Liputan6.com, Jakarta - Ingin membuat donat sendiri tetapi tidak punya timbangan dapur? Tenang, resep donat 1 telur takaran sendok ini bisa menjadi pilihan. Bahan-bahannya sederhana dan takarannya menggunakan sendok makan sehingga lebih praktis untuk dibuat di rumah.
Dengan satu butir telur, adonan bisa menghasilkan sekitar 8–10 donat berukuran sedang. Teksturnya lembut dan empuk, dengan bagian luar yang sedikit kecokelatan setelah digoreng.
Dengan proses pengulenan dan fermentasi yang tepat, donat bisa memiliki tekstur lembut dan empuk. Berikut ulasan Liputan6.com.
Advertisement
Bahan Donat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5524915/original/012361400_1773024909-unnamed__92_.jpg)
- 20 sdm tepung terigu protein sedang atau tinggi
- 2 sdm gula pasir
- 1 sdm susu bubuk, boleh tidak digunakan
- 1/2 sdt ragi instan
- 1 butir telur
- 5 sdm air atau susu cair hangat
- 1 1/2 sdm margarin
- 1/4 sdt garam
- Minyak secukupnya untuk menggoreng
Catatan: Jangan langsung menuangkan seluruh air atau susu. Masukkan sedikit demi sedikit karena ukuran telur dan daya serap tepung bisa berbeda.
Advertisement
Cara Membuat Donat 1 Telur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320400/original/033140700_1786348727-adonan_donat_kimpul.jpeg)
Campurkan bahan kering.
Masukkan tepung terigu, gula pasir, susu bubuk, dan ragi instan ke dalam wadah. Aduk sampai tercampur rata.
Tambahkan telur.
Masukkan satu butir telur, kemudian aduk menggunakan spatula atau tangan hingga adonan mulai menyatu.
Masukkan cairan secara bertahap.
Tuang air atau susu sedikit demi sedikit sambil diuleni. Hentikan penambahan cairan jika adonan sudah cukup lembut dan bisa menyatu.
Tambahkan margarin dan garam.
Uleni kembali selama sekitar 8–10 menit sampai adonan lebih halus, elastis, dan tidak terlalu lengket di tangan.
Diamkan adonan.
Bulatkan adonan, kemudian tutup menggunakan kain bersih atau plastik. Diamkan sekitar 45–60 menit sampai ukurannya mengembang hampir dua kali lipat.
Bentuk donat.
Kempiskan adonan secara perlahan untuk mengeluarkan udara. Bagi menjadi 8–10 bagian, bulatkan, lalu lubangi bagian tengahnya.
Lakukan proofing kedua. Letakkan donat yang sudah dibentuk di atas permukaan yang ditaburi sedikit tepung. Tutup dan diamkan kembali sekitar 20–30 menit.
Goreng donat.
Panaskan minyak dengan api kecil hingga sedang. Masukkan beberapa donat, jangan terlalu banyak agar suhu minyak tetap stabil.
Balik sekali. Goreng sampai bagian bawah berwarna keemasan, kemudian balik dan lanjutkan hingga matang. Usahakan tidak terlalu sering membolak-balik donat.
Tiriskan.
Angkat donat dan tiriskan. Setelah dingin, donat bisa diberi gula halus, meses, cokelat leleh, keju, atau topping sesuai selera.
Tips Donat Empuk dan Tidak Mudah Kempes
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310345/original/062602200_1785315021-1.jpg)
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil resep donat 1 telur takaran sendok tetap empuk setelah digoreng.
1. Jangan kebanyakan tepung
Adonan donat sebaiknya terasa lembut dan sedikit lengket saat pertama kali diuleni. Hindari menambahkan banyak tepung hanya karena adonan terasa lengket.
Terlalu banyak tepung dapat membuat donat menjadi padat dan kurang empuk.
2. Uleni sampai elastis
Tidak harus menggunakan mixer. Adonan bisa diuleni menggunakan tangan selama sekitar 8–10 menit.
Tanda adonan cukup siap adalah teksturnya terasa lebih halus dan elastis. Jika ditarik perlahan, adonan dapat melebar tanpa langsung robek.
3. Jangan terburu-buru saat fermentasi
Ragi membutuhkan waktu untuk membuat adonan mengembang. Jika adonan belum mengembang tetapi sudah langsung digoreng, donat cenderung lebih bantat.
Sebaliknya, jangan membiarkan adonan terlalu lama mengembang karena dapat membuat struktur adonan melemah.
4. Perhatikan proofing kedua
Setelah donat dibentuk, diamkan kembali sekitar 20–30 menit. Donat yang sudah cukup mengembang biasanya terasa lebih ringan ketika disentuh.
Namun, jangan sampai terlalu lama. Adonan yang overproof dapat mudah kempes ketika dipindahkan atau digoreng.
5. Gunakan api kecil-sedang
Minyak yang terlalu panas membuat bagian luar donat cepat cokelat sementara bagian dalam belum matang.
Sebaliknya, minyak yang kurang panas bisa membuat donat menyerap terlalu banyak minyak. Gunakan api kecil-sedang dan goreng sampai warnanya kuning keemasan.
6. Jangan terlalu sering membalik donat
Cukup balik donat satu kali jika memungkinkan. Cara ini membantu bentuk donat tetap bagus dan mengurangi risiko donat menyerap minyak berlebihan.
7. Jangan menekan donat setelah mengembang
Adonan yang sudah melalui proofing kedua memiliki banyak udara di dalamnya. Pindahkan dengan hati-hati agar tidak kempes sebelum masuk ke minyak.
Dengan bahan yang sederhana dan tanpa timbangan dapur, resep donat 1 telur takaran sendok ini cukup praktis untuk dicoba di rumah. Kunci hasil yang empuk terletak pada tekstur adonan, proses fermentasi, dan suhu minyak saat menggoreng.
Pertanyaan Seputar Donat 1 Telur
1. Apakah membuat donat 1 telur harus menggunakan mixer?
Tidak. Donat 1 telur bisa dibuat dengan tangan. Uleni adonan selama sekitar 8–10 menit sampai lebih halus dan elastis.
2. Mengapa donat mudah kempes setelah digoreng?
Donat bisa kempes karena beberapa faktor, seperti fermentasi yang kurang tepat, adonan terlalu lama mengembang, atau struktur adonan belum cukup kuat. Proses pemindahan donat ke minyak juga perlu dilakukan dengan hati-hati agar adonan tidak kehilangan terlalu banyak udara.
3. Berapa lama donat 1 telur bisa disimpan?
Donat paling enak disantap pada hari yang sama. Jika masih tersisa, simpan dalam wadah tertutup pada suhu ruang agar teksturnya tidak cepat kering. Topping sebaiknya ditambahkan menjelang disajikan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5359126/original/045528800_1758620783-OJK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463536/original/058765400_1767636182-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331557/original/037451000_1787549916-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-24T123722.755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337309/original/008779100_1788240212-cek_fakta_-_pinjol_ojk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492414/original/014834100_1770173438-donat_kampung_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561573/original/005592000_1776752523-anastasiia-chepinska-qZ6uvJHLHFc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336963/original/062966600_1782208065-17bd595c-e8e1-44ac-95e6-7eaf750899d6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5175753/original/053966900_1743047155-donut.jpg)