Liputan6.com, Jakarta Pertanyaan apakah di dalam pesawat boleh main HP hampir selalu muncul menjelang keberangkatan. Jawabannya, boleh, dengan syarat ponsel berada dalam mode pesawat sepanjang penerbangan.
Selama mode pesawat aktif, apakah di dalam pesawat boleh main HP terjawab dengan jelas, yakni kamu bisa menonton film offline, mendengarkan musik, hingga bermain game. Yang benar-benar dilarang hanyalah mengaktifkan sinyal seluler untuk menelepon atau berkirim pesan saat mengudara.
Dilansir dari Booking, regulasi otoritas penerbangan mewajibkan seluruh penumpang mengaktifkan mode pesawat selama di udara untuk mencegah interferensi, sebab ponsel, laptop, hingga e-reader memancarkan gelombang radio yang dapat memengaruhi peralatan navigasi dan radar.
Advertisement
Cara Aman Main HP di Pesawat Tanpa Melanggar Aturan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326721/original/098962300_1787034638-01M09G3BPWD2HN3NAR9SKYTR41.jpg)
Menjawab apakah di dalam pesawat boleh main HP sebenarnya sederhana, yaitu boleh selama kamu mengikuti beberapa langkah dasar. Kuncinya adalah menyalakan mode pesawat lalu memaksimalkan hiburan yang tidak membutuhkan sinyal seluler. Kamu juga sebaiknya memahami aturan bawa gadget elektronik naik pesawat agar tidak salah langkah.
-
Aktifkan mode pesawat sejak awal: Nyalakan airplane mode sebelum pintu kabin ditutup dan biarkan aktif hingga pesawat mendarat, kecuali kru memberi izin lain.
-
Siapkan konten offline: Unduh film, musik, podcast, atau e-book sebelum berangkat, misalnya dengan mengunduh film di Netflix untuk ditonton tanpa internet.
-
Manfaatkan WiFi onboard: Bila maskapai menyediakannya, kamu tetap bisa internetan dalam mode pesawat untuk berkirim pesan, meski kecepatannya terbatas dan biasanya berbayar.
-
Gunakan headphone: Putar audio lewat headphone dan hindari memakai pengeras suara demi kenyamanan penumpang lain.
-
Atur kecerahan layar: Turunkan brightness pada penerbangan malam, langkah yang sekaligus membantu menghemat baterai HP.
-
Ikuti instruksi kru kabin: Apa pun kebijakan maskapai, arahan pramugari adalah acuan tertinggi selama penerbangan.
Baca juga: tata cara naik pesawat untuk pertama kali.
Advertisement
Cara Mengatur Mode Pesawat dan WiFi Selama Penerbangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1358538/original/028283500_1475051690-airplane-mode03.jpg)
Secara teknis, apakah di dalam pesawat boleh main HP bergantung pada seberapa benar kamu mengaktifkan mode pesawat. Banyak penumpang mengira harus mematikan ponsel total, padahal cukup menyalakan airplane mode sambil tetap memperhatikan etika menggunakan airplane mode di kabin.
Perlu dipahami, mode pesawat mematikan koneksi nirkabel utama sekaligus, yaitu jaringan seluler, data internet, WiFi, Bluetooth, dan GPS. Otoritas penerbangan menyatakan aman untuk membaca materi yang sudah diunduh dan bermain game selama perangkat berada dalam mode ini. Untuk mengenal fiturnya lebih jauh, pelajari fungsi airplane mode di smartphone dan berbagai manfaat mode pesawat lainnya.
-
Buka pengaturan cepat: Geser panel notifikasi atau Control Center, lalu ketuk ikon berbentuk pesawat untuk mengaktifkan mode pesawat.
-
Pastikan sinyal seluler mati: Cek bahwa jaringan seluler, data internet, dan GPS benar-benar nonaktif, ditandai hilangnya bar sinyal.
-
Aktifkan ulang WiFi bila perlu: Setelah mode pesawat menyala, kamu boleh menghidupkan kembali WiFi secara terpisah tanpa mematikan mode pesawat.
-
Pilih jaringan maskapai: Sambungkan ke WiFi onboard yang tersedia, lalu ikuti proses login atau pembayaran di halaman yang muncul.
-
Nyalakan Bluetooth seperlunya: Bluetooth untuk headphone nirkabel atau keyboard umumnya diperbolehkan selama HP tetap dalam mode pesawat.
