeluaran bulanan semata, melainkan hasil olahan dari puluhan variabel sosial ekonomi yang saling berkaitan.
Karena perannya yang krusial, mengetahui status desil menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk memahami potensi kelayakan mereka menerima berbagai program bantuan dari negara, mulai dari bantuan pangan, kesehatan, hingga pendidikan.
Advertisement
2. Cara Cek Desil Lewat Situs Cek Bansos Kemensos
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324108/original/063972700_1786690304-Screenshot_2026-08-14_131827.jpg)
Salah satu link cek desil Kemensos yang paling banyak digunakan adalah situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. Berikut langkah-langkahnya:
-
Buka situs cekbansos.kemensos.go.id melalui browser HP atau laptop.
-
Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai yang tertera di KTP.
-
Isi kode captcha yang muncul di layar; jika kurang jelas, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
-
Klik tombol "CARI DATA" untuk memulai pencarian.
-
Sistem akan menampilkan hasil berupa nama, status desil, serta daftar bansos yang berpotensi diterima.
Metode ini praktis karena hanya membutuhkan NIK KTP tanpa perlu registrasi akun terlebih dahulu.
3. Cara Cek Desil Lewat DTSEN BPS
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339278/original/002737500_1788409806-h.jpg)
Selain lewat Kemensos, masyarakat juga bisa mengecek status desil melalui situs DTSEN BPS di dtsen-form.bps.go.id. Berikut caranya:
-
Kunjungi laman dtsen-form.bps.go.id.
- Pilih Lainnya
-
Masukkan NIK KTP dan kode captcha yang tertera.
-
Klik opsi "Cek Desil".
-
Masukkan tanggal lahir sesuai data kependudukan.
-
Klik "Cek Data" untuk menampilkan informasi desil terkini.
Situs ini menjadi alternatif resmi karena DTSEN merupakan sumber data utama yang kini menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Advertisement
4. Memahami Tingkatan Desil 1 sampai 10
Setiap tingkatan desil mencerminkan kondisi kesejahteraan ekonomi yang berbeda-beda, di mana setiap kelompok secara umum mewakili sekitar 10 persen keluarga berdasarkan peringkat kesejahteraannya:
-
Desil 1: kelompok dengan kondisi ekonomi paling bawah atau miskin ekstrem, termasuk 10 persen penduduk termiskin.
-
Desil 2: kelompok miskin.
-
Desil 3: kelompok yang berada di ambang kemiskinan atau hampir miskin.
-
Desil 4: kelompok rentan jatuh ke dalam kemiskinan.
-
Desil 5: kelompok dalam transisi menuju kelas menengah dengan pengeluaran moderat.
-
Desil 6-10: kelompok masyarakat menengah hingga kondisi ekonomi paling atas atau kelompok terkaya.
Semakin kecil angka desil, semakin besar peluang keluarga tersebut diusulkan sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah.
5. Kaitan Status Desil dengan Jenis Bansos
Tingkatan desil sangat berkaitan erat dengan penentuan sasaran bantuan sosial. Keluarga yang masuk desil 1 hingga 4, yang merepresentasikan 40 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan relatif terbawah, berpotensi diusulkan sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan Sembako.
Sementara itu, kelompok desil 5 masih bisa diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK). Namun perlu dicatat, masuk dalam desil tertentu tidak otomatis menjamin penerimaan seluruh jenis bansos, karena setiap program punya ketentuan kelayakan tersendiri yang harus dipenuhi.
Advertisement
6. Sumber Data dan Mekanisme Pembaruan Desil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3367987/original/038790000_1612410537-673x373.jpg)
Pengelompokan desil dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan memanfaatkan 39 variabel sosial ekonomi, mencakup kondisi perumahan, kepemilikan aset, pengeluaran rumah tangga, hingga akses terhadap pendidikan dan layanan dasar.
Data yang digunakan bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang kini menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pengelolaan DTKS sendiri diatur melalui Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 3 Tahun 2021, sementara pemutakhiran datanya dilakukan lewat aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
7. Tips agar Data Desil Tetap Akurat dan Update
Status desil bersifat dinamis dan mengalami pembaruan secara berkala, sehingga masyarakat dianjurkan untuk rutin mengecek status desil dan status penerima bantuan mereka. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
-
Cek status desil secara berkala minimal setiap beberapa bulan sekali lewat link resmi.
-
Laporkan perubahan kondisi ekonomi keluarga kepada operator SIKS-NG di tingkat desa atau kelurahan.
-
Pastikan data kependudukan seperti NIK dan tanggal lahir selalu sesuai dan tidak ada kesalahan input.
-
Ajukan usulan perubahan data melalui Dinas Sosial setempat jika kondisi keluarga sudah tidak sesuai dengan status desil saat ini.
Meski operator desa bertugas memutakhirkan data di lapangan, kewenangan final penetapan atau perubahan status desil tetap berada pada mekanisme pengolahan data oleh Kementerian Sosial.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Link Cek Desil Kemensos
Apa itu link cek desil Kemensos?
Link cek desil Kemensos adalah alamat situs resmi seperti cekbansos.kemensos.go.id dan dtsen-form.bps.go.id yang bisa digunakan masyarakat untuk mengecek status desil dan kelayakan bansos secara online menggunakan NIK KTP.
Apakah cek status desil membutuhkan biaya?
Tidak, pengecekan status desil melalui kedua situs resmi tersebut sepenuhnya gratis dan hanya membutuhkan NIK KTP serta kode captcha atau tanggal lahir sebagai verifikasi data.
Apakah semua orang yang masuk desil rendah pasti dapat bansos?
Tidak selalu. Masuk dalam desil rendah meningkatkan peluang diusulkan sebagai penerima bansos, tetapi setiap program bantuan sosial memiliki syarat kelayakan tersendiri yang harus dipenuhi terlebih dahulu.
Bagaimana jika data desil saya tidak sesuai kondisi ekonomi sebenarnya?
Masyarakat bisa melapor ke operator SIKS-NG di desa atau kelurahan setempat, kemudian mengajukan usulan perubahan data melalui Dinas Sosial agar status desil dapat disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1462305/original/017836600_1483611820-20170105-BBM-Naik-AY5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302223/original/051263400_1784536914-cek_fakta_-_Ahok_kaesang_PSI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303115/original/003143700_1784619310-mahfud_md_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339277/original/000665000_1788409806-b3f5359b-7528-4d4f-97f9-3a1ca461170b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3443072/original/098295500_1619676836-044625300_1587565300-20200422-Penyaluran-Bansos-6.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333105/original/058967100_1787731972-Screenshot_2026-08-26_132052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332590/original/070160900_1787711647-Sengkarut_desil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4700421/original/025153200_1703750419-plt_kepala_bps__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309638/original/028473800_1785232963-cek_fakta_-_bansos_balita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/682980/original/ilustrasi%20kerusuhan%202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5227787/original/093812800_1747821037-WhatsApp_Image_2025-05-21_at_16.41.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5122424/original/050803100_1738740046-FA261FA4-1717-4AEF-8AC8-D01E59138BD6_wmcomp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327247/original/026403300_1787069468-IMG_8481.jpeg)