Perbedaan Filtered Coffee dan Metode Seduh Lain, Mana yang Mengandung Lebih Banyak Kafein?

Perbedaan filtered coffee dan metode seduh lain, mana yang lebih tinggi kafein dan lebih sehat? Simak penjelasannya.

Diterbitkan 01 Agustus 2026, 10:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perbedaan filtered coffee dan metode seduh lain sering menjadi pertanyaan bagi penikmat kopi yang ingin memahami pengaruh cara penyeduhan terhadap rasa, kandungan kafein, dan pengalaman menikmati secangkir kopi. Meski menggunakan biji kopi yang sama, setiap metode seduh dapat menghasilkan karakter minuman yang berbeda karena proses pembuatannya tidak sama.

Banyak orang menganggap espresso selalu memiliki kafein paling tinggi atau kopi tubruk lebih kuat daripada kopi saring. Padahal, kandungan kafein dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari jumlah bubuk kopi, rasio air, hingga lama proses penyeduhan. Karena itu, membandingkan setiap metode perlu dilakukan secara menyeluruh.

Di kesempatan ini, Liputan6 akan membahas perbedaan filtered coffee dan metode seduh lain dari sisi proses penyeduhan, cita rasa, kandungan kafein, tingkat keasaman, hingga pengaruhnya bagi tubuh. Dengan memahami perbedaannya, Anda dapat memilih metode seduh yang sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaan sehari-hari. Simak informasi selengkapnya, kami hadirkan, Sabtu (1/8).

Apa yang Dimaksud dengan Filtered Coffee?

Filtered coffee adalah kopi yang dibuat dengan proses penyaringan menggunakan kertas filter, kain, atau saringan logam. Air panas dialirkan melewati bubuk kopi, kemudian hasil seduhan ditampung dalam wadah tanpa membawa ampas ke dalam cangkir. Cara ini menjadi salah satu metode yang banyak digunakan di kedai kopi maupun di rumah.

Beberapa alat yang umum digunakan antara lain V60, Chemex, dan Kalita Wave. Ketiganya memiliki bentuk berbeda, tetapi prinsip kerjanya sama, yaitu mengalirkan air melalui bubuk kopi secara bertahap hingga menghasilkan seduhan yang jernih. Perbedaan filtered coffee dan metode seduh lain mulai terlihat dari proses penyaringan yang memisahkan ampas sejak awal.

Hasil seduhan filtered coffee dikenal memiliki rasa yang bersih karena sebagian minyak dan ampas tertahan pada filter. Minuman yang dihasilkan juga memudahkan penikmat kopi mengenali rasa yang berasal dari biji kopi tanpa terganggu endapan pada bagian akhir cangkir.

Mengenal Ragam Metode Seduh Lain 

Selain filtered coffee, terdapat beberapa metode seduh yang banyak digunakan di Indonesia. Masing-masing memiliki cara kerja yang berbeda sehingga menghasilkan rasa, tekstur, dan kekuatan kopi yang tidak sama.

1. Tubruk

  • Bubuk kopi langsung diseduh dengan air panas tanpa menggunakan filter sehingga ampas tetap berada di dalam gelas. Cara ini menjadi salah satu metode yang telah lama dikenal dan masih banyak digunakan di rumah.

2. French press

  • Bubuk kopi direndam bersama air panas selama beberapa menit, kemudian dipisahkan menggunakan penyaring berbentuk plunger. Proses ini membuat sebagian minyak kopi tetap masuk ke dalam cangkir sehingga teksturnya terasa lebih penuh dibanding filtered coffee.

3. Espresso

  • Mesin espresso menyeduh kopi dengan tekanan tinggi dalam waktu singkat. Hasilnya berupa minuman dengan volume kecil yang sering digunakan sebagai dasar berbagai minuman berbahan susu seperti latte dan cappuccino.

Adu Cita Rasa: Mana yang Lebih Nikmat?

Perbedaan filtered coffee dan metode seduh lain paling mudah dikenali dari rasa yang muncul pada setiap tegukan karena proses penyeduhan memengaruhi hasil akhir meski menggunakan biji kopi yang sama.

1. Filtered coffee

  • Penyaringan membuat rasa yang berasal dari biji kopi lebih mudah dikenali. Sebagian orang dapat menemukan sentuhan rasa buah, bunga, atau cokelat sesuai karakter biji kopi yang digunakan. Karena ampas tidak ikut masuk ke dalam cangkir, rasa kopi terasa lebih bersih.

2. French press dan tubruk

  • Kedua metode ini masih membawa sebagian minyak kopi ke dalam seduhan sehingga menghasilkan rasa yang lebih pekat. Kehadiran ampas pada tubruk juga memberikan pengalaman minum yang berbeda dibanding kopi saring.