-
Patuhi fase kritis: Saat taxi, lepas landas, dan mendarat, tetap dalam mode pesawat penuh dan simpan perangkat besar bila diminta kru.
Menariknya, fitur ini juga punya fungsi lain airplane mode saat di darat, seperti mempercepat pengisian daya dan menghemat baterai.
Cara Aman Membawa dan Mengisi Daya HP di Pesawat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526378/original/001100700_1773119045-cropped-830ae5d1-09d8-4128-b8c0-1d87786b7e96.jpg)
Sumber daya adalah bagian penting kenyamanan terbang, dan di sinilah aspek keamanan power bank sering terlupakan. Beberapa insiden serius pernah terjadi akibat baterai lithium, sehingga penting menerapkan langkah aman agar jawaban atas apakah di dalam pesawat boleh main HP tidak berujung pada masalah keselamatan.
Merujuk survei International Air Transport Association (IATA), banyak penumpang masih keliru mengira perangkat berbaterai lithium boleh disimpan di bagasi tercatat, padahal semuanya wajib dibawa ke kabin. Sejumlah maskapai bahkan memperketat aturan setelah beberapa kasus power bank memicu kebakaran di kabin pesawat. Pahami pula seberapa bahaya membawa power bank ke pesawat dan aturan bawa dan pakai power bank di pesawat selengkapnya.
-
Simpan power bank di kabin: Bawa power bank dan baterai cadangan hanya di bagasi kabin, tidak pernah di bagasi tercatat.
-
Jangan mengisi daya saat fase kritis: Hindari mengecas HP dengan power bank ketika pesawat sedang taxi, lepas landas, atau mendarat.
-
Lindungi terminal baterai: Bungkus terminal power bank atau simpan dalam kemasan aslinya untuk mencegah korsleting.
-
Isi penuh sebelum terbang: Cas HP hingga penuh di bandara agar tidak bergantung pada power bank selama penerbangan.
-
Perhatikan kapasitas: Umumnya power bank hingga 100 Wh atau sekitar 27.000 mAh boleh dibawa tanpa persetujuan khusus.
-
Lapor jika ada tanda bahaya: Segera beri tahu kru kabin bila power bank atau HP terasa panas, menggembung, atau berasap.
Untuk memastikan kamu tidak ketinggalan kebijakan baru, cek juga aturan terbaru membawa power bank di pesawat yang kini semakin ketat di banyak maskapai.
Advertisement
Alasan dan Fakta di Balik Aturan Main HP di Pesawat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1066190/original/001878600_1448430140-using_cellphone_in_plane.jpg)
Banyak penumpang bertanya-tanya kenapa ponsel tidak boleh dibiarkan menyala penuh, padahal jarang terjadi kecelakaan hanya karena lupa mematikannya. Alasan utamanya adalah interferensi elektromagnetik, karena perangkat elektronik memancarkan gelombang radio yang bisa beririsan dengan frekuensi sistem komunikasi dan navigasi pesawat. Risiko dari satu perangkat memang kecil, tetapi menjadi berlipat ketika ratusan ponsel aktif bersamaan, terutama pada fase kritis penerbangan.
Gudmunder Tomas Sigurdsson, Vice President Flight Operations Icelandair, dikutip dari The Independent, menyatakan, "Keselamatan penerbangan dibangun di atas lapisan-lapisan perlindungan, dan membatasi sinyal seluler saat terbang adalah salah satunya. Untuk gambaran lebih lengkap, kamu bisa menyimak alasan maskapai penerbangan menerapkan airplane mode.
Selain soal navigasi, ada persoalan teknis di sisi jaringan darat. Ponsel yang aktif di ketinggian dapat menangkap banyak menara seluler sekaligus sehingga membebani jaringan di bawah. Richard Levy, konsultan penerbangan sekaligus mantan pilot komersial dan militer, dikutip dari Snopes, menjelaskan, "Ketika perangkat seluler aktif selama penerbangan, ia bisa 'melihat' banyak menara seluler sekaligus sehingga memblokir frekuensi menara-menara itu karena dibanjiri aktivitas jauh melebihi kapasitas rancangannya."
