Liputan6.com, Jakarta - Cara menanam kacang polong di rumah bisa menjadi pilihan bagi pemilik yang area sekitar rumahnya sempit. Tanaman ini memiliki ciri bentuk rambatan batangnya yang menjulur ke atas. Ketika ditanam menggunakan pot serta penyangga sederhana dari bambu atau kayu, kacang polong bisa tumbuh maksimal dengan hasil panen melimpah.
Proses menanam kacang polong dimulai dari pemilihan benih, persiapan media tanam, hingga perawatan tanaman sampai menghasilkan polong. Rambatan perlu disiapkan sejak awal agar batang bisa diarahkan ketika mulai memanjang. Penyiraman, penempatan pot, dan kondisi lingkungan juga perlu diperhatikan supaya tanaman tumbuh sesuai kebutuhannya.
Bagaimana cara menanam kacang polong di rumah agar rambatannya tumbuh baik? Untuk mengetahuinya, simak cara menanam kacang polong berikut, dirangkum Liputan6, Rabu (16/9).
Advertisement
1. Pilih Benih Kacang Polong yang Akan Ditanam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5442990/original/075311400_1765611048-Kacang_polong.jpg)
Kacang polong termasuk tanaman sayuran yang bisa ditanam dari biji. Sebelum memulai, pilih benih yang sesuai dengan jenis tanaman dan kondisi tempat tumbuh. Benih perlu berasal dari sumber yang bisa dipercaya agar proses penanaman bisa dilakukan dengan bahan yang sesuai. Untuk kebun rumah, jumlah benih bisa disesuaikan dengan ukuran pot dan ruang yang tersedia.
Benih kacang polong bisa dibeli di toko pertanian atau toko benih. Perhatikan petunjuk pada kemasan, termasuk waktu tanam dan cara penyimpanan. Jangan gunakan benih yang sudah rusak atau berjamur karena kondisi tersebut bisa mengganggu proses perkecambahan.
Jika ingin menanam kacang polong dalam pot, siapkan beberapa benih untuk setiap pot. Jumlah tersebut bisa disesuaikan setelah melihat ukuran wadah dan jarak tanam yang dianjurkan pada kemasan benih. Dengan begitu, tanaman memiliki ruang untuk tumbuh dan dirawat.
Advertisement
2. Siapkan Pot dan Media Tanam
Pot menjadi pilihan bagi pemilik rumah yang tidak memiliki lahan untuk menanam langsung di tanah. Gunakan pot yang memiliki lubang pembuangan air agar media tidak tergenang setelah penyiraman. Ukuran pot perlu disesuaikan dengan jumlah tanaman yang akan ditanam dan ruang untuk memasang rambatan.
- Pilih pot dengan lubang drainase.
- Gunakan media tanam yang bisa mengalirkan air.
- Campurkan tanah dengan kompos atau bahan organik.
- Isi pot tanpa memadatkan media secara berlebihan.
- Sisakan ruang di bagian atas pot untuk penyiraman.
Catatannya, media tanam perlu dipersiapkan dengan spesifikasi mampu menampung air dan menyediakan ruang bagi akar untuk tumbuh. Campuran tanah dan kompos bisa digunakan sebagai pilihan untuk kebun rumah. Hindari menggunakan tanah yang mengeras atau menahan air terlalu lama karena kondisi tersebut bisa mengganggu pertumbuhan akar.
3. Tanam Benih Kacang Polong
Penanaman benih dilakukan setelah pot dan media tanam siap. Buat lubang tanam sesuai petunjuk pada kemasan benih, lalu masukkan benih dan tutup dengan tanah. Penyiraman dilakukan setelah penanaman agar media menjadi lembap dan benih mendapat air yang dibutuhkan untuk berkecambah.
Setelah benih ditanam, periksa kondisi media setiap hari. Penyiraman bisa dilakukan ketika permukaan tanah mulai mengering. Jangan menyiram terlalu banyak karena air yang tertahan dalam pot bisa mengganggu benih dan akar.
Berikut langkahnya:
- Buat lubang tanam pada media.
- Masukkan satu benih pada setiap lubang.
- Tutup benih dengan tanah.
- Siram menggunakan air secukupnya.
- Letakkan pot di tempat yang mendapat cahaya matahari.
Advertisement
4. Buat Rambatan dari Bambu atau Kayu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5459151/original/019829600_1767153792-Kebun_Rumah_Mini_dengan_Tanaman_Polong.jpg)
Rambatan menjadi bagian penting dalam cara menanam kacang polong di rumah karena tanaman membutuhkan penyangga untuk tumbuh ke atas. Bambu, kayu, atau tali bisa digunakan sebagai bahan rambatan selama dapat menopang tanaman.
Bentuk rambatan perlu disesuaikan agar memiliki ruang bagi batang sehingga bisa diarahkan setelah tumbuh. Penyangganya dibentuk menyerupai pagar kecil atau bentuk segitiga. Ketika batang mulai memanjang, arahkan ke tali atau bambu agar tanaman bisa tumbuh mengikuti penyangga.
Berikut cara membuatnya:
- Tancapkan dua atau tiga batang bambu di dalam pot.
- Hubungkan bagian atas bambu menggunakan tali.
- Buat beberapa garis horizontal sebagai tempat tanaman merambat.
- Pastikan rambatan tidak mudah roboh.
- Pasang rambatan sebelum batang tanaman memanjang.
