Liputan6.com, Jakarta - Telur asin identik dengan kuning telur yang padat, gurih, masir, dan mengeluarkan minyak saat dibelah. Selama ini, telur bebek lebih sering digunakan karena kuning telurnya cenderung lebih besar dan kaya lemak. Namun, bukan berarti telur ayam tidak bisa diolah menjadi telur asin dengan karakter serupa.
Dengan pemilihan telur yang tepat dan proses pengasinan yang dilakukan secara bertahap, telur ayam juga bisa menghasilkan kuning telur yang lebih padat dan terasa gurih. Bahkan, bahan yang digunakan relatif sederhana dan dapat disiapkan di rumah.
Salah satu kuncinya adalah menggunakan telur ayam yang masih segar serta memastikan proses pengasinan berlangsung merata. Lama pemeraman juga perlu diperhatikan karena berpengaruh terhadap tingkat rasa asin dan tekstur kuning telur.
Advertisement
Berikut cara membuat telur asin dari telur ayam yang masir dan berminyak, dirangkum Liputan6.com, Rabu (2/9/2026).
Ciri Telur Ayam yang Cocok untuk Diasinkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4067134/original/006498500_1656477231-louis-hansel-onxjrr3Erwc-unsplash_1_.jpg)
Tidak semua telur ayam memberikan hasil yang sama setelah diasinkan. Untuk mendapatkan kuning telur yang lebih padat dan berpotensi mengeluarkan minyak, pilih telur yang masih segar dan kondisinya baik.
- Cangkang utuh, tidak retak atau pecah.
- Telur terasa cukup berat untuk ukurannya.
- Tidak berbau saat dicuci atau diperiksa.
- Gunakan telur yang masih segar agar kualitas kuning telur tetap baik.
- Jika memungkinkan, pilih telur ayam dengan ukuran sedang hingga besar.
Telur yang terlalu lama disimpan kurang ideal karena kualitas bagian dalamnya sudah menurun. Kondisi ini dapat membuat hasil telur asin tidak maksimal, meskipun proses pengasinannya dilakukan dengan benar.
Advertisement
Bahan Membuat Telur Asin Ayam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4015752/original/063830100_1651925636-morgane-perraud-Jc2JGFFsfNI-unsplash.jpg)
Metode berikut menggunakan campuran garam dan air sebagai larutan pengasin. Cara ini relatif mudah karena telur tidak perlu dilapisi adonan garam satu per satu.
- 10 butir telur ayam segar
- 250 gram garam kasar atau garam kristal
- 1 liter air
- Wadah bertutup yang cukup untuk merendam seluruh telur
- Air bersih untuk mencuci telur
Takaran garam dapat disesuaikan dengan jumlah air dan telur. Yang terpenting, seluruh telur nantinya terendam larutan garam selama proses pemeraman.
Cara Membuat Telur Asin Ayam agar Kuningnya Masir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5156026/original/035773400_1741427360-44346086a0693c89a23205fb792306c1.jpg)
1. Cuci telur dengan hati-hati
Cuci telur menggunakan air bersih untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada cangkang. Jangan menggosoknya terlalu keras karena permukaan telur memiliki lapisan pelindung alami.
Setelah dicuci, keringkan telur menggunakan kain atau tisu bersih. Pastikan tidak ada telur yang retak karena telur dengan cangkang rusak lebih mudah terkontaminasi selama proses perendaman.
2. Buat larutan garam
Panaskan 1 liter air, kemudian masukkan 250 gram garam. Aduk hingga sebagian besar garam larut. Setelah itu, biarkan larutan sampai benar-benar dingin sebelum digunakan.
Jangan langsung memasukkan telur ke dalam air garam yang masih panas. Perubahan suhu yang terlalu drastis dapat membuat cangkang telur retak.
3. Susun telur dalam wadah
Masukkan telur ayam ke dalam wadah yang bersih dan memiliki penutup. Susun dengan hati-hati agar cangkang tidak terbentur dan pecah.
Tuangkan larutan garam yang sudah dingin hingga seluruh telur terendam. Jika telur mengapung, letakkan pemberat yang bersih di atasnya agar seluruh permukaan telur tetap berada di bawah larutan.
4. Rendam selama sekitar 14–21 hari
Tutup wadah dan simpan di tempat yang sejuk serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Untuk telur ayam, proses pengasinan dapat dilakukan sekitar 14–21 hari.
Semakin lama telur direndam, semakin banyak garam yang masuk ke dalam telur sehingga rasanya semakin asin. Karena itu, jangan hanya berpatokan pada waktu. Setelah sekitar dua minggu, satu telur dapat diuji untuk melihat tingkat keasinan dan teksturnya.
5. Cuci telur sebelum dimasak
Setelah proses pemeraman selesai, keluarkan telur dari larutan garam. Cuci cangkangnya menggunakan air bersih untuk menghilangkan sisa garam yang menempel.
6. Rebus telur hingga matang
Masukkan telur ke dalam panci, lalu tambahkan air hingga seluruh telur terendam. Rebus dengan api sedang sampai matang, kemudian tiriskan.
Hindari merebus dengan api terlalu besar karena telur dapat saling berbenturan dan cangkangnya berisiko pecah. Setelah matang, dinginkan telur sebelum dibelah.