3. Espresso

  • Espresso memiliki rasa yang lebih padat dalam satu tegukan sehingga banyak dipilih sebagai dasar minuman kopi yang dipadukan dengan susu. Metode ini juga menjadi pilihan bagi penikmat kopi yang menyukai sajian dalam porsi kecil.

Perbedaan Kandungan Kafein dan Tingkat Keasaman

Perbedaan filtered coffee dan metode seduh lain tidak hanya terlihat pada rasa, tetapi juga kandungan kafein dan tingkat keasaman yang dipengaruhi oleh jumlah kopi, volume air, serta lama penyeduhan.

1. Kandungan kafein

  • Espresso memiliki kadar kafein yang tinggi dalam setiap mililiter, tetapi volumenya kecil. Sebaliknya, satu cangkir filtered coffee umumnya mengandung total kafein lebih banyak karena menggunakan air dalam jumlah lebih besar. Tubruk dan French press juga dapat memiliki kadar kafein yang tinggi jika menggunakan lebih banyak bubuk kopi dan waktu seduh lebih lama.

2. Tingkat keasaman

  • Filtered coffee biasanya memberikan rasa yang lebih terang sehingga keasaman kopi lebih mudah dikenali. Pada French press dan tubruk, rasa tersebut cenderung bercampur dengan minyak kopi sehingga kesannya berbeda saat diminum.

Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh Anda?

Pemilihan metode seduh juga berkaitan dengan kandungan senyawa alami yang ikut terbawa ke dalam cangkir. Salah satu perbedaan penting berasal dari penggunaan filter kertas yang mampu menyaring sebagian senyawa tertentu dari kopi.

1. Filtered coffee

  • Filter kertas membantu menahan kahweol dan cafestol, yaitu senyawa alami yang diketahui dapat memengaruhi kadar kolesterol darah jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi. Karena itu, filtered coffee sering menjadi pilihan bagi orang yang ingin mengurangi asupan kedua senyawa tersebut.

2. French press dan tubruk

  • Kedua metode ini tidak menggunakan filter kertas sehingga lebih banyak kahweol dan cafestol yang ikut larut ke dalam minuman. Meski demikian, konsumsi kopi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh dan jumlah yang diminum setiap hari.

3. Espresso

  • Espresso juga mengandung kedua senyawa tersebut karena proses penyeduhannya tidak menggunakan filter kertas. Namun, jumlah yang dikonsumsi bergantung pada banyaknya sajian yang diminum.

Panduan Memilih Metode Seduh yang Sesuai dengan Gaya Hidup Anda

Tidak ada metode seduh yang paling baik untuk semua orang. Pilihan sebaiknya disesuaikan dengan kebiasaan, waktu yang tersedia, serta tujuan menikmati kopi setiap hari. Sebagai gambarannya, berikut kami hadirkan panduan memilihnya:

  • Pilih filtered coffee jika ingin menikmati secangkir kopi pada pagi hari dengan rasa yang mudah dikenali dan hasil seduhan tanpa ampas.
  • Pilih tubruk jika menginginkan cara penyeduhan yang sederhana tanpa memerlukan alat tambahan.
  • Pilih French press bila ingin mendapatkan seduhan dengan tekstur yang lebih penuh tanpa menggunakan mesin.
  • Pilih espresso jika membutuhkan sajian dalam waktu singkat atau ingin membuat latte maupun cappuccino di rumah.

Pada akhirnya, perbedaan filtered coffee dan metode seduh lain bukan sekadar soal alat yang digunakan, tetapi juga menyangkut rasa, kandungan kafein, dan cara menikmati kopi. Memahami karakter setiap metode akan membantu Anda menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan tanpa harus mengikuti tren semata.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Filtered Coffee dan Metode Seduh Lainnya

1. Apakah filtered coffee mengandung lebih banyak kafein daripada espresso?

Dalam satu cangkir, filtered coffee umumnya mengandung total kafein lebih banyak karena volumenya lebih besar, meski espresso lebih pekat per mililiter.

2. Mengapa filtered coffee terasa berbeda dari tubruk?

Karena filtered coffee menggunakan filter yang menahan ampas dan sebagian minyak kopi sehingga hasil seduhannya lebih bersih.

3. Apakah French press lebih kuat daripada filtered coffee?

French press menghasilkan tekstur yang lebih penuh karena minyak kopi tetap berada di dalam seduhan.

4. Mana yang lebih baik untuk kolesterol?

Filtered coffee dengan filter kertas membantu mengurangi kahweol dan cafestol yang dapat memengaruhi kadar kolesterol darah.

5. Metode seduh apa yang cocok untuk pemula?

Filtered coffee dan tubruk sama-sama mudah dipelajari. Pilihan dapat disesuaikan dengan alat yang tersedia dan rasa kopi yang diinginkan.

 

 

 

 

 

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6