7 Peralatan Dasar untuk Membuat Espresso di Rumah, Bikin Kopi ala Kafe

Ingin membuat espresso ala kafe di rumah? Kenali 7 peralatan dasar untuk membuat espresso di rumah, mulai dari mesin, grinder, sampai milk pitcher, sebelum bela

Diterbitkan 03 September 2026, 12:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Membuat espresso di rumah bisa terasa menakutkan begitu melihat deretan alat kopi yang beredar di pasaran. Padahal, untuk mulai meracik peralatan dasar untuk membuat espresso di rumah yang benar-benar dibutuhkan hanya tujuh macam saja, mulai dari mesin espresso sampai perlengkapan perawatan sederhana.

Banyak pemula terjebak membeli alat mahal terlebih dulu sebelum memahami fungsinya masing-masing. Padahal, mengenali kebutuhan dasar justru membantu proses belajar meracik espresso jadi lebih terarah dan tidak boros anggaran.

Berikut tujuh alat yang sebaiknya disiapkan lebih dulu sebelum belanja perlengkapan kopi lain yang sifatnya opsional, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (3/9/2026).

1. Mesin Espresso

Mesin espresso adalah alat utama yang bekerja dengan mengalirkan air bertekanan melalui bubuk kopi yang sudah dipadatkan, sehingga menghasilkan rasa dan aroma khas espresso lengkap dengan lapisan crema di atasnya. Untuk pemula, memilih mesin dengan pengaturan sederhana lebih disarankan dibanding langsung membeli unit profesional berharga mahal.

Mesin yang mudah dioperasikan membantu pengguna fokus mempelajari dasar-dasar penting, seperti takaran kopi dan waktu ekstraksi, sebelum beralih ke mesin dengan fitur lebih lengkap. Setelah terbiasa dengan proses dasar ini, barulah upgrade ke mesin yang lebih canggih terasa lebih masuk akal.

2. Coffee Grinder

Biji kopi yang baru digiling memberikan aroma dan rasa yang jauh lebih terasa dibandingkan kopi bubuk kemasan yang sudah lama disimpan. Grinder pun menjadi alat wajib bagi siapa pun yang ingin serius membuat espresso sendiri, karena ukuran gilingan sangat memengaruhi hasil ekstraksi.

Grinder jenis burr umumnya lebih direkomendasikan dibanding grinder berpisau, sebab hasil gilingannya lebih merata dan konsisten. Memang butuh sedikit percobaan untuk menemukan tingkat kehalusan yang pas, tapi proses inilah yang membuat eksplorasi rasa kopi jadi menarik.

3. Timbangan Kopi Digital

Timbangan kopi terlihat sepele, tapi perannya besar untuk memastikan takaran kopi dan hasil ekstraksi tetap konsisten setiap kali menyeduh. Dengan menimbang berat bubuk kopi dan berat espresso yang keluar, rasa yang terlalu pahit atau terlalu encer jadi lebih mudah dievaluasi.

Pilih timbangan digital dengan respons cepat dan akurasi tinggi hingga satuan gram. Timbangan dengan fitur timer bawaan juga memudahkan kontrol durasi ekstraksi, sehingga proses belajar meracik espresso terasa lebih terukur dibanding hanya mengandalkan kira-kira.

4. Tamper

Setelah digiling, bubuk kopi perlu dipadatkan secara merata di dalam portafilter sebelum masuk ke mesin, dan di sinilah tamper berperan. Tekanan yang rata pada permukaan kopi akan memengaruhi kelancaran proses ekstraksi air bertekanan saat espresso diseduh.

Ukuran tamper sebaiknya disesuaikan dengan diameter portafilter mesin yang dipakai agar bubuk kopi bisa dipadatkan merata. Tekanan tangan yang stabil jauh lebih penting daripada menekan sekuat tenaga, dan konsistensi ini biasanya terbentuk seiring jam terbang mengulik espresso.

5. Portafilter dan Aksesori Pendukung

Portafilter berfungsi sebagai wadah bubuk kopi sebelum dipasang ke group head mesin, tempat air bertekanan melewati kopi selama ekstraksi berlangsung. Alat ini umumnya sudah menjadi satu paket dengan mesin espresso, sehingga tidak selalu perlu dibeli terpisah.

Beberapa aksesori kecil turut membantu proses membuat espresso jadi lebih rapi, seperti dosing cup untuk memindahkan bubuk kopi ke portafilter tanpa berceceran, atau knock box untuk membuang ampas kopi setelah ekstraksi selesai. Aksesori ini memang tidak wajib, tapi cukup memudahkan rutinitas ngopi harian di rumah.

6. Milk Frothing Pitcher

Bagi yang gemar minuman berbasis susu seperti cappuccino atau latte, milk frothing pitcher jadi alat berikutnya yang layak disiapkan. Menurut situs spesialis peralatan kopi Chris' Coffee, pitcher berbahan stainless steel dengan corong yang dirancang untuk latte art membantu menghasilkan tekstur foam yang lebih halus dan mudah dikontrol saat dituang.

Pemilihan ukuran pitcher juga berpengaruh pada hasil akhir. Coffee Bros, mencatat bahwa kapasitas pitcher sebaiknya disesuaikan dengan jumlah minuman susu yang biasa dibuat sekali proses, supaya tidak ada susu yang terbuang sia-sia karena wadah terlalu besar.

7. Perlengkapan Perawatan Filter Air dan Cleaning Kit

Mesin espresso yang awet butuh perawatan rutin, dan dua hal dasar yang sering terlewat adalah filter air serta cleaning kit. Clive Coffee menjelaskan bahwa air dengan kadar kesadahan terkontrol dapat mencegah penumpukan kerak, yang menjadi salah satu penyebab utama kerusakan mesin espresso.

Selain filter air, cleaning kit dasar seperti bubuk pembersih group head dan sikat kecil membantu menjaga rasa espresso tetap konsisten dari waktu ke waktu. Kebiasaan membersihkan mesin secara berkala ini sederhana, tapi berdampak besar pada umur pakai mesin espresso di rumah.

Pertanyaan Seputar Peralatan Dasar untuk Membuat Espresso di Rumah

Apa alat paling penting untuk membuat espresso di rumah? Mesin espresso adalah alat paling penting karena berfungsi mengalirkan air bertekanan melalui bubuk kopi, sehingga menghasilkan karakter rasa dan crema khas espresso.

Apakah bubuk kopi kemasan bisa dipakai untuk espresso tanpa grinder? Bisa, tapi hasilnya kurang optimal karena kopi bubuk kemasan cepat kehilangan aroma dan tingkat kehalusannya belum tentu pas untuk ekstraksi espresso.

Berapa gram kopi ideal untuk satu shot espresso? Takaran umum berkisar 18-20 gram kopi untuk satu double shot, tapi angka pastinya sebaiknya disesuaikan lewat uji coba memakai timbangan kopi digital.

Apakah tamper harus mahal? Tidak harus. Yang terpenting ukuran tamper pas dengan portafilter dan tekanan yang diberikan konsisten setiap kali menekan bubuk kopi.

Apa fungsi milk frothing pitcher kalau tidak suka minuman susu? Kalau hanya minum espresso murni, pitcher susu memang tidak wajib. Alat ini baru penting kalau sesekali ingin membuat cappuccino atau latte di rumah.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6