11 Barang yang Sebaiknya Tidak Cepat Dibuang agar Tidak Menyesal di Kemudian Hari

Barang yang sebaiknya tidak cepat dibuang agar tidak menyesal, dari foto hingga suvenir perjalanan.

Diterbitkan 16 September 2026, 16:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Merapikan rumah bisa memberikan rasa puas karena barang yang sudah tidak terpakai dapat disingkirkan dan ruangan terasa lebih lega. Namun, bukan berarti semua benda yang terlihat tua atau jarang digunakan harus langsung dibuang.

Beberapa barang memang mudah diganti, tetapi ada pula yang sulit didapatkan kembali setelah hilang. Sebelum memasukkan barang ke kotak donasi atau tempat sampah, periksa kembali benda-benda seperti foto keluarga, wajan besi cor tua, dan kunci cadangan yang mungkin masih memiliki fungsi atau makna tersendiri.

Lebih lanjut, yuk ketahui barang yang sebaiknya tidak cepat dibuang agar tidak menyesal, dilansir Liputan6.com dari laman Yahoo Creators, Rabu (16/9).

1. Foto

Foto yang tersimpan di ponsel memang praktis, tetapi sensasinya tidak sama seperti memegang foto lama secara langsung. Foto cetak keluarga, hewan peliharaan, liburan, dan berbagai acara khusus dapat menjadi kenang-kenangan yang semakin berharga seiring berjalannya waktu.

Meski sudah memiliki salinan digital, sebaiknya pikirkan kembali sebelum membuang foto aslinya. Foto-foto favorit dapat disimpan dalam album foto, buku kenangan, atau bingkai, sedangkan sisanya bisa ditempatkan di lokasi yang kering dan terlindungi.

2. Barang-Barang Bernilai Kenangan

Ada barang yang layak disimpan bukan karena harga atau kegunaannya, melainkan karena memiliki arti khusus bagi pemiliknya.

Liontin milik nenek, catatan tulisan tangan, kenang-kenangan masa kecil, atau hadiah dari seseorang yang istimewa mungkin tidak memiliki nilai uang yang besar. Meski begitu, benda-benda tersebut dapat menyimpan kenangan yang tidak mudah tergantikan setelah hilang.

Bukan berarti setiap benda sentimental yang pernah diterima harus disimpan. Namun, jika suatu barang masih memiliki makna khusus, sebaiknya berikan tempat yang layak daripada membuangnya saat sedang merapikan rumah.

3. Buku-Buku Favorit

Buku yang benar-benar disukai tidak perlu dibuang hanya karena ingin membuat rak terlihat lebih kosong.

Novel yang sering dibaca ulang, buku referensi yang masih digunakan, buku resep favorit, serta judul yang memiliki kenangan khusus dapat tetap disimpan. Koleksi buku pribadi juga dapat membuat suasana rumah terasa lebih mencerminkan pemiliknya.

Jika rak sudah terlalu penuh, pilah buku yang tidak pernah dinikmati atau diketahui tidak akan dibaca kembali. Dengan begitu, masih tersedia ruang untuk mempertahankan judul-judul yang memang menjadi favorit.

4. Dokumen Penting

Dokumen lama terkadang membingungkan saat rumah sedang dibersihkan, terutama ketika dokumen penting bercampur dengan kuitansi yang sudah kedaluwarsa dan berkas yang tidak lagi diperlukan.

Akta kelahiran, paspor, catatan pajak, dokumen properti, berkas asuransi, serta catatan hukum lainnya sebaiknya disimpan dengan aman, bukan dibuang. Tempatkan dokumen tersebut dalam sistem berkas yang diberi label, brankas tahan api, atau lokasi aman lainnya agar mudah ditemukan ketika diperlukan.

5. Perlengkapan Darurat

Saat merapikan rumah, barang-barang yang jarang digunakan mungkin terlihat seperti benda yang bisa disingkirkan. Namun, perlengkapan darurat termasuk kategori yang sebaiknya tidak diperlakukan dengan cara yang sama.

Kotak P3K, senter, baterai cadangan, pengisi daya cadangan, dan perlengkapan darurat lainnya mungkin tidak tersentuh selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Meski demikian, barang-barang tersebut tetap berguna dan sebaiknya disimpan bersama di tempat yang mudah dijangkau, sehingga dapat ditemukan saat listrik padam atau terjadi keadaan darurat lainnya.

6. Suku Cadang dan Perkakas

Laci berisi sekrup dan baut yang beragam mungkin terlihat berantakan, tetapi beberapa benda kecil tersebut dapat berguna dan menghindarkan Anda dari keharusan pergi ke toko perkakas.

Simpan suku cadang yang masih berguna, perkakas, serta alat-alat dasar secara bersamaan di dalam kotak perkakas atau pengatur berukuran kecil. Jika sudah bertahun-tahun tersimpan dan Anda sama sekali tidak tahu kegunaan suatu bagian, kondisinya tentu berbeda.

Namun, perkakas yang masih berguna tetap layak disimpan selama tersedia tempat yang praktis untuk menyimpannya.

