Liputan6.com, Jakarta - Pijat limfatik tengah menjadi salah satu tren wellness yang ramai dibicarakan di media sosial. Perawatan ini kerap dikaitkan dengan sejumlah manfaat, mulai dari membantu mengurangi pembengkakan, membuat wajah terlihat lebih tirus, dan mendukung proses detoksifikasi tubuh.
Popularitasnya pun membuat layanan pijat limfatik semakin mudah ditemukan di spa maupun studio kebugaran. Melansir Times of India, Selasa (1/9/2026), sistem limfatik memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh.
Sistem ini merupakan bagian dari sistem kekebalan dan terdiri dari jaringan pembuluh, organ, serta kelenjar yang membawa cairan limfa ke berbagai bagian tubuh. Cairan limfa membantu menjaga keseimbangan cairan, sekaligus mendukung pertahanan tubuh dalam melawan infeksi.
Advertisement
Sistem limfatik juga berperan dalam proses alami tubuh untuk mengelola dan membuang zat-zat yang tidak dibutuhkan. Fungsi tersebut kemudian memunculkan anggapan bahwa pijatan pada jaringan limfatik dapat membuat proses detoksifikasi berlangsung lebih optimal, padahal tubuh telah memiliki mekanisme alami untuk menjalankan fungsi tersebut.
Sistem limfatik bukan sesuatu yang sekadar perlu "dibersihkan" melalui perawatan di spa. Pijat drainase limfatik atau manual lymphatic drainage (MLD) merupakan teknik dengan gerakan khusus yang ditujukan untuk membantu aliran cairan limfa.
Teknik ini dapat digunakan ketika aliran limfa mengalami gangguan atau penyumbatan, sehingga membantu mendukung fungsi sistem limfatik. Gerakannya dilakukan secara lembut dan terarah mengikuti jalur sistem limfatik tertentu, berbeda dari pijat biasa yang umumnya menggunakan tekanan lebih kuat pada jaringan tubuh.
Bantu Kurangi Pembengkakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5353363/original/089342600_1758173023-protein_2.jpg)
Pijat drainase limfatik merupakan teknik dengan gerakan lembut dan terarah untuk membantu mengalirkan cairan limfa menuju kelenjar getah bening agar dapat diproses kembali oleh tubuh.
Teknik ini dapat membantu ketika sistem limfatik mengalami gangguan sehingga cairan menumpuk di bagian tubuh tertentu dan memicu pembengkakan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, nyeri, hingga pada kasus tertentu menyebabkan masalah pada kulit.
Dr. Beth Oller, dokter spesialis kedokteran keluarga, menjelaskan bahwa sistem limfatik bertugas mengumpulkan cairan limfa dan mengembalikannya ke jantung. Jika proses ini terganggu, cairan dapat menumpuk dan menyebabkan pembengkakan.
Karena itu, MLD memiliki manfaat yang lebih jelas dalam konteks medis, terutama untuk menangani limfedema serta pembengkakan setelah operasi atau cedera. Penggunaannya berbeda dari klaim pijat limfatik untuk sekadar membuat tubuh tampak lebih ramping.
Advertisement
Bantu Detoks Tubuh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5229270/original/034403800_1747911763-5__1_.jpg)
Popularitas lymphatic drainage di media sosial membuat pijatan ini kerap dikaitkan dengan klaim detoksifikasi, mengurangi kembung, dan menurunkan berat badan. Namun, manfaat tersebut perlu disikapi secara kritis karena bukti ilmiah mengenai MLDÂ untuk kesehatan masih terbatas.
Bukti klinis MLD lebih kuat untuk membantu menangani kondisi medis tertentu, terutama limfedema, dibandingkan penggunaannya sebagai perawatan wellness. Pijat secara umum juga dapat membantu tubuh lebih rileks dan mengelola stres.
MLD dapat membuat area yang mengalami pembengkakan tampak lebih baik setelah cairan berlebih berkurang. Meski begitu, perubahan tersebut tidak menunjukkan adanya penurunan berat badan atau perubahan bentuk tubuh secara permanen. Efek yang terlihat setelah pijat lebih berkaitan dengan berkurangnya penumpukan cairan.
Kapan Waktu Lymphatic Drainage
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2805633/original/006010900_1557889163-photo-1544161515-4ab6ce6db874.jpg)
Manual lymphatic drainage lebih tepat dipertimbangkan ketika seseorang mengalami gangguan atau perubahan pada kondisi kesehatan yang memengaruhi sistem limfatik. Dalam konteks medis, teknik ini memiliki manfaat yang lebih jelas untuk kondisi tertentu, termasuk pembengkakan yang berkaitan dengan limfedema.
Kebutuhan untuk melakukan pijat limfatik sebaiknya tidak hanya didasarkan pada tren di media sosial atau hasil foto sebelum dan sesudah perawatan. Perubahan tampilan setelah pijat juga tidak selalu menunjukkan bahwa seseorang membutuhkan MLD secara medis.
Teknik ini pun membutuhkan keahlian karena gerakan pijat harus dilakukan dengan cara yang tepat. Jika dilakukan secara tidak benar, MLD justru berpotensi memperburuk kondisi tertentu.
Sebelum menjalani pijat limfatik, terutama ketika mengalami pembengkakan atau memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui apakah perawatan tersebut memang sesuai.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463536/original/058765400_1767636182-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331557/original/037451000_1787549916-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-24T123722.755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337309/original/008779100_1788240212-cek_fakta_-_pinjol_ojk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7961905/original/013698500_1780798434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-07T090929.694.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5252864/original/032486900_1749972784-thlt-lcx-ubeslMfS1lk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337746/original/033554200_1788255252-WhatsApp_Image_2026-09-01_at_4.28.41_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337771/original/062218800_1788256205-5e9fcab1-bc0b-4aaa-93df-2debfb41b463.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337596/original/011790200_1788251019-terong.jpg)