Liputan6.com, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan perubahan skema insentif bagi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Besaran insentif nantinya tidak lagi dipukul rata Rp 6 juta per hari untuk setiap dapur.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan perubahan tersebut masih menunggu terbitnya Peraturan Kepala Badan (Perbadan) yang telah diajukannya. Sampai saat ini, skema lama Rp 6 juta per hari masih berlaku.
“Ini saya sudah mengajukan Peraturan Kepala Badan (Perbadan), tinggal nunggu waktu. Saya harapkan mungkin hari ini atau besok sudah keluar, maka nanti insentifnya berdasarkan Peraturan Kepala Badan yang baru saja saya terbitkan itu,” kata Sudaryono usai RDP bersama Komisi IX DPR RI, Kamis (3/9/2026).
Advertisement
Sudaryono menilai skema lama tidak adil karena kapasitas produksi setiap dapur SPPG berbeda. Ada dapur yang menghasilkan 3.000 porsi, sementara dapur lainnya hanya 2.000 atau 2.500 porsi, tetapi mendapat insentif dengan nilai yang sama.
“Ini kan aturan dibuat oleh pimpinan sebelum saya. Ada dapur bikin 3.000 porsi, ada yang 2.000 porsi, ada yang dapur 2.500 porsi. Dibayar semua Rp 6 juta kan enggak adil dong,” ujarnya.
Ia mencontohkan, jika SPPG menghasilkan 3.000 porsi, insentif Rp6 juta setara dengan Rp2.000 per porsi. Namun, jika hanya menghasilkan 2.000 porsi dan tetap mendapat Rp 6 juta, nilai insentif per porsinya menjadi lebih besar.
“Kalau 2.000 itu 3.000 porsi baru Rp 6 juta. Tapi kalau kamu bikin 2.000 porsi dibayar Rp 6 juta, berarti kan kandungannya nggak Rp15.000 satu porsinya. Karena tidak 2.000, betul enggak?” katanya.
Dengan skema baru, pembayaran insentif tidak lagi diberikan dengan nilai yang sama kepada seluruh SPPG.
“Sekarang tidak, ya, tidak rata semua kemudian satu dapur semua kemudian dibayar Rp 6 juta, itu tidak adil,” tegas Sudaryono.
Ia memastikan skema Rp 6 juta masih menjadi ketentuan yang berlaku hingga Perbadan baru diterbitkan. BGN menargetkan aturan tersebut terbit dalam pekan ini dan perubahan skema insentif diumumkan setelahnya.
“Yang berlaku itu sampai dengan hari ini itu kan peraturan lama,” kata Sudaryono.
Ia menambahkan, setelah aturan baru terbit, BGN berencana mengumumkan perubahan insentif tersebut pada Jumat atau Senin mendatang.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336533/original/011425200_1788164909-cek_fakta_pppk_kemenag.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302055/original/028598000_1784530995-Presiden_ke-7_Jokowi_kumpulkan_teman_kuliah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339680/original/094165700_1788424535-cek_fakta_teddy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333897/original/064209300_1787812486-cek_fakta_-_tebuireng.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340027/original/072403100_1788447378-efac7633-b210-41f1-84cf-33caa6be2e9f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339811/original/011225000_1788429721-869200de-72b1-40c7-b214-7735941dee0e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339440/original/090863100_1788415528-1091800.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339706/original/040033500_1788425888-Screenshot_20260903_154328_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339705/original/068348200_1788425865-Screenshot_20260903_154355_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333897/original/064209300_1787812486-cek_fakta_-_tebuireng.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296829/original/098179900_1784027448-Kolom_Pakar_Prof_Tjandra_Yoga_Aditama.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308308/original/035429700_1785136391-konbgn5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308310/original/094284600_1785136391-konbgn4.jpg)