7. Wajan Besi Cor

Wajan besi cor dapat bertahan selama puluhan tahun, bahkan beberapa di antaranya diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Karena itu, ketika menemukan wajan tua saat membersihkan dapur, jangan langsung menganggapnya sebagai barang yang harus dibuang.

Karat, sisa makanan yang menempel, dan kondisi yang sudah lama tidak dirawat sering kali masih dapat diatasi. Dengan sedikit pembersihan dan perawatan, wajan besi cor lama dapat kembali digunakan

8. Buku Panduan Penggunaan

Buku panduan penggunaan sering kali baru terasa penting ketika sedang dibutuhkan. Membuang semua buku panduan memang terlihat seperti cara praktis untuk mengurangi tumpukan kertas, tetapi beberapa di antaranya memuat informasi yang mungkin sulit ditemukan di tempat lain.

Buku panduan peralatan rumah tangga biasanya mencantumkan nomor model, petunjuk perawatan, informasi pemecahan masalah, serta rincian suku cadang pengganti. Simpan buku panduan untuk peralatan dan perlengkapan yang masih dimiliki, sementara buku panduan untuk barang yang sudah tidak digunakan dapat didaur ulang.

Satu map atau binder dapat digunakan untuk menyimpan buku-buku panduan tersebut agar tidak memenuhi laci.

9. Kunci Cadangan

Kunci yang tidak diketahui kegunaannya di dalam laci mungkin memang tidak diperlukan. Namun, bisa saja kunci tersebut merupakan kunci cadangan yang ternyata dibutuhkan beberapa bulan kemudian.

Simpan kunci untuk rumah, garasi, gudang, ruang penyimpanan, kendaraan, serta kunci penting lainnya. Berikan label pada setiap kunci agar Anda mengetahui benda atau ruangan yang dapat dibukanya, kemudian simpan di dalam kotak kunci kecil atau tempat aman lainnya.

Jika setelah memeriksa seluruh rumah Anda benar-benar tidak mengetahui kegunaan sebuah kunci, barulah Anda dapat mempertimbangkan untuk membuangnya.

10. Dekorasi Musiman

Dekorasi hari raya dapat menghabiskan cukup banyak ruang penyimpanan sehingga mudah menjadi sasaran ketika sedang merapikan rumah. Namun, dekorasi yang benar-benar disukai tetap layak disimpan.

Hiasan Natal, dekorasi Halloween, peralatan makan musiman, dan barang-barang hari raya lainnya dapat membangkitkan kenangan dari tahun ke tahun. Daripada membuangnya hanya karena digunakan sekali dalam setahun, kemas barang-barang tersebut dengan hati-hati dalam wadah berlabel dan siapkan tempat penyimpanan khusus.

11. Suvenir Perjalanan

Suvenir tidak harus mahal untuk memiliki arti. Gantungan kunci dari perjalanan favorit, kartu pos, karya seni berukuran kecil, atau kenang-kenangan lainnya dapat mengingatkan kembali pada tempat yang pernah dikunjungi bertahun-tahun lalu. Jika sebuah benda masih membuat Anda tersenyum atau mengingatkan pada seseorang maupun tempat yang istimewa, ada alasan untuk mempertahankannya.

Simpan barang-barang favorit di tempat khusus agar dapat terlihat, bukan sekadar dibiarkan di dalam kotak. Rak, etalase, atau kotak pajangan dapat membuat beberapa suvenir bermakna menjadi koleksi kecil yang menyimpan kenangan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Barang yang Sebaiknya Tidak Cepat Dibuang agar Tidak Menyesal

1. Barang apa saja yang sebaiknya tidak cepat dibuang saat merapikan rumah?

Beberapa di antaranya adalah foto, barang bernilai kenangan, buku favorit, dokumen penting, perlengkapan darurat, suku cadang dan perkakas, wajan besi cor, buku panduan penggunaan, kunci cadangan, dekorasi musiman, dan suvenir perjalanan.

2. Apakah foto lama sebaiknya tetap disimpan meski sudah memiliki salinan digital?

Ya. Foto cetak dapat menjadi kenang-kenangan berharga, sehingga sebaiknya pikirkan kembali sebelum membuang foto aslinya.

3. Apakah semua barang yang memiliki nilai sentimental harus disimpan?

Tidak. Barang sentimental yang masih memiliki makna khusus sebaiknya diberi tempat yang layak, sedangkan tidak semua benda sentimental harus disimpan.

4. Mengapa dokumen penting tidak boleh langsung dibuang saat merapikan rumah?

Dokumen seperti akta kelahiran, paspor, catatan pajak, dokumen properti, berkas asuransi, dan catatan hukum dapat diperlukan kembali sehingga sebaiknya disimpan di tempat yang aman.

5. Bagaimana cara menyimpan kunci cadangan agar tidak membingungkan?

Beri label pada setiap kunci agar mudah mengetahui benda atau ruangan yang dapat dibukanya, lalu simpan dalam kotak kunci kecil atau tempat aman lainnya.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6