Advertisement
Trik Membuat Kuning Telur Lebih Masir dan Berminyak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338740/original/040982400_1788339682-4b065bff-ce6c-4278-bc96-5c3833c8bd3d.jpg)
Bagian yang sering menjadi tantangan adalah mendapatkan kuning telur ayam yang benar-benar masir dan mengeluarkan minyak. Perlu diketahui, tingkat kemasiran dan keluarnya minyak tidak hanya ditentukan oleh banyaknya garam.
Kualitas telur memiliki pengaruh besar. Kuning telur yang kaya lemak lebih berpeluang menghasilkan tekstur padat dan sensasi berminyak setelah diasinkan. Karena itu, penggunaan telur yang segar dan berkualitas menjadi langkah awal yang penting.
Selain itu, pemeraman perlu dilakukan dalam waktu yang cukup. Jika terlalu singkat, garam belum banyak berdifusi ke dalam telur sehingga kuning telur cenderung masih lembut. Sebaliknya, pemeraman terlalu lama dapat membuat telur terlalu asin.
Jika ingin tekstur kuning telur lebih padat, telur yang sudah diasinkan dapat dikukus hingga matang. Metode pemanasan ini juga dapat menghasilkan tekstur kuning telur yang berbeda dibandingkan telur yang direbus.
Kesalahan yang Membuat Telur Asin Ayam Kurang Masir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338741/original/060546900_1788339682-ae35ad0d-51b6-4e90-a283-fdae9f79cb99.jpg)
Beberapa kesalahan sederhana dapat membuat hasil akhirnya kurang sesuai harapan. Salah satunya adalah menggunakan telur yang kualitasnya sudah menurun.
- Telur tidak segar: kualitas kuning telur sudah berkurang sehingga hasilnya kurang optimal.
- Telur tidak sepenuhnya terendam: bagian cangkang yang berada di atas larutan tidak mengalami proses pengasinan secara merata.
- Larutan masih panas: telur berisiko mengalami keretakan ketika dimasukkan.
- Pemeraman terlalu singkat: rasa asin dan tekstur kuning telur belum berkembang maksimal.
- Pemeraman terlalu lama: telur bisa menjadi sangat asin dan teksturnya terlalu keras.
- Wadah kurang bersih: dapat meningkatkan risiko kontaminasi selama proses penyimpanan.
Advertisement
Penyimpanan Telur Asin Ayam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4015754/original/002577300_1651925640-hello-i-m-nik-p1RQPfzCM5U-unsplash.jpg)
Telur asin yang sudah matang sebaiknya didinginkan terlebih dahulu sebelum disimpan. Simpan dalam wadah bersih dan tertutup di dalam lemari pendingin.
Jangan menyimpan telur asin matang dalam kondisi terbuka karena aromanya dapat memengaruhi makanan lain di dalam kulkas. Jika membuat dalam jumlah banyak, lebih baik keluarkan secukupnya sesuai kebutuhan.
Pertanyaan Seputar Telur Asin Ayam
Apakah telur ayam bisa dibuat menjadi telur asin?
Bisa. Telur ayam dapat diasinkan menggunakan larutan garam maupun metode pemeraman lainnya. Hasilnya tetap dapat gurih dan memiliki kuning telur yang lebih padat.
Berapa lama telur ayam harus direndam dalam air garam?
Umumnya sekitar 14–21 hari, tergantung tingkat keasinan yang diinginkan. Telur dapat diuji setelah sekitar dua minggu untuk menentukan apakah sudah sesuai selera.
Apakah telur ayam asin bisa berminyak seperti telur bebek?
Bisa mengeluarkan minyak, tetapi hasilnya tidak selalu sama dengan telur bebek. Kandungan lemak dan karakter kuning telur ayam berbeda, sehingga tingkat kemasiran dan minyak yang keluar dapat lebih rendah.
Apakah garam yang digunakan harus garam kasar?
Tidak mutlak. Garam dapur juga dapat digunakan selama jumlahnya disesuaikan. Garam kasar atau kristal sering dipilih karena mudah digunakan untuk proses pengasinan.
Mengapa kuning telur ayam tidak masir setelah diasinkan?
Penyebabnya bisa berasal dari kualitas telur, lama pemeraman, konsentrasi garam, hingga metode pemasakan. Telur yang kurang segar atau pemeraman yang terlalu singkat dapat menghasilkan kuning telur yang masih lembut.
Apakah telur harus direbus setelah selesai diasinkan?
Ya, telur perlu dimasak sebelum dikonsumsi. Selain direbus, telur asin juga dapat dikukus hingga matang.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338392/original/039473300_1788327721-HOAX__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338391/original/066538400_1788327609-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-02T123903.075.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338739/original/030932000_1788339682-5aec08bf-0d51-4b2b-9f24-52feea582226.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312177/original/027336500_1785482529-Gemini_Generated_Image_rw2iqyrw2iqyrw2i.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307689/original/066098800_1785058342-b3d15c9a-a294-483f-8d06-4abef2d6b222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1450437/original/043184000_1483066096-nyortir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5017318/original/099458700_1732262470-newsOg_2024_7_1_1719815508059-zvpcn.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4744272/original/039201000_1708054165-dane-wetton-AkSJQnem75Y-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5129962/original/019410400_1739322145-pexels-polina-tankilevitch-3738344.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338589/original/052133500_1788334953-cropped-01a0496a-1fd7-4e63-bd60-97445a04418a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338575/original/058899200_1788334542-cropped-0391e0a2-f443-4d13-99c9-32ce6d7e481d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338335/original/034388400_1788323918-Gemini_Generated_Image_pzrkvypzrkvypzrk.jpg)