5. Atur Penyiraman dan Cahaya Matahari
Kacang polong membutuhkan air dan cahaya untuk mendukung pertumbuhan. Pot perlu ditempatkan pada lokasi yang mendapat sinar matahari sesuai kebutuhan tanaman. Penyiraman dilakukan dengan memperhatikan kondisi media agar tanaman tidak kekurangan air atau mengalami genangan.
Periksa media tanam setiap hari, terutama ketika cuaca panas. Jika permukaan mulai mengering, siram hingga air keluar dari lubang pot. Pada musim hujan, penyiraman bisa dikurangi apabila media masih lembap.
Tanaman juga membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Jangan menempatkan pot terlalu rapat dengan tanaman lain karena kondisi tersebut bisa mengganggu perawatan. Ruang di sekitar pot membantu pemilik rumah memeriksa daun, batang, dan rambatan.
Advertisement
6. Rawat Batang dan Daun yang Mulai Merambat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672132/original/036795400_1778470480-michelle-tresemer-DW-iZYLjYco-unsplash.jpg)
Perawatan kacang polong dilakukan dengan memeriksa pertumbuhan batang dan mengarahkan tanaman ke rambatan. Batang yang mulai memanjang bisa dibantu dengan mengikatnya menggunakan tali atau mengarahkan sulur ke penyangga. Hindari menarik batang secara paksa karena bagian tersebut bisa patah.
- Periksa batang yang tumbuh keluar dari rambatan.
- Arahkan sulur ke bambu atau tali.
- Gunakan ikatan yang tidak menekan batang.
- Singkirkan gulma di sekitar tanaman.
- Periksa daun dan batang dari gangguan serangga.
Catatanya, pupuk bisa diberikan sesuai petunjuk pada kemasan dan kondisi tanaman. Jangan memberikan pupuk secara berlebihan karena tanaman tetap membutuhkan air, cahaya, dan media yang sesuai. Perawatan dilakukan secara berkala agar tanaman bisa tumbuh sampai menghasilkan polong.
7. Panen Kacang Polong dari Pot Rumah
Kacang polong dipanen ketika polong sudah berkembang sesuai jenis tanaman dan petunjuk benih. Waktu panen bisa berbeda karena dipengaruhi varietas, cuaca, dan cara perawatan. Periksa ukuran polong dan kondisi biji sebelum memetik agar hasil panen sesuai dengan tujuan penanaman.
Periksa polong yang mulai terbentuk.Petik polong sesuai petunjuk jenis kacang polong.Gunakan tangan atau gunting untuk memotong tangkai.Hindari menarik polong secara paksa.Simpan hasil panen sesuai kebutuhan.
Setelah panen, tanaman tetap perlu diperiksa karena bisa menghasilkan polong berikutnya. Pemilik rumah bisa melanjutkan penyiraman dan perawatan selama tanaman masih tumbuh. Pot juga bisa digunakan kembali untuk penanaman berikutnya setelah media diperiksa dan disiapkan.
Advertisement
Pertanyan dan Jawaban Seputar Cara Menanam Kacang Polong
1. Apakah kacang polong bisa ditanam dalam pot?
Bisa. Kacang polong dapat ditanam dalam pot selama wadah memiliki ruang untuk akar, media tanam yang sesuai, dan rambatan untuk menopang batang.
2. Bagaimana cara membuat rambatan kacang polong?
Rambatan bisa dibuat dari bambu atau kayu yang ditancapkan di pot, lalu dihubungkan menggunakan tali. Bentuknya dapat disesuaikan dengan ukuran tanaman dan lokasi penempatan.
3. Berapa lama kacang polong bisa dipanen?
Waktu panen bergantung pada jenis benih dan kondisi pertumbuhan. Periksa petunjuk pada kemasan benih untuk mengetahui perkiraan waktu panen.
4. Apakah kacang polong membutuhkan banyak sinar matahari?
Kacang polong membutuhkan cahaya matahari untuk mendukung pertumbuhan. Tempatkan pot di lokasi yang mendapat cahaya sesuai kebutuhan tanaman.
5. Mengapa kacang polong perlu rambatan?
Rambatan membantu menopang batang dan mengarahkan pertumbuhan tanaman. Penyangga juga memudahkan perawatan dan pemeriksaan polong ketika mulai terbentuk.
Â
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5701171/original/017326300_1778581567-IMG_3498.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3852275/original/024292600_1640770447-20211229-Stok-Beras-Bulog-Aman-Hingga-Akhir-Tahun-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349533/original/006044400_1789532857-HOAX__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5191453/original/000691000_1744960231-RaziaNTB1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490602/original/082272000_1770017396-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349769/original/095249100_1789543664-Ide_Desain_Meja_Rias_Kamar_Mandi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349868/original/029594000_1789547859-Gemini_Generated_Image_3gtl4j3gtl4j3gtl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3607315/original/030439700_1634644136-photo-1592188657297-c6473609e988__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349851/original/071456700_1789547288-Gemini_Generated_Image_urdxl8urdxl8urdx.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340160/original/064336400_1788489721-76d0e7b7-676f-4b83-997a-767dc42e3a11__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349706/original/042788900_1789540817-Gemini_Generated_Image_iqmav9iqmav9iqma.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5214856/original/016355200_1746781955-Naik_transportai_umum.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349666/original/048449700_1789539781-HL_barang_bekas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296403/original/074353300_1784013320-mengaplikasikan.jpeg)