Di sisi kokpit, gangguan semacam ini berpotensi menutupi informasi penting bagi pilot. Bobby Dutton, pilot komersial sekaligus instruktur penerbangan, dikutip dari The Independent, memperingatkan, "Kesalahpahaman terhadap transmisi ini bisa dengan cepat memicu situasi berbahaya." Penasaran dengan dampak nyatanya, simak ulasan tentang apa yang terjadi jika ponsel menyala saat pesawat sedang terbang.
Kabar baiknya, teknologi pesawat modern kini jauh lebih tahan gangguan dibanding dulu. Karena itulah sejak 2013 otoritas penerbangan mulai melonggarkan aturan dan mengizinkan penggunaan perangkat dalam mode pesawat, termasuk membaca e-book yang sudah diunduh dan bermain game. Meski begitu, kewajiban mode pesawat tetap dipertahankan sebagai bentuk kehati-hatian berlapis. Sebagai catatan, tidak ada larangan membawa laptop dan barang elektronik ke kabin pesawat selama melewati prosedur pemeriksaan barang elektronik yang berlaku.
Aturan main HP di pesawat juga tidak seragam di semua negara dan terus berubah. Mengacu pada 47 CFR 22.925 yang dihimpun Cornell Law School, di Amerika Serikat ponsel seluler dilarang dioperasikan selama pesawat mengudara, sedangkan sejumlah negara Eropa mulai membuka peluang penggunaan data seluler dan 5G di kabin. Isu 5G sendiri menjadi perhatian serius belakangan ini. Berdasarkan studi yang dipublikasikan di ScienceDirect, sistem 5G yang bekerja pada frekuensi berdekatan dengan radio altimeter berpotensi mengganggu fungsi navigasi dan operasi penerbangan.
Billy Nolen, Pelaksana Tugas Administrator FAA, dikutip dari FAA, menyatakan, "Kami yakin telah menemukan jalan yang memungkinkan penerbangan dan jaringan nirkabel 5G C-band dapat hidup berdampingan dengan aman."Â Di luar faktor teknis, ada pula alasan sosial. Keberatan terbesar terhadap panggilan telepon di kabin justru soal kenyamanan, sebab suara ratusan penumpang yang menelepon bersamaan bisa merusak pengalaman terbang. Sebelum bepergian, ada baiknya membaca tips naik pesawat untuk pemula agar perjalanan terasa lebih tenang.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Main HP di Pesawat
Apakah boleh main HP di pesawat selama penerbangan?
Boleh, selama HP diatur ke mode pesawat. Kamu bebas menonton film offline, mendengarkan musik, atau bermain game, asalkan sinyal seluler dinonaktifkan dan kamu mengikuti arahan kru kabin.
Apa yang terjadi jika lupa mengaktifkan mode pesawat?
Satu ponsel yang lupa disenyapkan jarang langsung membahayakan, tetapi berpotensi menimbulkan dengung pada radio pilot dan membebani jaringan seluler di darat. Karena itu, mode pesawat tetap diwajibkan demi keselamatan bersama.
Apakah boleh menelepon dan internetan saat di dalam pesawat?
Panggilan lewat jaringan seluler umumnya dilarang selama pesawat mengudara. Namun kamu tetap bisa mengakses internet jika maskapai menyediakan WiFi onboard, yang biasanya diaktifkan setelah pesawat mencapai ketinggian tertentu.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5701171/original/017326300_1778581567-IMG_3498.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3852275/original/024292600_1640770447-20211229-Stok-Beras-Bulog-Aman-Hingga-Akhir-Tahun-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349533/original/006044400_1789532857-HOAX__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5191453/original/000691000_1744960231-RaziaNTB1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349851/original/071456700_1789547288-Gemini_Generated_Image_urdxl8urdxl8urdx.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326721/original/098962300_1787034638-01M09G3BPWD2HN3NAR9SKYTR41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340160/original/064336400_1788489721-76d0e7b7-676f-4b83-997a-767dc42e3a11__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349706/original/042788900_1789540817-Gemini_Generated_Image_iqmav9iqmav9iqma.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5214856/original/016355200_1746781955-Naik_transportai_umum.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349666/original/048449700_1789539781-HL_barang_bekas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296403/original/074353300_1784013320-mengaplikasikan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349538/original/023815000_1789532979-HL_Loyang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349674/original/077914000_1789539868-65f8fc41-218f-4b53-98ff-2c5b9704574c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349653/original/030510600_1789539092-449846c0-2e78-4e48-9964-f48883a400e2.jpg)